News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ide Gila Kakek DS Terungkap, Ternyata Rencana Mengerikan Pelaku Usai Bunuh Bocah Perempuan Itu Akan Dikubur Lalu...

Kasat Reskrim Polres Bekasi, AKBP Muhammad Firdaus mengungkapkan tersangka kakek DS (61) akan merencanakan ini usai membunuh bocah perempuan berinisal GH (9).
Rabu, 5 Juni 2024 - 11:11 WIB
DS sebagai tersangka kasus pencabulan sekaligus pembunuhan terhadap bocah perempuan di Bekasi.
Sumber :
  • Dok tvOnenews.com/M Supyan Limpong

Bekasi, tvOnenews.com - Tersangka kakek DS (61) berencana mengubur jasad bocah perempuan berinisal GH (9) di dekat pohon cabai yang berada di belakang rumahnya do Ciketing Udik, Bantargebang, Kota Bekasi.

Hal itu dikatakan oleh Kasat Reskrim Polres Bekasi, AKBP Muhammad Firdaus saat melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dengan melibatkan anjing pelacak di rumah tersangka.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Firdaus sempat menanyakan kepada tersangka terkait dua lubang yang ditemukan di rumahnya.

Lubang pertama yang ada di dalam rumahnya akan digunakan untuk septic tank.

Sedangkan, lubang kedua di belakang rumah tempat korban ditemukan digunakan untuk mesin pompa air.

“Ini memang masih kami dalami karena kalau septic tank kan tidak mungkin dibuat di dalam rumah dan kedalamannya pun tidak wajar masih 1 meter ini masih kami terus dalami alibi dari pelaku,” kata Firduas di Bantargebang, Selasa (3/6/2024).

tvonenews

Tersangka berdalih, jika rumahnya akan bagi 2 dengan mantan istrinya, sehingga dia membutuhkan septic tank baru.

“Karena rumah itu mau dibagi dua untuk istrinya sebagian dan untuk si pelaku sebagian,” jelas dia.

Selanjutnya, penyidikan menanyakan kepada tersangka, seandainya lubang di dalam rumah akan digunakan untuk septic tank, nantinya jasad korban akan dikuburkan di lubang yang mana.

Tersangka menjawab jasad korban rencananya akan dikubur di dekat pohon cabai belakang rumah tersangka. 

“Rencana si pelaku korban akan dikuburkan di dekat pohon cabe di belakang rumah,” ungkap Firdaus.

Sebelumnya, korban GH tewas akibat dibunuh oleh kakek DS dengan cara dibekap menggunakan bantal dan dicekik.

Setelah itu jasad korban dibungkus dengan karung ukuran 50 kg lalu dibuang ke dalam lubang pompa air sedalam 2,5 meter yang berada di belakang rumah tersangka.

Pantauan tvOnenews.com di tempat kejadian perkara (TKP), lubang tersebut persis berada di belakang kanan rumah tersangka.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Jika dilihat dari kejauhan, lubang tersebut tertutup oleh batu kali yang menumpuk di tanah lapang belakang tersangka.

Lalu, jika dilihat dari jarak yang lebih dekat di luar garis polisi, lubang tersebut terhalang oleh pohon cabai dan pohon kecubung yang berada di sekitar lubang tersebut.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ada Aksi May Day Internasional 2026 di Monas, Polisi Minta Masyarakat Tak Ikuti Arahan Jukir Liar

Ada Aksi May Day Internasional 2026 di Monas, Polisi Minta Masyarakat Tak Ikuti Arahan Jukir Liar

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Komarudin meminta kepada para massa aksi May Day Internasional 2026, untuk tidak mengikuti arahan juru parkir liar.
DPR Nilai Rencana Pemerintah Tutup Prodi Kurang Relevan: Sangat Berisiko Salah Sasaran

DPR Nilai Rencana Pemerintah Tutup Prodi Kurang Relevan: Sangat Berisiko Salah Sasaran

DPR menyoroti rencana pemerintah menutup sejumlah program studi (prodi) di perguruan tinggi.
alalal alalal alalla alalal alala lalala lalala lalala lalal

alalal alalal alalla alalal alala lalala lalala lalala lalal

LalalalalalalalalalLalalalalalalalalalLalalalalalalalalal
Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Keluarga Sausan Sarifah awalnya tidak percaya bahwa Sausan turut menjadi korban tabrakan Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur.
Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Sarifah, menjadi salah satu korban selamat dalam tabrakan KA Argo Bromo Anggrek vs KRL di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam.
Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Upaya menjaga ekosistem perairan dan kesehatan masyarakat terus dilakukan Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) Jakarta Barat melalui pembersihan ikan sapu-sapu secara masif. 

Trending

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya, Irjen Asep Edi Suheri meninjau langsung lokasi kejadian kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4).
Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Apakah tren wedding 2026 masih didominasi konsep mewah yang megah, atau justru bergeser ke arah yang lebih sederhana namun elegan? Perubahan ini tidak lepas dari cara pandang
Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

PT KAI (Persero) memastikan 240 penumpang Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek berhasil dievakusi dalam kondisi selamat.
Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Kabar tersebut bahkan keluar jelang selesainya musim kompetisi 2025-2026, di mana menjadi salah satu musim terbaik Dony Tri Pamungkas bersama Persija Jakarta. 
Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

​​​​​​​RSUD Kota Bekasi membludak usai tabrakan KRL dan KA Jarak Jauh di Stasiun Bekasi Timur. IGD padat, puluhan korban luka terus berdatangan dan dirawat intensif.
Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Bung Ropan bahas soal alasan Beckham Putra tak dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia. Ternyata ada alasan khusus mengapa John Herdman panggil pemain.
Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi merespons spanduk Bobotoh "Shut Up KDM" di Tribun Utara Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) saat laga Persib vs Arema FC.
Selengkapnya

Viral