News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tak Mau Tertular Covid-19, Warga Petamburan Berjemur di Rel Kereta Api

“Ya pas ada kereta, kan ada yang jaga, nanti ditiup peluit. Kalau ada bunyi kita minggir langsung, sadar diri saja,” kata Genik.
  • Reporter :
  • Editor :
Jumat, 9 Juli 2021 - 10:15 WIB
Warga Petamburan Ramai-Ramai Berjemur di Rel KA demi Tak Tertular Covid-19
Sumber :
  • Yoga Kuspratomo

Jakarta – Meningkatnya laju penyebaran Covid-19 di DKI Jakarta, menimbulkan fenomena baru bagi sebagian warga Ibu Kota yang tinggal di bantaran rel kereta api (KA) Petamburan, Tanah Abang, Jakarta Pusat. Mereka kini ramai-ramai rutin berjemur di bawah sinar matahari karena tak mau tertular penyakit mematikan itu.

Warga duduk di rel yang tak jauh dari rumahnya. Sejumlah wanita berjemur sambil sarapan dan bercengkerama. Sementara para lelaki paruh baya duduk menyebar, beberapa di antaranya berjemur sambil berolahraga.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ketika kereta commuter line melintas, para pemburu sinar matahari ini buru-buru ke pinggir. Kemudian kembali lagi ke tempat berjemurnya setelah ular besi itu berlalu.

“Dari pagi jam 6, saya tiga jam di sini sampai jam 9. Saya berjemur karena kata yang sudah berpengalaman, bisa menaikkan panas badan jadi jauh dari virus Covid itu,” tutur Genik Gonjang, lelaki yang sudah terlihat berkeringat akibat berjemur lama.

Menurutnya, cara ini ampuh agar tidak tertular virus corona.

“Alhamdulillah saya belum pernah kena covid,” ujarnya percaya diri.

Genik mengaku sudah sering berjemur di rel ini, sehingga tak takut tertabrak kereta listrik yang kerap kali melintas.

“Ya pas ada kereta, kan ada yang jaga, nanti ditiup peluit. Kalau ada bunyi kita minggir langsung, sadar diri saja,” kata Genik.

Seorang warga lain Sukaesih mengatakan, berjemur telah lama menjadi kebiasaannya. Dia dan teman-teman sesama ibu rumah tangga bisa berjam-jam menghangatkan tubuhnya sambil ngobrol banyak hal.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Kalau matahari sudah kelihatan kami berjemur, sekitar jam 7 sampai jam 9 atau  10 masih berjemur. Semakin mataharinya terik, semakin terasa panas dan enak di badan,” ungkap Sukaesih.

Masyarakat setempat terpaksa memanaskan badannya dengan sinar matahari di rel KA, karena kesulitan mendapat tempat lain yang terpapar sang surya. Maklum, tempat mereka tinggal merupakan permukiman yang sangat padat dan rapat sehingga menyulitkan sinar matahari untuk menembus celah di gang-gang sempit itu. (yoga/act)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

John Herdman Gigit Jari, 3 Negara Antre Perebutkan Luke Vickery, Batal Bela Timnas Indonesia?

John Herdman Gigit Jari, 3 Negara Antre Perebutkan Luke Vickery, Batal Bela Timnas Indonesia?

Nama Luke Vickery mendadak menjadi perbincangan hangat. Winger keturunan Australia itu diperebutkan 3 negara, batal dinaturalisasi dan bela Timnas Indonesia?
Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 5 Zodiak Paling Berlimpah Cuan pada 4 Februari 2026: Sagitarius Dapat Uang Kaget

Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 5 Zodiak Paling Berlimpah Cuan pada 4 Februari 2026: Sagitarius Dapat Uang Kaget

Tanggal 4 Februari 2026 diprediksi menjadi hari spesial bagi beberapa zodiak yang secara finansial sedang berada di jalur emas. Apakah zodiakmu salah satunya?
MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

Mahkamah Konstitusi (MK) secara resmi menolak permohonan pengujian Pasal 2 ayat (1) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan, yang bertujuan agar pernikahan beda agama memiliki kepastian hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.

Trending

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.
Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Presiden Prabowo juga menyoroti masalah lingkungan hidup. Pemerintah berkomitmen penuh dalam mengelola masalah sampah secara masif dan terpadu.
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai hari ini 2 Februari 2026 pemilik sertifikat tanah girik, petok hingga letter C tahun 1967-1997 sudah tidak berlaku lagi.
Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Kejaksaan mengembalikan berkas perkara Roy Suryo cs terkait kasus tudingan ijazah palsu Presiden ke-7 Joko Widodo atau Jokowi.
Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Ustaz Adi Hidayat jelaskan tentang amalan di malam Nisfu Sya'ban, kenali hadis yang shahih, dhaif, dan waspadai hadis palsu.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT