News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

BNN Musnahkan 11,8 Kg Narkotika, Termasuk Barang Bukti Kasus Paket Kiriman Ganja ke Kampus Ini

BNN memusnahkan 11,8 kilogram barang bukti Narkotika berupa hasil dari 5 pengungkapan kasus, termasuk barang bukti kasus paket kiriman ganja ke kampus ini.
Selasa, 21 Mei 2024 - 13:06 WIB
BNN musnahkan 11,8 kg narkotika dari 5 pengungkapan kasus.
Sumber :
  • tvOnenews.com/Muhammad Bagas

Jakarta, tvOnenews.com - Badan Narkotika Nasional (BNN) memusnahkan 11,8 kilogram barang bukti Narkotika hasil dari 5 pengungkapan kasus. 

PLH Deputi Pemberantasan BNN Sabaruddin Ginting mengatakan barang bukti yang dimusnahkan berupa 1.253,30 gram sabu, 10.472 gram ganja, 67 butir ekstasi dan 106,8 gram MDMB Inaca. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Pemusnahan ke 5 di tahun 2024 ini merupakan hasil dari pengungkapan 5 narkotika dengan melibatkan 5 orang tersangka," kata dia di Kantor BNN, Selasa (21/5/2025). 

Sabaruddin menjelaskan, pemusnahan barang bukti narkotika tersebut bukti pertanggungjawaban BNN sebagaimana amanat pasal 91,ayat 2, ayat 3, ayat 5 dan pasal 92 ayat 3 undang-undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang narkotika. 

"Barang sitaan narkotika dan prekursor narkotika yang berada dalam penyimpanan dan pengamanan penyidik yang telah ditetapkan harus dan untuk dimusnahkan," jelasnya. 

tvonenews

Dalam pengungkapan kasus pertama atau LKN/0011, Sabaruddin mengungkapkan berdasarkan informasi masyarakat petugas BNN mengamankan sebuah paket berisi 1059 gram sabu yang berasal dari Hawaii.

Paket yang dikirim oleh reggae giftshop tersebut ditujukan kepada Saber Ahmad yang beralamat di Jalan Asia Afrika Senayan Jakarta. 

Petugas yang melakukan pengawasan terhadap paket tersebut kemudian menemukan bahwa tersangka meminta pegawai resepsionis menerima paket untuk mengubah alamat pengiriman ke Auckland New Zealand dan mengirimkannya kembali melalui jasa pengiriman UPS. 

"Petugas BNN selanjutnya menyita barang bukti narkotika tersebut di kantor UPS Pasar Minggu," tuturnya. 

Untuk kasus kedua LKN 0014, petugas BNN mengamankan seorang pria berinisial JI alias Enjot dari sebuah kampus di Jakarta Timur bersama dengan barang bukti 3.717 gram ganja, pada Jumat (19/4/2024).

Pengungkapan itu berawal dari adanya informasi pengiriman paket narkotika yang akan dikirimkan ke sebuah kampus di kawasan Jakarta Timur. 

"Petugas BNN selanjutnya melakukan penyelidikan di kampus tersebut dan mengamankan tersangka JI alias Enjot yang pada itu sedang membawa paket kiriman narkotika," terang Sabaruddin. 

Adapun, perkara yang ketiga LKN/0015 dan LKN/0018, pengungkapan berawal dari informasi masyarakat akan adanya pengiriman narkotika jenis Ganja ke daerah kota Tegal Jawa Tengah.

Setelah melakukan penyelidikan dan berkoordinasi dengan pihak kantor pos Samalanga Bireuen Aceh, petugas BNN kemudian menangkap seorang pria berinisial AM di Jalan Kepodang Tegal Jawa Tengah, pada Senin (22/4/2024). 

Dalam pengungkapan tersebut petugas BNN mengamankan 6.795 gram ganja di dalam pipa paralon yang dibungkus dengan kardus warna coklat.

Sementara, hasil pengembangan kasus tersebut, BNN melalui tim penyidik melakukan penangkapan terhadap tersangka RA di Dusun Harapan Makmur, Bireuen Aceh yang diketahui sebagai pengirim paket ganja paket ganja tersebut. 

"Pada Selasa (7/5/2024) petugas BNN juga melakukan penangkapan terhadap RS penghubung penghubung AM dengan pemilik barang di wilayah Bendan Kergon Kecamatan Pekalongan Kota Pekalongan Jawa Tengah," bebernya. 

Perkara keempat LKN/0016, petugas BNN bekerjasama dengan Kanwil bea dan cukai Jakarta, menangkap seorang pria berinisial SP alias Abob bin Yasmin, Jumat (26/4/2024). 

Tersangka diamankan di desa Cibuntu Bekasi setelah menerima paket narkotika jenis MDMB innaka seberat 107,18 G yang dikirim dari Hongkong. 

Perkara kelima atau LKN/0017, berawal dari pengungkapan kasus narkotika yang melibatkan jaringan antar provinsi Medan-Jakarta.

Petugas BNN bekerjasama dengan Kanwil Bali NTT dan NTB melakukan penyelidikan dan melakukan penangkapan terhadap pria berinisial ZA alias Ucok alias zero yang sedang berada di Bali, Sabtu (27/4/2024).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Dari tangan tersangka petugas berhasil menyita 201,30 gram sabu dan 70 butir ekstasi siap edar yang disimpan di dalam sebuah tas di sebuah penginapan di daerah Pemecutan Denpasar Bali," tutur Sabaruddin. 

Atas pemusnahan ini, BNN telah menyelamatkan lebih kurang 7.811 jiwa dari ancaman penyalahgunaan narkotika.(aha/lkf)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Media Belanda Kaget Lihat El Clasico Indonesia Berakhir Mencekam, Nasib Thom Haye di Persib Jadi Perhatian

Media Belanda Kaget Lihat El Clasico Indonesia Berakhir Mencekam, Nasib Thom Haye di Persib Jadi Perhatian

Kemenangan Persib atas Persija dalam laga panas bertajuk El Clasico Indonesia justru meninggalkan luka mendalam bagi Thom Haye. Media Belanda sorot tajam.
SBY: Demokrat dan Prabowo Harus Menjadi Bagian dari Solusi

SBY: Demokrat dan Prabowo Harus Menjadi Bagian dari Solusi

Presiden ke-6 RI sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menegaskan bahwa partainya bersama Presiden Prabowo harus menjadi solusi mengentaskan masalah bangsa.
AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

Presiden ke-6 sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) membeberkan alasan Ketua Umum (Ketum) tak hadiri puncak perayaan Natal Nasional Partai Demokrat, Senin (12/1/2026).
Van Basty Sousa Acungkan Jari Tengah ke Bobotoh, Gelandang Persija Itu Kini Dibayang-bayangi Sanksi Berat PSSI

Van Basty Sousa Acungkan Jari Tengah ke Bobotoh, Gelandang Persija Itu Kini Dibayang-bayangi Sanksi Berat PSSI

Kali ini, sorotan tajam tertuju pada gelandang asing Persija, Van Basty Sousa. Ia terekam kamera sempat mengacungkan jari tengah ke arah tribun penonton berisikan para Bobotoh.
Pro-Kontra Pilkada Tak Langsung Lewat DPRD, Pengamat Ingatkan Risiko Politik Elitis

Pro-Kontra Pilkada Tak Langsung Lewat DPRD, Pengamat Ingatkan Risiko Politik Elitis

Pengamat Citra Institute menilai sistem Pilkada tak langsung akan menjauhkan rakyat dari proses demokrasi yang seharusnya menjadi hak fundamental warga negara.
Harga Gabah Anjlok di Bawah HPP, DPR Desak Pemerintah dan Bulog Bergerak Cepat

Harga Gabah Anjlok di Bawah HPP, DPR Desak Pemerintah dan Bulog Bergerak Cepat

DPR RI menyoroti anjloknya harga gabah di tingkat petani saat musim panen.

Trending

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

Presiden ke-6 sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) membeberkan alasan Ketua Umum (Ketum) tak hadiri puncak perayaan Natal Nasional Partai Demokrat, Senin (12/1/2026).
Gebrakan Gubernur Jabar KDM: Siapkan Sanksi Berat Bagi Proyek Berkualitas Buruk di Jawa Barat

Gebrakan Gubernur Jabar KDM: Siapkan Sanksi Berat Bagi Proyek Berkualitas Buruk di Jawa Barat

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM), mengambil langkah tegas terkait pengerjaan proyek infrastruktur di wilayahnya. 
Thom Haye Diancam Dibunuh, Kini Giliran Allano Lima Kena Rasis setelah Laga Persib Vs Persija Skor 1-0

Thom Haye Diancam Dibunuh, Kini Giliran Allano Lima Kena Rasis setelah Laga Persib Vs Persija Skor 1-0

Di balik pertandingan Persib Bandung Vs Persija Jakarta skor 1-0, gelandang Timnas Indonesia, Thom Haye dapat ancaman pembunuhan hingga Allano Lima kena rasis.
Update Ranking BWF Usai Malaysia Open 2026: Fajar/Fikri Tembus Peringkat 4 Dunia!

Update Ranking BWF Usai Malaysia Open 2026: Fajar/Fikri Tembus Peringkat 4 Dunia!

Berikut update ranking BWF usai gelaran Malaysia Open 2026.
Profil Dino Rossano Hansa, Sosok Adik Kandung Ibu Denada yang Mengasuh Ressa Rizky Rossano Selama 24 Tahun

Profil Dino Rossano Hansa, Sosok Adik Kandung Ibu Denada yang Mengasuh Ressa Rizky Rossano Selama 24 Tahun

Berikut profil sosok Dino Rossano Hansa, adik kandung almarhumah Emilia Contessa sekaligus paman Denada Tambunan, yang mengasuh Al Ressa Rizky Rossano (24).
Hujan Lebat dan Angin Kencang Landa Jakarta, BMKG Wanti-wanti Cuaca Ekstrem hingga 13 Januari 2026

Hujan Lebat dan Angin Kencang Landa Jakarta, BMKG Wanti-wanti Cuaca Ekstrem hingga 13 Januari 2026

Hujan lebat dan angin kencang melanda Jakarta sejak Senin 12 Januari 2026. BMKG peringatkan cuaca ekstrem hingga 13 Januari, warga diminta waspada.
Curhat Pilu Denada, Sosok yang Harusnya Jadi Ayah Malah Ikut Gugat Bersama Ressa Rizky

Curhat Pilu Denada, Sosok yang Harusnya Jadi Ayah Malah Ikut Gugat Bersama Ressa Rizky

​​​​​​​Denada curhat pilu usai digugat Ressa Rizky. Lebih kecewa karena pamannya ikut menggugat. Kuasa hukum ungkap fakta di balik konflik keluarga ini.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT