News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Keluarga Vina Kekeuh Ada 3 DPO Meski Sudah Dihapus Polisi, Ungkap Peran Iptu Rudiana saat Awal Penanganan Kasus Pembunuhan, Ternyata...

Keluarga Vina tetap yakin bahwa ada 3 tersangka DPO kasus pembunuhan Vina yang belum ditangkap polisi, meski sebelumnya telah dihapus dan singgung Iptu Rudiana.
Selasa, 9 Juli 2024 - 15:17 WIB
Marliyana, kakak Vina korban pembunuhan di Cirebon
Sumber :
  • tvOne

Jakarta, tvOnenews.com - Keluarga Vina tetap yakin bahwa ada 3 tersangka DPO kasus pembunuhan Vina yang belum ditangkap polisi, meski sebelumnya telah dihapus.

Pada Mei 2024 lalu, setelah menangkap Pegi Setiawan Polda Jabar tiba-tiba menghapus 3 tersangka DPO kasus Vina yakni Dani dan Andi, menjadi hanya satu yakni Pegi alias Perong.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Saat itu, disebutkan bahwa Pegi alias Perong adalah Pegi Setiawan yang sudah ditangkap sebagai tersangka kasus pembunuhan Vina.

Sayangnya, di sidang praperadilan terbukti penetapan tersangka Pegi Setiawan bermasalah sehingga kini ia dibebaskan dari kasus kematian Vina.

Setelah kasus ini berjalan, pihak keluarga Vina tetap yakin ada tiga orang tersangka DPO pembunuhan yang kini masih berkeliaran.

Oleh karena itu, kakak Vina, Marliyana bertekad untuk terus mencari tiga orang yang diduga telah membunuh adiknya itu.

"Langkah ke depannya ya tentunya kami akan tetap mencari pelaku yang sebenarnya," tegas Marliyana, dikutip Selasa (9/7/2024).

"Sejauh ini, kami masih meyakini tiga DPO itu," sambungnya.

Pada tahun 2016, Vina dibunuh bersama dengan kekasihnya bernama Eky di sebuah lahan kosong.

Ayah Eky, Iptu Rudiana kemudian melaporkan kasus tersebut dengan keterangan telah mendapatkan kesaksian dari seorang warga yang menyaksikan kejadian bernama Aep.

Marliyana mengatakan, pada waktu itu pihak keluarga telah menyerahkan semua urusan kasus kepada Iptu Rudiana.

Sebab, Iptu Rudiana adalah ayah Eky yang juga korban, sekaligus polisi yang paham hukum.

Namun, setelah kasus Vina semakin rumit saat ini, Iptu Rudiana menghilang dan tidak memberikan penjelasan apapun.

Oleh karenanya, Marliyana mengatakan dirinya sangat berharap agar Iptu Rudiana bisa muncul memberikan keterangan.

"Saya pribadi kepada Pak Rudiana, saya sangat mengharapkan dia untuk muncul. Muncul memberi ketangan juga, karena memang dari awal keluarga semuanya menyerahkan ke Pak Rudiana," ujar Marliyana. (iwh)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

tvonenews

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral