News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Gabung Eating Reorder, Komika Mo Sidik Mampu Jalani Pola Hidup Sehat Hingga Turunkan Berat Badan

Aktor dan komika Mo Sidik blak-blakan menceritakan soal pola hidup sehat yang selama ini tengah dilakukannya demi bisa mendapatkan tubuh dan berat badan ideal.
Minggu, 2 Juni 2024 - 18:16 WIB
Aktor dan komika Mo Sidik dan Coach Roy.
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Aktor dan komika Mo Sidik menceritakan pola hidup sehat yang selama ini tengah dilakukannya demi bisa mendapatkan tubuh dan berat badan ideal. 

Aktor 47 tahun itu kini bergabung dengan komunitas Eating Reorder yang memiliki visi sama dengan dirinya, sehingga dapat menurunkan berat badan sekitar 18 kg.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Dari Februari tahun lalu sampai Februari tahun ini tuh sudah turun 18 kg dari 168 sekarang 150 kg. Nah tetiba di 150-nya mentok. Padahal sudah ngelakuin macam-macam. Dari diet sampai nge Gym. Jadi kata dokter saya harus cari metode diet yang lain," kata Mosidik dalam keterangannya, Minggu (2/6/2024).

Dia juga bersyukur keluarga dan rekan-rekan yang senantiasa memberikan dukungan kepadanya dalam mengikuti program di komunitas Eating Reorder.

"Kebetulan Coach saya editor film, mbak Aline. Rupanya setelah ikut cocok, gue sudah turun 8 kg selama enam minggu. Gue harus ngubah gaya hidup. Biasanya gue intermitten, gue intermitten udah 2 tahun. Sekarang gue gak intermitten, sehari gue makan enam kali. So Far sih asyik," ungkapnya.

tvonenews

Ada tiga hal penting dalam program Eating Reorder yaitu, makan, tidur, jalan-jalan.

Proses latihan dilakukan secara zoom dalam beberapa sesi.

Dalam kurun waktu tiga tahun sampai dengan hari ini, mereka membimbing lebih dari 8.000 member dalam mencapai kesehatan fisik dan mental

"Yang nyantolnya sih jalan kakinya. Ada yang jalan kakinya 30 menit sehari. Akhirnya gegara itu karena gue hidup di Jakarta, jadinya nge-gym tiap hari, makanya sekarang ada otot. Jadi kan sayang jalan doang, makanya gue ngegym tiap hari," jelas dia.

Sementara, pendiri komunitas Eating Reorder Coach Roy Irawan menyebutkan Eating Reorder saat ini sudah memasuki usia yang ketiga.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Eating Reorder (ER) adalah sebuah gerakan yang kebalikannya, sebuah gerakan yang mengajak orang untuk hidup secara lebih sehat. Di ER kita tak hanya diajar untuk mengatur pola makan, tapi juga bagaimana mengatur pola pikir, pola hidup dan gaya hidup sekaligus," terang dia.

Dia bertekad menjangkau lebih luas lagi kampanye menerapkan gaya hidup sehat melalui komunitas Eating Reorder.

Halaman Selanjutnya :
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Anton Sukartono Suratto, mendorong penguatan regulasi agar Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) memiliki kewenangan lebih tegas dalam menangani konten hoaks di ruang digital.
Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kiper Cremonese yang juga penjaga gawang Timnas Indonesia Emil Audero menyampaikan pesan mengenai kondisinya setelah menjadi korban ledakan flare atau petasan -
Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Polda Metro Jaya mengamankan sebanyak 105 pelaku tawuran di wilayah hukumnya, dalam rangka Operasi Pekat Jaya 2026, yang dimulai sejak tanggal 28 Januari sampai dengan 11 Februari Tahun 2026.
Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Suporter Inter Milan resmi dijatuhi sanksi larangan menghadiri tiga laga tandang usai insiden pelemparan suar ke arah kiper Cremonese Emil Audero dalam laga ...
PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menegaskan dukungan penuh terhadap langkah diplomasi Presiden RI Prabowo Subianto, termasuk keputusan Indonesia terlibat aktif dalam Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian.
Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Timnas futsal Indonesia akan menghadapi tantangan berat saat berjumpa Jepang pada babak semifinal Piala Asia Futsal 2026. Laga tersebut dijadwalkan berlangsung

Trending

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Klub Liga Italia Sassuolo memberikan sambutan hangat kepada pelatih timnas Indonesia John Herdman. John Herdman diketahui menemui kapten timnas Indonesia Jay Idzes dalam sesi latihan Neroverdi.
Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Seorang anak SD berusia 10 tahun berinisial YBR di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan meninggal dunia akibat bunuh diri.
Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Pernyataan lawas Emilia Contessa kembali viral usai kemunculan Ressa. Saat itu ia meminta Denada menikah lagi karena baru punya satu anak.
Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Pemerintah mengajak masyarakat Indonesia untuk memperbarui Surat Tanah yang lama, seperti Girik dan lainnya. Berikut manfaatnya.
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Tragedi kemanusiaan mengguncang tanah air berupa aksi bunuh diri seorang siswa SD di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berinisial YBR (10) akibat tak mampu membeli buku dan pena.
Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT