News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ketua RT Pasren Disebut Berbohong, Muncul Saksi Yahya dan Heru yang Lihat Para Terpidana Kasus Pembunuhan Vina Cirebon Menginap di Rumahnya: Pak Jujur Saja

Ketua RT Pasren disebut berbohong oleh dua orang bernama Yahya dan Heru. Mereka berdua bersaksi melihat para terpidana kasus pembunuhan Vina Cirebon menginap di rumah Ketua RT Pasren. 
Kamis, 1 Agustus 2024 - 11:06 WIB
Yahya
Sumber :
  • Tangkapan layar

Jakarta, tvOnenews.com - Ketua RT Pasren disebut berbohong oleh dua orang bernama Yahya dan Heru. 

Mereka berdua bersaksi melihat para terpidana kasus pembunuhan Vina Cirebon menginap di rumah Ketua RT Pasren. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Yahya dan Heru mengatakan hal itu di YouTube Dedi Mulyadi berjudul Kesaksian Yahya dan Heru Melihat Jaya Cs Menginap di Rumah Anaknya Pak RT Pasren yang tayang pada Rabu (31/7/2024). 

Yahya mengatakan pada 27 Agustus 2016 lalu dia pulang apel dengan kekasihnya dari Sumber sekitar pukul 21.00 WIB. 

Sepulang dari apel, Yahya merasa lapar sehingga dia memutuskan untuk membeli mi instan ke warung madura dan lewatlah dia ke rumah Ibu Nining. 

Heru. Dok: Tangkapan layar

“Mereka kumpul lagi pada jajan. Si Kahfi (anak Ketua RT Pasren) juga ngomong, ‘Mau ke mana?’,” kata Yahya dikutip pada Kamis (1/8/2024). 

Setelah itu, Yahya mengatakan di warung yang disebut-sebut Aep itu tidak apa siapa-siapa. Dia juga tidak melihat Aep yang kini menjadi sorotan karena disebut-sebut memberikan kesaksian palsu. 

“Anak-anak ada di gang. Di warung Ibu Nining,” terangnya.

Yahya mengatakan hampir setiap malam minggu Jaya Cs nongkrong di sana. 

“Pak Pasren sama Kahfi jujur saja. Jujur itu enak. Kalau bohong kasihan, menderita. Mereka (para terpidana) juga teman-teman saya waktu kecil. Enggak tega lihatnya. Saya yakin mereka enggak salah. Orang mereka bareng-bareng,” katanya. 

Senada dengan Yahya, Heru yang rumahnya berada di seberang rumah Ketua RT Pasren menyebut jam 04.30 WIB pagi keesokan harinya dia masih melihat Jaya Cs di depan rumahnya. 

“Setengah lima bangun lihat jendela saya depan jendelanya,” terang dia. 

Heru mengatakan Jaya Cs juga merupakan teman masa kecilnya. Dia mengaku terkejut saat melihat teman-temannya itu tersandung kasus pembunuhan dan pemerkosaan. 

“Disangka saya kasus minum-minum. Tahunya kasus pembunuhan dan pemerkosaan,” terang Heru.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Adapun pengakuan Pasren adalah para terpidana tidak menginap di rumahnya. 

“Tidak menginap di rumah saya. Tidak ada yang menginap. Saya tidur di rumah sendiri. Di berita kumpul di rumah Ibu Nining. Enggak begitu tahu saya. Jam 9 itu saya tidur. (Para terpidana) tidak pernah nginap di rumah,” ungkap Pasren.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral