GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ini Sosok Pelaku Anak Perempuan yang Tega Bunuh Ayah Kandungnya Saat Tengah Mencari Nafkah di Jakarta Timur, Ternyata Bergaya...

Entah apa yang merasuki anak perempuan berinisial KS yang dengan sadisnya membunuh ayah kandungnya selaku pedagang perabotan rumah tangga di Jakarta Timur.
Senin, 24 Juni 2024 - 07:05 WIB
Anak perempuan pelaku pembunuhan ayah kandungnya di Jakarta Timur saat digelandang ke Mapolda Metro Jaya
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Entah apa yang merasuki anak perempuan berinisial KS yang dengan sadisnya membunuh ayah kandungnya selaku pedagang perabotan rumah tangga di kawasan Duren Sawit, Jakarta Timur.

Kini sang pelaku pun telah digelandang oleh Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Usai penangkapan tersebut, tersebar foto sosok dari pelaku yang diketahui masih berstatus di bawah umur tersebut.

Tim tvOnenews.com turut mendapati foto pelaku pembunuhan itu melalui pesan berantai aplikasi WhatsApp.

Didapati, pelaku dengan gaya ribut terurai itu hanya tertunduk lesuh saat digiring ke Mapolda Metro Jaya.

Saat digiring ke Mapolda Metro Jaya, pelaku masih mengenakan pakaian bermainnya berupa Kasi berwarna hitam dan celana panjang hitam dengan robek pada bagian kedua lututnya.

Kini kepolisian tengah melakukan pendalaman terkait aksi sadisnya yang membunuh sang ayah saat tengah mencari nafkah untuknya.

Bukan Dua Orang, Ini Jumlah Pelaku Sesungguhnya Pembunuh Ayah Kandung di Jakarta Timur

Polda Metro Jaya membeberkan jumlah pelaku sebenarnya aksi pembunuhan seorang pedagang perabotan rumah tangga dengan jasad ditemukan dalam kondisi mengenaskan di dalam tokonya kawasan Duren Sawit, Jakarta Timur.

Awalnya, Kapolres Metro Jakarta Timur, Kombes Nicolas Ary Lilipaly menyebut jika polisi telah menangkap dua pelaku pembunuhan terhadap seorang pedagang perabotan rumah tangga itu.

Nicolas mengatakan dua pelaku pembunuhan tersebut merupakan anak kandung dari korban.

Bahkan didapati kedua anak pelaku pembunuhan itu masih berstatus di bawah umur.

"Sudah ditangkap (pelaku-red) keluarga sendiri. 2 orang anak remaja putri bernama K (17 tahun) dan P (16 tahun). Anak kandung," kata Nicolas kepada awak media saat dikonfirmasi, Jakarta, Minggu (22/6/2024).

Nicolas menuturkan kedua pelaku ditangkap saat berada di kediamannya pada Sabtu (22/6/2024) sore.

Menurutnya kedua pelaku tega menghabisi nyawa ayah kandungnya itu menggunakan senjata tajam (sajam) jenis pisau.

"Korban ditusuk menggunakan pisau," kata Nicolas.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Usai ditangkap, kepolisian pun secara perlahan melakukan pemeriksaan secara intensif terhadap kedua pelaku.

Didapati motif kedua pelaku nekad menghabisi nyawa ayah kandungnya sendiri ditengarai sakit hati.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Sebelum Red Sparks Terpuruk, Megawati Hangestri Pernah Bikin Legenda Voli Korea Terpukau: Dia Punya Kemampuan

Sebelum Red Sparks Terpuruk, Megawati Hangestri Pernah Bikin Legenda Voli Korea Terpukau: Dia Punya Kemampuan

Jauh sebelum Red Sparks terpuruk, Megawati Hangestri pernah mencuri perhatian legenda voli Korea, Han Yoo-mi, berkat kemampuan serangan dan teknik tipuannya.
Ngabuburit di Pasar Senen: Berburu Baju Lebaran, Cicipi Jajanan, Hingga Berbuka di Tengah Hiruk Pikuk Kota

Ngabuburit di Pasar Senen: Berburu Baju Lebaran, Cicipi Jajanan, Hingga Berbuka di Tengah Hiruk Pikuk Kota

Sore hari menjelang waktu berbuka puasa di kawasan Pasar Senen, Jakarta Pusat, selalu menghadirkan pemandangan yang berbeda selama bulan Ramadan. 
Pernah Jadi Musuh Bebuyutan, Israel Adesanya Kini Berharap Alex Pereira Cetak Sejarah di UFC White House

Pernah Jadi Musuh Bebuyutan, Israel Adesanya Kini Berharap Alex Pereira Cetak Sejarah di UFC White House

Dulu menjadi musuh bebuyutan di octagon, Israel Adesanya kini mendukung Alex Pereira dalam pertarungan perebutan sabuk interim kelas berat di UFC Freedom 250.
Mimpi Kelulusan Siswa Diujung Tanduk, Wali Murid SMK IDN Boarding School Cemas Usai Izin Operasional Sekolah Dicabut

Mimpi Kelulusan Siswa Diujung Tanduk, Wali Murid SMK IDN Boarding School Cemas Usai Izin Operasional Sekolah Dicabut

Nasib pilu dialami siswa Kelas XII SMK IDN Boarding School di Kabupaten Bogor menjadi sorotan. Pemerintah Provinsi Jawa Barat mencabut izin pendirian sekolah
Sempat Comeback, PSIM Yogyakarta Justru Kehilangan Kemenangan di Menit Akhir

Sempat Comeback, PSIM Yogyakarta Justru Kehilangan Kemenangan di Menit Akhir

PSIM Yogyakarta tidak bisa berbuat banyak saat menghadapi Persijap Jepara pada pekan ke-25 Super League di Stadion Sultan Agung, Bantul, Rabu (11/3/2026).
Daftar Tim yang Berpeluang Lolos Playoff Liga Voli Korea 2025/2026, Red Sparks Tak Terselamatkan

Daftar Tim yang Berpeluang Lolos Playoff Liga Voli Korea 2025/2026, Red Sparks Tak Terselamatkan

Babak playoff Liga Voli Korea 2025/2026 semakin dekat, Pink Spiders dan GS Caltex bersiap bertarung di fase selanjutnya. namun Daejeon Red Sparks gagal lolos?

Trending

Sempat Comeback, PSIM Yogyakarta Justru Kehilangan Kemenangan di Menit Akhir

Sempat Comeback, PSIM Yogyakarta Justru Kehilangan Kemenangan di Menit Akhir

PSIM Yogyakarta tidak bisa berbuat banyak saat menghadapi Persijap Jepara pada pekan ke-25 Super League di Stadion Sultan Agung, Bantul, Rabu (11/3/2026).
Mimpi Kelulusan Siswa Diujung Tanduk, Wali Murid SMK IDN Boarding School Cemas Usai Izin Operasional Sekolah Dicabut

Mimpi Kelulusan Siswa Diujung Tanduk, Wali Murid SMK IDN Boarding School Cemas Usai Izin Operasional Sekolah Dicabut

Nasib pilu dialami siswa Kelas XII SMK IDN Boarding School di Kabupaten Bogor menjadi sorotan. Pemerintah Provinsi Jawa Barat mencabut izin pendirian sekolah
Daftar Tim yang Berpeluang Lolos Playoff Liga Voli Korea 2025/2026, Red Sparks Tak Terselamatkan

Daftar Tim yang Berpeluang Lolos Playoff Liga Voli Korea 2025/2026, Red Sparks Tak Terselamatkan

Babak playoff Liga Voli Korea 2025/2026 semakin dekat, Pink Spiders dan GS Caltex bersiap bertarung di fase selanjutnya. namun Daejeon Red Sparks gagal lolos?
Kronologi Izin SMK IDN Bogor Dicabut Gubernur Dedi Mulyadi: Berawal dari Dugaan Operasi Tanpa Legalitas

Kronologi Izin SMK IDN Bogor Dicabut Gubernur Dedi Mulyadi: Berawal dari Dugaan Operasi Tanpa Legalitas

Kronologi izin SMK IDN Boarding School Bogor dicabut Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi. Simak alasan, polemik legalitas sekolah, dan nasib ratusan siswa terdampak.
Meski Tak Dipanggil Timnas Indonesia, Mees Hilgers Tiba-Tiba Kasih Kabar Gembira kepada John Herdman

Meski Tak Dipanggil Timnas Indonesia, Mees Hilgers Tiba-Tiba Kasih Kabar Gembira kepada John Herdman

Mees Hilgers mendadak membawakan kabar gembira kepada John Herdman. Sang pemain Timnas Indonesia kembali absen dari panggilan pada bulan Maret ini.
Gubernur Jabar KDM Cabut Operasional SMK IDN Bogor di Tengah Jalan, Ratusan Siswa Terancam Gagal Lulus, Wali Murid Geruduk Gedung Sate

Gubernur Jabar KDM Cabut Operasional SMK IDN Bogor di Tengah Jalan, Ratusan Siswa Terancam Gagal Lulus, Wali Murid Geruduk Gedung Sate

Wali murid SMK IDN Bogor menagih kepastian nasib anak-anak mereka, pascapencabutan izin operasional sekolah oleh Gubernur Jawa Barat (Jabar) Dedi Mulyadi (KDM).
Dulu Digadang Jadi Bintang Timnas Indonesia tapi Malah ‘Menghilang’, Mantan Striker Ini Kini Aktif Sebagai Asisten Pelatih

Dulu Digadang Jadi Bintang Timnas Indonesia tapi Malah ‘Menghilang’, Mantan Striker Ini Kini Aktif Sebagai Asisten Pelatih

Dulu digadang-gadang jadi bintang Timnas Indonesia tapi malah 'menghilang', mantan striker ini kini aktif sebagai asisten pelatih.
Selengkapnya

Viral