Seolah-olah Adu Kekuatan, Pengacara Hukum Pegi Setiawan Alias Perong Berani Melawan, Ternyata Polda Jabar Pun Disudutkan
- Istimewa
"Saya sudah tanya ke penyidik terkait tes psikologis ini, tapi belum ada jawaban dari penyidiknya," ucapnya.
Sementara terkait rencana orang tua Pegi Setiawan akan dilakukan tes psikologis, Sugianti menegaskan, pihaknya menolak atas rencana tersebut, karena dinilai tidak ada kaitannya dengan perkara yang tengah menimpa Pegi Setiawan.
"Yang diperiksa hari ini khusus untuk Pegi Setiawan, kalau keluarga di tes psikologis untuk apa, kan tidak ada kaitannya dengan perkara ini, saya akan benar-benar menolaknya," tegasnya.
Selain itu, sejumlah Pengacara Hukum (PH) Pegi Setiawan beberkan alasan penyidik Direktorat kriminal Umum (Dirkrimum) Polda Jawa Barat menggunakan psikolog dalam mengetes kejiwaan Pegi, Sabtu (8/6/2024).
Pengacara hukum Pegi Setiawan Yanti Sugianti menjelaskan, Pegi diperiksa selama 6 jam oleh 3 psikolog sekaligus di ruang penyidik Dirkrimum Polda Jabar.
Yanti Sugianti mengatakan alasan pihak psikolog memeriksa tersangka pembunuhan Vina dan Eky Cirebon ini, disebut agar polisi tidah salah duga.
"Kalau menurut psikologinya tadi bilang seperti itu ini kan agar polisi pun berhati-hati untuk tidak salah duga," kata Yanti Sugianti di Mapolda Jabar.
Ia menyebutkan alasan lain polisi lebih berhati-hati dalam mengungkap kasus pembunuhan Vina, yang saat ini Pegi Setiawan dijadikan tersangka.
"Iya betul salah satu kehati-hatian dari pihak kepolisian untuk mengungkap kasus ini menjadi jangan sampai salah duga seperti itu," ungkapnya.
Dengan alasan masuk akal, keluarga dan kuasa hukum pun mengizinkan pihak penyidik untuk melakukan tes psikologi tersebut terhadap Pegi.
"karena keterangan dari psikolognya masuk akal masuk logika ya sudah saya jalani yang mudah-mudahan ini adalah menguntungkan buat Pegi Setiawan yang memang bukan pelakunya karena memang Pegi Setiawan bukan Pegi alias Perong," tandasnya
Diketahui, kasus Vina kembali jadi perhatian masyarakat setelah diangkat ke layar lebar pada 2024 dengan judul "Vina Sebelum 7 Hari, A True Story Revealed by Vina's Spirit".
Kasus terjadi pada Sabtu 27 Agustus 2016 dini hari.
Vina dan kekasihnya Muhammad Risky Rudiana atau Eki, tewas akibat dikeroyok anggota geng motor di Jalan Perjuangan depan SMP 11 Kali Tanjung Cirebon.
Load more