News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Alasan Kuasa Hukum Pegi Setiawan Pede Kliennya Bukan Pembunuh Vina, Sebut Punya Saksi Ini: Sudah Jelas Salah Tangkap

Kuasa hukum Pegi Setiawan, Marwan Iswandi merasa percaya diri bahwa kliennya bukan pembunuh Vina dan Eky di tahun 2016 lalu. Sebab, pihaknya miliki saksi..
Minggu, 7 Juli 2024 - 17:10 WIB
Kuasa Hukum Pegi Setiawan, Marwan Iswandi
Sumber :
  • tvOneNews/Aldi Herlanda

Jakarta, tvOnenews.com - Kuasa hukum Pegi Setiawan, Marwan Iswandi merasa percaya diri bahwa kliennya bukan pembunuh Vina dan Eky di tahun 2016 lalu.

Marwan menegaskan, ahli dari pihak Pegi Setiawan sudah sangat jelas menilai soal penetapan tersangka kasus Vina dan Eky.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berdasarkan keterangan para ahli dari pihak Pegi Setiawan, terjadi salah tangkap dan kliennya itu tidak terlibat kasus kematian Vina dan Eky.

"Yang DPO adalah Pegi Perong sementara kami Pegi Setiawan, bagiamana statusnya? Menurut hali kami harus digugurkan karena Pegi Setiawan harus dibebaskan," kata Marwan, dikutip Minggu (7/7/2024).

Ia juga menegaskan, di dalam berkas-berkas di persidangan ditunjukkan adanya salah tangkap dari polisi.

"Kami menunjukkan di berkas-berkas kami juga sudah ada kalau itu memang salah tangkap. Udah jelas semuanya," kata Marwan menambahkan.

Tak tanggung-tanggung, Marwan memiliki keyakinan 99 persen soal salah tangkapnya Pegi Setiawan ini.

Sebab, dari salah satu saksi saja, menunjukkan bahwa Pegi Setiawan tidak ada Cirebon pada malam kematian Vina dan Eky.

Hal itu dibuktikan oleh keterangan Bondol, teman sesama kuli bangunan yang sempat diantar Pegi menaiki bus dari Bandung ke Cirebon.

"Kami kemarin juga mendatangkan saksi fakta, yang malam itu kejadian perkara, seperti Bondol itu. Bondol itu kan diantar oleh Pegi Setiawan naik angkot," kata dia.

Marwan menjelaskan, Bondol sampai di Cirebon sekitar pukul 23.00 WIB dan berhenti di dekat TKP pembunuhan Vina karena tak jauh dari rumahnya.

"Sampai di TKP jam 11 (malam) dia melihat ada kerumunan orang. Secara logika saja, Bondol sampai di sini jam 11, nggak mungkin dong Pegi Setiawannya pergi ke sana," kata dia lagi.

Ia pun berharap hakim sidang praperadilan bisa memberikan putusan yang paling adil esok Senin (8/7/2024). (iwh)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

tvonenews

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

alalal alalal alalla alalal alala lalala lalala lalala lalal

alalal alalal alalla alalal alala lalala lalala lalala lalal

LalalalalalalalalalLalalalalalalalalalLalalalalalalalalal
Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Keluarga Sausan Sarifah awalnya tidak percaya bahwa Sausan turut menjadi korban tabrakan Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur.
Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Sarifah, menjadi salah satu korban selamat dalam tabrakan KA Argo Bromo Anggrek vs KRL di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam.
Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Upaya menjaga ekosistem perairan dan kesehatan masyarakat terus dilakukan Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) Jakarta Barat melalui pembersihan ikan sapu-sapu secara masif. 
Detik-Detik Tabrakan Kereta Bekasi, Sausan Terpental ke Rak Bagasi: Aku Masih Hidup?

Detik-Detik Tabrakan Kereta Bekasi, Sausan Terpental ke Rak Bagasi: Aku Masih Hidup?

Sausan Sarifah, menjadi salah satu korban selamat dalam tabrakan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam.
Gara-gara Ego NAC Breda Kalah dari Dean James Tersenggol, KNVB Ngeri Efek Domino Skandal Paspoortgate

Gara-gara Ego NAC Breda Kalah dari Dean James Tersenggol, KNVB Ngeri Efek Domino Skandal Paspoortgate

Perseteruan panas antara NAC Breda dan KNVB kian memanas setelah kedua pihak saling berhadapan di Pengadilan Utrecht, Selasa (28/4/2026) waktu Belanda.

Trending

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya, Irjen Asep Edi Suheri meninjau langsung lokasi kejadian kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4).
Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Apakah tren wedding 2026 masih didominasi konsep mewah yang megah, atau justru bergeser ke arah yang lebih sederhana namun elegan? Perubahan ini tidak lepas dari cara pandang
Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

PT KAI (Persero) memastikan 240 penumpang Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek berhasil dievakusi dalam kondisi selamat.
Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Kabar tersebut bahkan keluar jelang selesainya musim kompetisi 2025-2026, di mana menjadi salah satu musim terbaik Dony Tri Pamungkas bersama Persija Jakarta. 
Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

​​​​​​​RSUD Kota Bekasi membludak usai tabrakan KRL dan KA Jarak Jauh di Stasiun Bekasi Timur. IGD padat, puluhan korban luka terus berdatangan dan dirawat intensif.
Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Bung Ropan bahas soal alasan Beckham Putra tak dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia. Ternyata ada alasan khusus mengapa John Herdman panggil pemain.
Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi merespons spanduk Bobotoh "Shut Up KDM" di Tribun Utara Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) saat laga Persib vs Arema FC.
Selengkapnya

Viral