News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Santriwati Tewas Seusai Diduga Jadi Korban Perundungan Temannya, Pihak Ponpes Diusir Keluarga di Rumah Sakit..

Santriwati asal Ende, Nurul Izatih meninggal dunia setelah dirawat Rumah Sakit Bhayangkara Mataram. Pihak Pondok Pesantren Al-Aziziyah Gunungsari, Lombok Barat.
Minggu, 30 Juni 2024 - 16:54 WIB
Jenazah santriwati korban dugaan perundungan saat tiba di RS Bhayangkara Mataram (Satria)
Sumber :
  • VIVA.co.id/Satria Zulfikar (Mataram)

Jakarta, tvOnenews.com - Santriwati asal Ende, NTT, Nurul Izatih (14) meninggal dunia setelah dirawat RSUD dr. Soedjono Selong, Lombok Timur. Pihak Pondok Pesantren Al-Aziziyah Gunungsari, Lombok Barat.

Santriwati Nurul Izatih diduga tewas setelah menjadi korban perundungan di Pondok Pesantren Al-Aziziyah Gunungsari, Lombok Barat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Jenazah sang santriwati diautopsi di Rumah Sakit Bhayangkara Mataram, Sabtu (29/6/2024). 

Jenazah diautopsi pukul 13.00 hingga pukul 20.00 Wita. 

Usai menjalani autopsi, jenazah dibawa ke tanah kelahirannya di Ende menggunakan ambulans melalui Pelabuhan Sape, Kabupaten Bima. 

“Jenazah menggunakan ambulan langsung dibawa ke tanah kelahirannya. Orang tua korban serta dua anggota keluarga juga turut mengantar jenazah menggunakan ambulan bantuan Kemen-PPPA dan Polresta Mataram,” kata kuasa hukum korban, Yan Mangandar Putra. 

Dia mengatakan orang tua korban akan tetap memperjuangkan keadilan untuk anaknya. 

Jika suatu waktu kepolisian membutuhkan keterangan orang tua, maka orang tua korban akan datang ke Lombok. 

“Orang tua korban mengatakan akan siap datang kembali ke Lombok jika pihak kepolisian membutuhkan,” ujarnya. 

Nurul Izatih meninggal dunia pagi tadi di RSUD dr. Soedjono Selong, Lombok Timur. Saat kematian sang santriwati, pihak pondok pesantren sempat datang, namun tidak diterima oleh orang tua korban. 

Pengasuh Ponpes Al-Aziziyah Ustaz Amirudin. (ANTARA/Dhimas B.P.)

“Kami kuasa hukum memaklumi kondisi orang tua anak yang tadi belum bisa menerima baik kunjungan dari pihak Ponpes karena orang tua masih sangat sakit hati karena sebelumnya pihak Ponpes abai dengan kondisi anaknya dari awal,” ujar Yan. 

“Seandainya perhatian dari awal kemungkinan hal buruk ini tidak terjadi dan pihak Ponpes baru datang berkunjung di rumah sakit di Selong setelah anak 9 hari kritis dan pada saat itu sempat meminta maaf lalu meminta damai tapi dibantah kembali,” ujarnya. 

Diketahui, korban mulai sakit pada 12 Juni 2024 lalu usai diduga mendapat tindakan kekerasan oleh rekannya sesama santriwati. 

Kemudian pada 14 Juni korban sempat dilakukan rawat jalan. 

Pada 15 Juni korban kemudian mendapat perawatan di sebuah klinik di Lombok Timur. 

Sebelumnya, Ketua Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Kota Mataram, Joko Jumadi mengungkapkan korban dirujuk ke RSUD dr. Soedjono Selong oleh ayahnya yang telah tiba dari NTT pada 24 Juni 2024. 

Hari yang sama korban mengalami hilang kesadaran. 

“Sebelum hilang kesadaran korban menyampaikan bahwa dia menjadi korban pemukulan oleh tiga orang temannya, menggunakan kayu dan sajadah,” kata Joko Jumadi. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sementara Polresta Mataram saat ini tengah membentuk tim investigas untuk menguak kasus kekerasan di pondok pesantren tersebut.(muu)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dedi Mulyadi Tegur Keras Kontraktor, Gedung Proyek Memakan Jalan Provinsi dan Belum Miliki IMB: Bapak Pelit

Dedi Mulyadi Tegur Keras Kontraktor, Gedung Proyek Memakan Jalan Provinsi dan Belum Miliki IMB: Bapak Pelit

Dedi Mulyadi tegur kontraktor yang bangun gedung memakan jalan provinsi tanpa IMB. Proyek harus dibongkar, ia sebut kontraktor ‘Bapak Pelit'. Simak beritanya!
Ramalan Keuangan Zodiak Besok, 10 April 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

Ramalan Keuangan Zodiak Besok, 10 April 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

​​​​​​​Ramalan keuangan zodiak besok, 10 April 2026, untuk Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces. Panduan strategi finansial harian.
Persib Bandung Tanpa Julio Cesar Vs Bali United, Bojan Hodak Santai: Pengganti Lebih Siap!

Persib Bandung Tanpa Julio Cesar Vs Bali United, Bojan Hodak Santai: Pengganti Lebih Siap!

Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, membeberkan kondisi terkini timnya jelang laga lawan Bali United pada pekan ke-27 BRI Super League 2025-2026.
Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Kunjungan kapten Red Sparks, Yeum Hye-seon ke Indonesia langsung memicu spekulasi besar: apakah ini menjadi langkah awal untuk reuni Megawati Hangestri di V-League
Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menindak tegas jajarannya yang dinilai hambat pelayanan publik. Kepala Samsat Soekarno-Hatta resmi dinonaktifkan sementara.
WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

Kebijakan work from home (WFH) bagi ASN di lingkungan Pemkot Surabaya yang diterapkan setiap Jumat menuai sorotan dari Komisi A DPRD Kota Surabaya.

Trending

Ramalan Keuangan Zodiak 10 April 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

Ramalan Keuangan Zodiak 10 April 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

​​​​​​​Ramalan keuangan zodiak 10 April 2026 untuk Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo. Panduan harian agar keputusan uang lebih bijak dan strategis.
Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menindak tegas jajarannya yang dinilai hambat pelayanan publik. Kepala Samsat Soekarno-Hatta resmi dinonaktifkan sementara.
WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

Kebijakan work from home (WFH) bagi ASN di lingkungan Pemkot Surabaya yang diterapkan setiap Jumat menuai sorotan dari Komisi A DPRD Kota Surabaya.
Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Kunjungan kapten Red Sparks, Yeum Hye-seon ke Indonesia langsung memicu spekulasi besar: apakah ini menjadi langkah awal untuk reuni Megawati Hangestri di V-League
Gagal Lolos ke Piala Dunia 2026, Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Dilarang Main di Liga Belanda

Gagal Lolos ke Piala Dunia 2026, Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Dilarang Main di Liga Belanda

Seorang pemain timnas memutuskan untuk menjadi warga negara Belanda lagi. Hal ini seiring dengan larangan bermain di Liga Belanda.
Gubernur Dedi Mulyadi Nonaktifkan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Buntut Cuek Aturan Pajak Kendaraan Tanpa KTP

Gubernur Dedi Mulyadi Nonaktifkan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Buntut Cuek Aturan Pajak Kendaraan Tanpa KTP

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) menonaktifkan sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Kota Bandung imbas temuan dugaan abaikan aturan pembayaran pajak kendaraan bermotor (PKB) tanpa KTP pemilik pertama.
Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Gagal ke Piala Dunia 2026, Bakal Dilarang Main di FIFA Matchday?

Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Gagal ke Piala Dunia 2026, Bakal Dilarang Main di FIFA Matchday?

Seorang pemain timnas telah memutuskan untuk menjadi warga negara Belanda lagi usai kegagalan lolos ke Piala Dunia 2026. Hal ini bisa berimplikasi kepada ketersediaannya di FIFA Matchday.
Selengkapnya

Viral