News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Susno Duadji Beri Nilai 1000 untuk Polisi dalam Penanganan Kasus Vina: Polda Jabar Sukses dan Hebat, Tapi...

Eks Kabareskrim Polri Susno Duadji memberikan nilai 1000 untuk Polda Jabar dalam hal menangani kasus pembunuhan Vina dan Eky. Ternyata alasannya mengejutkan.
Rabu, 5 Juni 2024 - 06:56 WIB
Eks Kabareskrim Polri Susno Duadji Beri Nilai 1000 untuk Penanganan Kasus Vina: Polda Jabar Sukses dan Hebat, Tapi...
Sumber :
  • tvOne

Jakarta, tvOnenews.com - Eks Kabareskrim Polri, Komjen (Purn) Susno Duadji memberi nilai 1000 untuk Polda Jabar dalam hal menangani kasus pembunuhan Vina. Tapi, ia juga berikan pesan menohok.

Susno Duadji bahkan menilai Polda Jabar sudah sukses dan berhasil dalam mengusut kasus pembunuhan Vina dan menemukan tersangka Pegi Setiawan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Saya yakin polisi, Polda Jabar sudah sukses berhasil hebat. Saya berikan nilai 100 untuk menemukan Pegi tidak bisa ditolak lagi (jadi tersangka), bahkan 1000 persen," kata Susno, saat hadir dalam program Catatan Demokrasi TvOne, Selasa (4/6/2024).

Pernyataan Susno ini seperti menyindir benang kusut yang semakin carut marut dalam penanganan kasus pembunuhan Vina.

Ia pun melanjutkan, alasan dirinya meyindir Polda Jabar dapat nilai 1000 karena bukti penetapan Pegi Setiawan sebagai tersangka sama sekali tidak kuat.

"Sudah didukung oleh scientific crime investigation, sidik jari, rapot, KK, dan sebagainya. Betul itu Pegi Setiawan. Satu pertanyaan besar, apakah Pegi ini adalah pelaku sehingga ditentukan jadi tersangka?" kata dia.

Menurut Susno, bukti yang diajukan terkait penetapan Pegi sebagai tersangka hanya mengkonfirmasi identitasnya, sama sekali tak mengarah bahwa pria tersebut adalah pembunuh Vina.

Bahkan jika dikatakan penetapan Pegi sebagai tersangka berdasarkan hasil visum pada jenazah korban, justru akan semakin membuat banyak pertanyaan.

"Kalau mengatakan bukti visum untuk alasan penahanan dan sebagainya, ini kurang kuat," kata Susno.

Sebab, hasil visum tidak pernah mengatakan secara spesifik pelaku yang telah menganiaya korban, apalagi menyebut nama Pegi Setiawan.

Di balik keanehan yang semakin banyak muncul, Susno menduga ada alat bukti yang tidak dibuka oleh polisi.

"Saya punya keyakinan, ada alat bukti yang masih disembunyikan oleh Polri," ujar dia. 

Terkait hal tersebut, Susno pun mendorong pengacara Pegi Setiawan untuk menelisik dasar penetapan kliennya itu menjadi tersangka pembunuhan Vina dan Eky.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Setelah ditangkap sebagai tersangka DPO kasus pembunuhah Vina, nama Pegi Setiawan kini kian menarik banyak perhatian publik.

Meski polisi sudah menetapkannya sebagai tersangka, namun pria 27 tahun itu tetap tidak mengaku bahwa telah terlibat kasus pembunuhan.

Halaman Selanjutnya :
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Media Belanda Kaget Lihat El Clasico Indonesia Berakhir Mencekam, Nasib Thom Haye di Persib Jadi Perhatian

Media Belanda Kaget Lihat El Clasico Indonesia Berakhir Mencekam, Nasib Thom Haye di Persib Jadi Perhatian

Kemenangan Persib atas Persija dalam laga panas bertajuk El Clasico Indonesia justru meninggalkan luka mendalam bagi Thom Haye. Media Belanda sorot tajam.
SBY: Demokrat dan Prabowo Harus Menjadi Bagian dari Solusi

SBY: Demokrat dan Prabowo Harus Menjadi Bagian dari Solusi

Presiden ke-6 RI sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menegaskan bahwa partainya bersama Presiden Prabowo harus menjadi solusi mengentaskan masalah bangsa.
AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

Presiden ke-6 sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) membeberkan alasan Ketua Umum (Ketum) tak hadiri puncak perayaan Natal Nasional Partai Demokrat, Senin (12/1/2026).
Van Basty Sousa Acungkan Jari Tengah ke Bobotoh, Gelandang Persija Itu Kini Dibayang-bayangi Sanksi Berat PSSI

Van Basty Sousa Acungkan Jari Tengah ke Bobotoh, Gelandang Persija Itu Kini Dibayang-bayangi Sanksi Berat PSSI

Kali ini, sorotan tajam tertuju pada gelandang asing Persija, Van Basty Sousa. Ia terekam kamera sempat mengacungkan jari tengah ke arah tribun penonton berisikan para Bobotoh.
Pro-Kontra Pilkada Tak Langsung Lewat DPRD, Pengamat Ingatkan Risiko Politik Elitis

Pro-Kontra Pilkada Tak Langsung Lewat DPRD, Pengamat Ingatkan Risiko Politik Elitis

Pengamat Citra Institute menilai sistem Pilkada tak langsung akan menjauhkan rakyat dari proses demokrasi yang seharusnya menjadi hak fundamental warga negara.
Harga Gabah Anjlok di Bawah HPP, DPR Desak Pemerintah dan Bulog Bergerak Cepat

Harga Gabah Anjlok di Bawah HPP, DPR Desak Pemerintah dan Bulog Bergerak Cepat

DPR RI menyoroti anjloknya harga gabah di tingkat petani saat musim panen.

Trending

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

Presiden ke-6 sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) membeberkan alasan Ketua Umum (Ketum) tak hadiri puncak perayaan Natal Nasional Partai Demokrat, Senin (12/1/2026).
Gebrakan Gubernur Jabar KDM: Siapkan Sanksi Berat Bagi Proyek Berkualitas Buruk di Jawa Barat

Gebrakan Gubernur Jabar KDM: Siapkan Sanksi Berat Bagi Proyek Berkualitas Buruk di Jawa Barat

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM), mengambil langkah tegas terkait pengerjaan proyek infrastruktur di wilayahnya. 
Thom Haye Diancam Dibunuh, Kini Giliran Allano Lima Kena Rasis setelah Laga Persib Vs Persija Skor 1-0

Thom Haye Diancam Dibunuh, Kini Giliran Allano Lima Kena Rasis setelah Laga Persib Vs Persija Skor 1-0

Di balik pertandingan Persib Bandung Vs Persija Jakarta skor 1-0, gelandang Timnas Indonesia, Thom Haye dapat ancaman pembunuhan hingga Allano Lima kena rasis.
Update Ranking BWF Usai Malaysia Open 2026: Fajar/Fikri Tembus Peringkat 4 Dunia!

Update Ranking BWF Usai Malaysia Open 2026: Fajar/Fikri Tembus Peringkat 4 Dunia!

Berikut update ranking BWF usai gelaran Malaysia Open 2026.
Profil Dino Rossano Hansa, Sosok Adik Kandung Ibu Denada yang Mengasuh Ressa Rizky Rossano Selama 24 Tahun

Profil Dino Rossano Hansa, Sosok Adik Kandung Ibu Denada yang Mengasuh Ressa Rizky Rossano Selama 24 Tahun

Berikut profil sosok Dino Rossano Hansa, adik kandung almarhumah Emilia Contessa sekaligus paman Denada Tambunan, yang mengasuh Al Ressa Rizky Rossano (24).
Hujan Lebat dan Angin Kencang Landa Jakarta, BMKG Wanti-wanti Cuaca Ekstrem hingga 13 Januari 2026

Hujan Lebat dan Angin Kencang Landa Jakarta, BMKG Wanti-wanti Cuaca Ekstrem hingga 13 Januari 2026

Hujan lebat dan angin kencang melanda Jakarta sejak Senin 12 Januari 2026. BMKG peringatkan cuaca ekstrem hingga 13 Januari, warga diminta waspada.
Curhat Pilu Denada, Sosok yang Harusnya Jadi Ayah Malah Ikut Gugat Bersama Ressa Rizky

Curhat Pilu Denada, Sosok yang Harusnya Jadi Ayah Malah Ikut Gugat Bersama Ressa Rizky

​​​​​​​Denada curhat pilu usai digugat Ressa Rizky. Lebih kecewa karena pamannya ikut menggugat. Kuasa hukum ungkap fakta di balik konflik keluarga ini.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT