News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Deretan Kesaksian Janggal Aep Dibantah Pegi Setiawan, Kuasa Hukum Sebutkan Hal Mencurigakan dari Keterangan Saksi Kasus Vina

Kuasa hukum Pegi Setiawan menilai banyak kesaksian Aep yang janggal soal malam pembunuhan Vina. Muncul banyak pertanyaan setelah kini Pegi resmi keluar penjara.
Jumat, 12 Juli 2024 - 08:41 WIB
Kantongi Data DPO Pegi Perong Asli, Pengacara PS: Saya Dapat dari Sosok...
Sumber :
  • tim tvOne

Jakarta, tvOnenews.com - Kubu Pegi Setiawan kini bersuara soal kesaksian dari saksi kasus Vina, Aep yang menyudutukannya hingga sempat dipenjara di Polda Jabar.

Kuasa Hukum Pegi Setiawan, Sugianti Iriani menyebutkan kesaksian Aep yang janggal dan membantah semua keterangan saksi kasus pembunuhan Vina dan Eky itu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebelumnya, kesaksian Aep menjadi salah satu alasan Polda Jabar menetapkan Pegi Setiawan sebagai tersangka kasus kematian Vina dan Eky.

Aep mengaku melihat wajah dan motor Pegi Setiawan di lokasi kejadian pembunuhan Vina dan Eky.

Namun, kini terungkap ada kejanggalan dalam kesaksian yang diberikan Aep kepada polisi kala itu.

Sugianti pun mempertanyakan dari mana Aep bisa begitu mengetahui kejadian sampai warna motor Pegi meski berada sekitar 100 meter dari lokasi kejadian.

Apalagi, ada hal yang tidak sesuai fakta diutarakan Aep khususnya soal warna motornya.

"Saat Aep mengatakan bahwa melihat Pegi dari kejauhan itu kan pada malam hari, dan motor Pegi saat itu sudah berubah warna menajadi kuning dan ungu tidak pink, dari mana dia tahu kalau motor Pegi itu berwarna pink," kata Sugianti, dikutip Jumat (12/7/2024).

Selain itu, menurutnya tidak mungkin bisa melihat seseorang dengan jelas dari jarak 100 meter apalagi jika tidak mengenal.

Oleh karena itu, pihak Pegi saat ini ingin menemui Aep untuk bertanya soal alasan Aep memberikan keterangan yang menyudutkan sang kuli bangunan itu.

"Pegi bukan menantang, tapi ingin ketemu dan menjelaskan kenapa Aep berkata seperti itu, padahal Pegi juga nggak kenal dengan Aep," ujar Sugianti.

Ia menegaskan, keduanya tak saling mengenal sama sekali meski sama-sama berada di Cirebon.

Selain itu, diketahui pula bahwa Aep bukanlah orang Cirebon, melainkan berasal dari Bekasi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Aep itu bukan orang Cirebon, dia orang Bekasi yang kos di Cirebon, dan Pegi tidak pernah ketemu dan tidak kenal dengan Aep. Makanya Pegi ingin tahu Aep itu seperti apa dan ingin bicara baik-baik dengan Aep," kata dia lagi. 

Sementara itu, hingga kini tidak diketahui keberadaan Aep, saksi yang mengaku melihat kejadian penganiayaan terhadap Vina dan Eky tahun 2016 lalu. (iwh)

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ada Aksi May Day Internasional 2026 di Monas, Polisi Minta Masyarakat Tak Ikuti Arahan Jukir Liar

Ada Aksi May Day Internasional 2026 di Monas, Polisi Minta Masyarakat Tak Ikuti Arahan Jukir Liar

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Komarudin meminta kepada para massa aksi May Day Internasional 2026, untuk tidak mengikuti arahan juru parkir liar.
DPR Nilai Rencana Pemerintah Tutup Prodi Kurang Relevan: Sangat Berisiko Salah Sasaran

DPR Nilai Rencana Pemerintah Tutup Prodi Kurang Relevan: Sangat Berisiko Salah Sasaran

DPR menyoroti rencana pemerintah menutup sejumlah program studi (prodi) di perguruan tinggi.
alalal alalal alalla alalal alala lalala lalala lalala lalal

alalal alalal alalla alalal alala lalala lalala lalala lalal

LalalalalalalalalalLalalalalalalalalalLalalalalalalalalal
Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Keluarga Sausan Sarifah awalnya tidak percaya bahwa Sausan turut menjadi korban tabrakan Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur.
Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Sarifah, menjadi salah satu korban selamat dalam tabrakan KA Argo Bromo Anggrek vs KRL di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam.
Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Upaya menjaga ekosistem perairan dan kesehatan masyarakat terus dilakukan Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) Jakarta Barat melalui pembersihan ikan sapu-sapu secara masif. 

Trending

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya, Irjen Asep Edi Suheri meninjau langsung lokasi kejadian kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4).
Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Apakah tren wedding 2026 masih didominasi konsep mewah yang megah, atau justru bergeser ke arah yang lebih sederhana namun elegan? Perubahan ini tidak lepas dari cara pandang
Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

PT KAI (Persero) memastikan 240 penumpang Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek berhasil dievakusi dalam kondisi selamat.
Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Kabar tersebut bahkan keluar jelang selesainya musim kompetisi 2025-2026, di mana menjadi salah satu musim terbaik Dony Tri Pamungkas bersama Persija Jakarta. 
Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

​​​​​​​RSUD Kota Bekasi membludak usai tabrakan KRL dan KA Jarak Jauh di Stasiun Bekasi Timur. IGD padat, puluhan korban luka terus berdatangan dan dirawat intensif.
Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Bung Ropan bahas soal alasan Beckham Putra tak dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia. Ternyata ada alasan khusus mengapa John Herdman panggil pemain.
Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi merespons spanduk Bobotoh "Shut Up KDM" di Tribun Utara Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) saat laga Persib vs Arema FC.
Selengkapnya

Viral