News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Viral Kepsek Lecehkan dan Tendang Biduan Pantura di Atas Panggung sampai Tersungkur di Purworejo, Akhirnya Putuskan Damai

Viral sebuah video meunjukkan diduga kepala sekolah (kepsek) melakukan pelecehan seksual dan menendang seorang biduan pantura di atas panggung di Purworejo.
Jumat, 5 Juli 2024 - 08:35 WIB
Viral Kepsek Lecehkan dan Tendang Biduan Pantura di Atas Panggung sampai Tersungkur di Purworejo, Akhirnya Putuskan Damai
Sumber :
  • tvOne

Jakarta, tvOnenews.com - Viral sebuah video meunjukkan diduga kepala sekolah (kepsek) melakukan pelecehan seksual dan menendang seorang biduan pantura di atas panggung di Purworejo.

Sempat viral di media sosial, video menunjukkan seorang biduan sedang bernyanyi di atas panggung tiba-tiba dihampiri oleh seorang pria.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Diduga pria itu adalah seorang kepala sekolah setempat, berdasarkan pengakuan sang biduan sempat tercium aroma alkohol.

Oknum kepsek itu kemudian mencoba mencium sang biduan yng bernama Ester Oktavia di atas panggung.

Ester yang tengah bernyanyi lalu mencoba menghindari aksi pelecehan seksual dari oknum kepsek tersebut.

Namun, pelaku mencoba mencium Ester hingga tiga kali sampai akhirnya biduan pantura itu marah dan memukulnya menggunakan mic.

Marah, pelaku pun lalu menendang sang biduan di bagian pinggang hingga perempuan itu tersungkur ke tanah dari atas panggung.

"Saya pas nyanyi dicium tiga kali, saya sempat mukul pakai mic, habis itu saya ditendang sampai jatuh dari panggung," kata Ester saat ditemui wartawan, dikutip Jumat (5/7/2024).

Setelah jatuh, Ester mengatakan bagian kakinya mengalami lebam-lebam.

Meski demikian, baik Ester dan oknum kepsek memutuskan untuk mengakhiri kasus ini dengan berdamai.

Keduanya pun sudah menandatangani surat pernyataan damai di Kantor Polsek Grabag, Kabupaten Purworejo.

Tangkapan layar - Biduan Pantura Ester Oktavia sedang bernyanyi di acara khitanan sebelum dihampiri pelaku
(Tangkapan layar - Biduan Pantura Ester Oktavia sedang bernyanyi di acara khitanan sebelum dihampiri pelaku)

"Sebenarnya udah damai dari semalam, ini cuma lebih menegaskan kalau misalnya udah damai," kata dia lagi.

Ester mengaku sebenarnya dirinya masih merasa tidak terima dengan pelecehan sekaligus penganiayaan yang dilakukan padanya.

Ia mengatakan masih merasa sedih dan marah atas perlakuan yang membuatnya tak terima itu.

"Tapi ya udah kejadian, terus saya legowo memaafkan," kata Ester.

Diketahui, kejadian tersebut terjadi saat Ester dan kelompok organ tunggalnya sedang tampil mengisi acara khitanan.

Ia pun berharap, selanjutnya masyarakat akan lebih menghormati musisi dan penyanyi dangdut.

"Ke depannya, (berharap) supaya penonton atau penikmat musik dangdut itu lebih menghargai musisi terutama penyanyi juga," tegas Ester. (iwh) 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral