News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Buntut Lapor Kasus Pungli, Seorang Siswi SMA 8 Medan Tak Naik Kelas, Pengamat: Pemerintah Jangan Tidur!

Baru-baru ini mencuat soal nasib menyedihkan seorang siswi SMA 8 Medan, MSF. ia diduga ditinggal kelaskan karena ayahnya bongkar kasus pungli di SMA 8 Medan
Sabtu, 22 Juni 2024 - 17:56 WIB
Buntut Lapor Kasus Pungli, Seorang Siswi SMA 8 Tak Naik Kelas, Pengamat: Pemerintah Jangan Tidur!
Sumber :
  • istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Baru-baru ini mencuat soal nasib menyedihkan seorang siswi SMA 8 Medan, MSF. 

Pasalnya, siswi itu tidak naik kelas diduga ada sentimen pribadi kepala sekolah SMA 8 Medan, Rosmaida Asianna.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sentimen itu diduga terpicu karena orang tua MSF, Coky Indra bongkar kasus pungli di SMA 8 Medan dan melaporkannya ke Polda Sumut

Sontak hal itu begitu menyita perhatian publik hingga menuai komentar dari beberapa kalangan. 

Salah satunya, komentar dari seorang Pengamat Kebijakan Publik dan akademisi bernama Achmad Riza Siregar. 

Dalam komentarnya, ia menyebutkan, pemerintah daerah dan pusat jangan sampai tidur bila ada isu liar seperti ini. 

Apalagi, ini isu pendidikan, yang mana pendidikan adalah garda terdepan bangsa untuk membuat anak bangsa cerdas hingga mewujudkan Indonesia Emas 2045. 

"Jadi, kalau ada isu pungli di dunia pendidikan begini, pemerintah, khususnya pemerintah daerah jangan tidur, melainkan harus sigap mengatasinya," ujar Pengamat Kebijakan Publik dan akademisi bernama Achmad Riza Siregar, yang juga merupakan mantan Rektor UISU, ke tvOnenews,com, Sabtu (22/6/2024). 

Apalagi, kata Achmad Riza, diduga ada korban seorang siswi yang tidak naik kelas karena orang tuanya bongkar kasus pungli.

"Ini harus menjadi perhatian khusus dari pemerintah daerah, terutama Kadis Pendidikan Sumut ini," ujarnya. 

"Jangan, di negara demokrasi ini, suara kebenaran dibungkam dengan cara-cara penyalahgunaan kekuasaan," lanjutnya.

Selain itu, ia juga katakan, bahwa parktik - praktik pungli seperti ini terjadi di hampir semua sekolah. 

"Dan cukup disayangkan, praktik-praktik itu harus segera dituntaskan dan kepala sekolah ditindak sesuai hukum yang berlaku."

"Dunia pendidikan sebagai wadah mencerdaskan kehidupan rakyat harus bebas dari praktik pungli dan korupsi," ujar Achmad Riza.

Bahkan dia menyebutkan, bila benar bahwa anak didik tidak dinaikkan karena sentimen dan faktor orang tua yang nggak bisa diajak kolusi.

"Maka si anak didik itu tinggal kelasnya harus ditinjau kembali. Atau diteliti sistem penilaian yang buat anak twrsebut tinggal kelas," bebernya.

Sebelumnya diberitakan, mengerikan, dunia pendidikan di Kota Medan, khusunya di SMA Negeri 8 Kota Medan. 

Pasalnya, baru-baru ini seorang siswi berinisial MSF dibuat kepala sekolahnya, Rosmaida Asianna tidak naik kelas.

Hal ini terjadi diduga karena orang tua siswi tersebut bernama Coky Indra, bongkar kasus pungli di SMA Negeri 8 Medan. 

Coky sebagai orang tua siswi kelas XI IPA bernisial MSF menceritakan, bahwa dirinya menggeruduk kantor sekretariat sekolah SMA Negeri 8 Medan, di Jalan Sampali, Kota Medan, Sumut, pada Sabtu (22/6/2024) siang.

Hal ini ia lakukan lantaran dirinya tidak terima anaknya ditinggalkan kelas oleh pihak sekolah dengan alasan yang tidak masuk akal.

"Setiap bulan membayar Rp150 ribu, udah banyak ini praktik-praktik korupsi yang dilakukan Kepala Sekolah berkedok pungli. Jadi ini karena tidak mau saya berdamai dengan dia, dibikin anak saya tinggal kelas dengan alasan tidak masuk akal karena masalah absen," ucap Coky.

Selain itu, Coky menduga anaknya ditinggalkan kelas oleh pihak sekolah, karena sentimen pribadi Kepala Sekolah SMA Negeri 8 Medan, Rosmaida Asianna Purba terhadapnya. 

Sebab, ia buat laporan korupsi di SMA Negeri 8 Medan, ke Polda Sumatera Utara (Polda Sumut).

Terpisah, dalam kasus ini, tvOnenews.com mencoba konfirmasi kepada pihak sekolah SMA Negeri 8, terkhusus kepala sekolahnya. 

Namun, pihak sekolah enggan berkomentar. Bahkan, Wakil Kepala Sekolah SMA Negeri 8 Medan, Rencus justru kabur saat dikonfirmasi awak media.

Sementara, dari pantauan tvOnenews.com, putri Coky Indra, MSF hanya bisa tertunduk lesuh, usai mengetahui dirinya tinggal kelas. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bahkan lebih mengejutkannya lagi, MSF tinggal kelas dengan hasil rapornya terbilang baik dan termasuk siswi yang berprestasi pada semester lalu.

"Kemarin sempat juga dipanggil buk Rosmaida ke ruangannya. Di situ saya diintervensinya," pungkas Coky. (aag) 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral