News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Diduga Kebohongannya Dibongkar Saksi Dede, Iptu Rudiana Kebakaran Jenggot Sampai Siapkan 60 Pengacara..

Pernyataan terbaru saksi kunci Dede membuat kubu Iptu Rudiana bak 'kebakaran jenggot'. Iptu Rudiana sampai menyiapkan puluhan pengacara untuk menghadapi Dede.
Rabu, 24 Juli 2024 - 17:15 WIB
Kolase Dede dan Iptu Rudiana
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Pernyataan terbaru saksi kunci Dede membuat kubu Iptu Rudiana bak 'kebakaran jenggot'.

Bagaimana tidak, Dede mengungkap kebohongan besar yang diduga dibuat Iptu Rudiana dalam kronologi kasus pembunuhan Vina dan Eky pada 2016 silam.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hal itu membuat Iptu Rudiana mengancam akan melaporkan Dede apabila tak segera meminta maaf dan mencabut keterangannya dalam waktu 3 x 24 jam.

Tak hanya itu Iptu Rudiana sampai menyiapkan 60 pengacara untuk melawan.

"Pengakuan Dede ini juga telak banget, hingga (Iptu) Rudiana menyiapkan 60 pengacara, 60 pengacara loh," kata kuasa hukum Saka Tatal, Farhat Abbas jelang sidang PK, di Cirebon Rabu (24/7/2024). 

Farhat Abbas berharap masyarakat Indonesia mulai dari rakyat bawah sampai presiden dapat melihat bahwa peradilan ini banyak rekayasa.

"Mudah-mudahan dapat dianulir kembali putusan ini, sayang sekali ada orang tidak bersalah dihukum, yang salah menghukum juga dihukum," katanya. 

Saka Tatal Tantang Aep Muncul

Kemunculan saksi kunci Dede membuat kasus pembunuhan Vina dan Eky yang terjadi pada 2016 silam semakin terang benderang.

Bagaimana tidak, Dede membuat pengakuan jika dirinya tidak mengetahui peristiwa yang sesungguhnya. 

Dede mengaku bahwa dirinya diminta oleh Iptu Rudiana dan Aep untuk memberikan kesaksian palsu mengenai kasus Vina Cirebon di tahun 2016 silam.

"Artinya dia mengetahui perbuatannya pada 2016 itu adalah suatu kebohongan. Saya lihat  lagi bahwa wawancara itu diarahkan oleh (Iptu) Rudiana," kata kuasa hukum Saka Tatal, Krisna Murti kepada tvOne.

Menurutnya, berarti pada 2016 silam Iptu Rudiana memalsukan dua saksi sekaligus, yakni Dede dan Aep.

Oleh karena itu kuasa hukum Saka Tatal menantang Aep untuk muncul dan mengungkap fakta yang sebenarnya seperti Dede.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Berarti Rudiana memalsukan dua saksi, kalau dua saksi ini sudah berbohong, tinggal satu lagi yang muncul. Saya rasa resah nih perasaan si Aep. Aep segera muncul aja, mengungkap fakta yang sebenarnya biar kasus ini menjadi terang," bebernya.

"Jadi sebuah kebohongan bikin kamu gelisah untuk apa, ayo jujur maju enggak ada masalah. Hukum juga pasti lindungi kamu," pungkasnya.(muu)
 

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral