News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sebanyak 50 Orang Lolos Tahapan Pertama Seleksi Kompolnas, Ini Daftar Nama-namanya

Panitia Seleksi (Pansel) Anggota Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) mengumumkan 50 orang lolos tes tertulis dan berhak memasuki tahapan seleksi selanjutnya.
Kamis, 1 Agustus 2024 - 16:31 WIB
Para anggota Pansel Kompolnas mengumumkan tahap seleksi anggota Kompolnas di Kantor Kompolnas, Jakarta, Kamis (1/8/2024).
Sumber :
  • ANTARA/Bagus Ahmad Rizaldi

Jakarta, tvOnenews.com - Panitia Seleksi (Pansel) Anggota Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) mengumumkan 50 orang lolos tes tertulis dan berhak memasuki tahap selanjutnya.

Ketua Pansel Anggota Kompolnas Hermawan Sulistyo mengatakan tes tertulis telah dilaksanakan pada 30 Juli 2024 di Jakarta. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dari tes tertulis tersebut sebanyak 50 orang dari total 101 peserta lolos.

"Tes dengan instrumen-instrumen yang minimum kecurangan, plagiat, kebocoran, misalnya tidak boleh bahwa ponsel, lalu tidak boleh bawa tulisan, jadi laptop kami sediakan dalam keadaan kosong, diawasi 20 pengawas," kata Hermawan saat konferensi pers di Kantor Kompolnas, Jakarta, Rabu (1/8/2024).

Menurutnya, topik pada tes tertulis itu disiapkan satu jam sebelum tes dimulai oleh anggota pansel. 

Hal itu untuk meminimalisasi kecurangan sehingga tidak ada soal tes yang bocor kepada peserta sebelum pelaksanaan tes.

Setelah selesai, panitia seleksi melakukan penilaian terhadap hasil tes dari 101 calon anggota itu selama 24 jam. 

Penilaian hasil tes itu pun dilakukan dengan metode blind review (penilaian secara buta).

Dengan menggunakan metode tersebut, panitia seleksi tidak mengetahui nama-nama peserta ketika menilai hasil tes. Dengan demikian, penilaian itu seobjektif mungkin.

"Jadi, yang menilai tidak tahu siapa yang dinilai, dan yang dinilai tidak tahu siapa yang menilai. Ini bung Alvito (anggota pansel) banyak temannya sebagai wartawan, teman saya banyak, murid saya banyak," katanya.

Sebelumnya, ada 107 orang yang lolos tahapan verifikasi administrasi dan bisa mengikuti tes tertulis. Namun, enam orang yang tidak hadir sehingga tes tertulis hanya diikuti oleh 101 orang.

"Ada beberapa yang terpaksa dicoret karena terbukti cheating, ya kami coret. Sisanya itu kami periksa," kata dia.

Sebanyak 50 peserta yang dinyatakan lolos seleksi tes tertulis itu terdiri atas 39 laki-laki dan 11 perempuan. 

Peserta yang lolos berasal dari beragam profesi, di antaranya, advokat, dosen, jurnalis, wiraswasta, PNS, hingga purnawirawan TNI/Polri.

Berikut nama-nama calon anggota Kompolnas yang lolos seleksi tahap pertama:

1. Achmad Djazuli,
2. Albertus Wahyurudhanto,
3. Alpi Sahari,
4. Andi Syafrani,
5. Andry Haryanto,
6. Antonius Cahyadi,
7. Apong Herlina,
8. Appe Hutauruk,
9. Arief Wicaksono Sudiutomo,
10. Dede Farhan Aulawi,
11. Deni S.B. Yuherawan,
12. Dian Ekawaty Ismail,
13. Djuni Thamrin,
14. Eko Hadi Sutedjo,
15. Erlinda,
16. Faisal Nurdin Idris,
17. Farid Bambang Siswantoro,
18. Fernando Ersento Maraden Sitorus,
19. Fitriana Sidikah Rachman,
20. Golda Eksa Radjaguguk,
21. Gufron,
22. H.M. Ilham Wahyudi,
23. Ida Oetari Poernamasari,
24. Ijang Faisal,
25. Lince Eppang,
26. Martinus Sitompul,​​​​​​​
27. Michael Marcus Iskandar Pohan,​​​​​​​
28. Mohammad Dawam,​​​​​​​
29. Muhamad Ikhsan,​​​​​​​
30. Muhammad Abdul Roni,​​​​​​​
31. Muhammad Choirul Anam,​​​​​​​
32. Muhammad Raja Alam II,
33. Mustholih,​​​​​​​
34. Nasrulloh Afandi,​​​​​​​
35. Nico Lieke,​​​​​​​
36. Nuhadi Arief Yusran Tumanggor,​​​​​​​
37. Nursamran Subandi,​​​​​​​
38. Nursetia Alam Prawiranegara,​​​​​​​
39. Otong Rosadi,​​​​​​​
40. Raden Indah Pangestu Amantasari,​​​​​​​
41. Ranthy Pancasasti,​​​​​​​
42. Roni Febrianto,​​​​​​​
43. Sulistiaandriatmoko,​​​​​​​
44. Sunarsih,​​​​​​​
45. Supardi Hamid,​​​​​​​
46. Syaefurrochman Achmad,​​​​​​​
47. Teguh Hari Prihatono,​​​​​​​
48. Y.A. Triana Ohoiwutun,​​​​​​​
49. Yudi Hidayat, dan
50. Yusuf.

(ant)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

tvonenews

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

PSI Jakarta Tak Setuju Pramono Kasih Izin Partai Beli Naming Rights Halte

PSI Jakarta Tak Setuju Pramono Kasih Izin Partai Beli Naming Rights Halte

Anggota Komisi A DPRD DKI Fraksi PSI, Kevin Wu, mengaku tidak setuju dengan rencana Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung yang akan mengizinkan parpol membeli hak
Usai Penahanan Ajudan Gubernur Riau, KPK Periksa Sekdis PUPR Riau

Usai Penahanan Ajudan Gubernur Riau, KPK Periksa Sekdis PUPR Riau

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksan Ferry Yuanda (FRY) selaku Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan, Kawasan Permukiman dan
Grup Chat Ortu Para Pelaku Kekerasan Seksual FH UI Diduga Bocor, Minta Mereka Tak di DO

Grup Chat Ortu Para Pelaku Kekerasan Seksual FH UI Diduga Bocor, Minta Mereka Tak di DO

Viral chat orang tua mahasiswa FH UI diduga bela pelaku pelecehan dan minta tak ada DO, publik soroti minim empati pada korban.
Ancaman Siber Meningkat, Standar Keamanan Data PCI DSS Jadi Tolok Ukur Lindungi Transaksi Digital

Ancaman Siber Meningkat, Standar Keamanan Data PCI DSS Jadi Tolok Ukur Lindungi Transaksi Digital

Tanpa tolok ukur teknis yang jelas, risiko kebocoran data dan serangan siber dapat meningkat drastis, mengancam kepercayaan publik terhadap sistem digital. Keamanan tidak
Karier Melejit! 5 Weton Ini Diramal Naik Jabatan dan Ketiban Proyek Besar pada Tanggal 15 April 2026

Karier Melejit! 5 Weton Ini Diramal Naik Jabatan dan Ketiban Proyek Besar pada Tanggal 15 April 2026

Bagi yang sedang mengincar promosi atau mendambakan perubahan karier yang signifikan, hari ini bisa menjadi momentum emas. Berikut prediksi karier weton besok.
DIY Bersiap! El Nino Godzilla Picu Kemarau Ekstrem Mulai Pertengahan April Hingga Agustus 2026

DIY Bersiap! El Nino Godzilla Picu Kemarau Ekstrem Mulai Pertengahan April Hingga Agustus 2026

Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) diimbau untuk meningkatkan kewaspadaannya dari ancaman kemarau ekstrem akibat fenomena El Nino Godzilla, April hingga Agustus.

Trending

Grup Chat Ortu Para Pelaku Kekerasan Seksual FH UI Diduga Bocor, Minta Mereka Tak di DO

Grup Chat Ortu Para Pelaku Kekerasan Seksual FH UI Diduga Bocor, Minta Mereka Tak di DO

Viral chat orang tua mahasiswa FH UI diduga bela pelaku pelecehan dan minta tak ada DO, publik soroti minim empati pada korban.
PSI Jakarta Tak Setuju Pramono Kasih Izin Partai Beli Naming Rights Halte

PSI Jakarta Tak Setuju Pramono Kasih Izin Partai Beli Naming Rights Halte

Anggota Komisi A DPRD DKI Fraksi PSI, Kevin Wu, mengaku tidak setuju dengan rencana Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung yang akan mengizinkan parpol membeli hak
Usai Penahanan Ajudan Gubernur Riau, KPK Periksa Sekdis PUPR Riau

Usai Penahanan Ajudan Gubernur Riau, KPK Periksa Sekdis PUPR Riau

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksan Ferry Yuanda (FRY) selaku Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan, Kawasan Permukiman dan
Anak dan Istri Shin Tae-yong Heran, Kok Bisa STY Masih Suka Bolak-balik Indonesia Meski Tak Lagi Latih Skuad Garuda

Anak dan Istri Shin Tae-yong Heran, Kok Bisa STY Masih Suka Bolak-balik Indonesia Meski Tak Lagi Latih Skuad Garuda

Kelakuan Shin Tae-yong yang masih sering bolak-balik ke Indonesia meski jabatannya di skuad Merah-putih sudah digantikan John Herdman bikin keluarganya heran.
Miris Para Pelaku Dugaan Pelecehan Seksual FH UI Ternyata Anak Anggota Polisi, TNI, Dekan hingga Wakil Dekan

Miris Para Pelaku Dugaan Pelecehan Seksual FH UI Ternyata Anak Anggota Polisi, TNI, Dekan hingga Wakil Dekan

Kasus pelecehan seksual FH UI mengungkap fakta mengejutkan, pelaku diduga anak polisi, TNI hingga pejabat kampus. Publik soroti transparansi.
Jakarta Pertamina Enduro Akui Megawati Hangestri Salah Satu Aset Penting Kekuatan Tim di Lapangan

Jakarta Pertamina Enduro Akui Megawati Hangestri Salah Satu Aset Penting Kekuatan Tim di Lapangan

Jakarta Pertamina Enduro akui Megawati Hangestri sebagai aset penting tim meski masih dalam pemulihan cedera lutut, performanya krusial di Proliga.
Jurnalis Belanda Murka Bukan Main, Sebut Maarten Paes Tak Layak Jadi Andalan Ajax

Jurnalis Belanda Murka Bukan Main, Sebut Maarten Paes Tak Layak Jadi Andalan Ajax

Nama Maarten Paes kembali jadi sorotan panas di Belanda usai performanya bersama Ajax menuai kritik tajam dari media setempat. Jurnalis Belanda blak-blakan.
Selengkapnya

Viral