GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Percakapan Terakhir Ayah dan Korban Kecelakan Bus Pelajar SMK Subang, hingga Pernyataan Saksi Saat Detik-detik Kecelakaan

Kisah percakapan terakhir ayah korban kecelakaan bus rombongan pelajar SMK Lingga Kencana di Ciater, Subang. Keterangan saksi saat kecelakaan maut bus terguling
Senin, 13 Mei 2024 - 10:29 WIB
Pelajar SMK Lingga Kencana Jadi Korban Kecelakaan Bus di Subang
Sumber :
  • Istimewa

tvOnenews.com - Kabar mengenai kisah kekhawatiran dari ayah korban kecelakaan bus rombongan pelajar SMK Lingga Kencana di Ciater, Subang.

Serta, keterangan saksi saat kecelakaan maut bus pariwisata Trans Putera Fajar yang terguling mengangkut siswa SMK Lingga Kencana menjadi berita News terpopuler di tvOnenews.com pada Sabtu (12/5/2024).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Seperti apa informasi mengenai kedua berita terpopuler ini? Simak rangkumannya berikut ini.


Ayah Meta (Korban), Abdul Somad ceritakan percakapan terakhir sebelum kecelakaan bus pelajar SMK di Subang. (Kolase tvOnenews)

Percakapan Terakhir Ayah dan Korban Kecelakaan Maut Bus Pelajar SMK di Subang

Publik dikejutkan dengan adanya kabar memprihatinkan mengenai kecelakaan maut bus rombongan pelajar SMK Lingga Kencana di Ciater, Subang, Jawa Barat, pada Sabtu (11/5/2024) malam.

Hingga kini korban meninggal akibat kecelakaan bus tersebut sebanyak 11 jiwa dan yang lain alami luka-luka berat.

Berdasarkan informasi dari saksi mata yang merupakan warga setempat, bernama Narno, mengatakan bahwa kecelakaan tersebut terjadi sekitar pukul 18.30 WIB.

Bus Pariwisata yang membawa rombongan pelajar SMK itu tergelincir hingga terguling di turunan Ciater.

Tim tvOne mencoba menghubungi salah satu orang tua pelajar yang juga ikut dalam rombongan bus Pariwisata Trans Putera Fajar bernomor polisi AD 7524 OG ini.

Ayah Meta (korban kecelakaan Bus tersebut), Abdul Somad mengatakan dirinya terakhir kali komunikasi dengan anaknya sekitar pukul 17.00 WIB.

“Dia ngomong gini, pak HP jangan dimatiin, ya pak. Hp-nya standby aja. Meta pulang kira-kira malam, dia bilang begitu,” ujar ayah Meta, Abdul Somad kepada tvOne, Sabtu (11/5/2024) malam.

Ia menambahkan, memang sejak awal Abdul Somad tidak mengetahui jadwal bus tersebut tiba kembali ke sekolah anaknya.

Namun, ia katakan sepanjang pengetahuannya, bahwa bus alami kecelakaan adalah bus 1.

Simak berita selengkapnya: HP Jangan Dimatiin Ya Pak, Cerita Ayah Korban Kecelakaan Mengerikan Bus Rombongan SMK di Subang

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA


korban kecelakan maut bus pariwisata rombongan pelajar SMK di Subang bergelimpangan. (Ist)


Saksi Ceritakan Detik-detik Kecelakaan Maut Bus Rombongan Siswa SMK Lingga Kencana di Subang

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

PB PMII Tolak Pelantikan DPD KNPI Sulsel, Nilai Langgar AD/ART

PB PMII Tolak Pelantikan DPD KNPI Sulsel, Nilai Langgar AD/ART

Pelantikan tersebut bertentangan dengan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) organisasi serta mencederai semangat keberhimpunan pemuda.
Fondasi Hukum Kuat Jadi Aset UMKM Perempuan Naik Kelas

Fondasi Hukum Kuat Jadi Aset UMKM Perempuan Naik Kelas

Usaha yang memiliki legalitas jelas, kesiapan finansial, serta perlindungan merek menjadi aset penting untuk naik kelas.
Di Balik Prestasinya, Yolla Yuliana Punya Kisah Cinta dengan Atlet Basket dan Artis Terkenal

Di Balik Prestasinya, Yolla Yuliana Punya Kisah Cinta dengan Atlet Basket dan Artis Terkenal

Di balik prestasinya di lapangan voli, Yolla Yuliana juga memiliki kisah asmara menarik. Dari atlet hingga artis, beberapa pria ternama pernah mengisi hatinya.
Usai Dikritik 'Membosankan', Charles Oliveira Bongkar Strategi Kemenangannya di UFC 326

Usai Dikritik 'Membosankan', Charles Oliveira Bongkar Strategi Kemenangannya di UFC 326

Menuai kritik karena gaya bertarungnya yang mengandalkan gulat, Charles Oliveira akhirnya mengungkap strategi sabar yang membuatnya mengalahkan Max Holloway.
DPR: Telegram Siaga TNI Bukan untuk Sipil, Masyarakat Tak Perlu Cemas

DPR: Telegram Siaga TNI Bukan untuk Sipil, Masyarakat Tak Perlu Cemas

Anggota Komisi I DPR RI, Okta Kumala Dewi, meminta masyarakat tidak perlu khawatir dengan terbitnya Telegram Panglima TNI Nomor TR/283/2026 yang berisi
Sentilan Pedas Conor McGregor ke Charles Oliveira usai Rebut Sabuk BMF: Dia Tidak Pantas

Sentilan Pedas Conor McGregor ke Charles Oliveira usai Rebut Sabuk BMF: Dia Tidak Pantas

Conor McGregor melontarkan kritik pedas kepada Charles Oliveira usai pertarungan perebutan sabuk BMF di UFC 326, menyebut gaya bertarungnya “sangat buruk”.

Trending

Makin Depresi Ditinggal Megawati Hangestri? Pelatih Red Sparks Ungkap Kekecewaan Berat pada Sosok Ini

Makin Depresi Ditinggal Megawati Hangestri? Pelatih Red Sparks Ungkap Kekecewaan Berat pada Sosok Ini

Setelah ditinggal Megawati Hangestri, Red Sparks mengalami penurunan performa di V-League 2025/2026. Kondisi tersebut membuat pelatih Ko Hee-jin mengkritik.
Penuh Haru, Ayah Vidi Aldiano Sebut Doanya Dikabulkan Tuhan Saat Melepas Kepergian Sang Anak

Penuh Haru, Ayah Vidi Aldiano Sebut Doanya Dikabulkan Tuhan Saat Melepas Kepergian Sang Anak

Ayah Vidi Aldiano, Harry Kiss, mengungkap doa yang dikabulkan Tuhan saat melepas kepergian sang anak. Pesannya menyentuh hati banyak orang.
Mau Mudik Lebaran Pakai Mobil Listrik? Sebelum Berangkat Perhatikan Tips Berikut Agar Perjalanan Aman dan Nyaman

Mau Mudik Lebaran Pakai Mobil Listrik? Sebelum Berangkat Perhatikan Tips Berikut Agar Perjalanan Aman dan Nyaman

Apakah Anda berencana untuk menggunakan mobil listrik saat mudik? Sebelum berangkat, persiapkan tips berikut ini agar perjalanan Anda menjadi aman dan nyaman.
Jelang Big Match Liga Champions, Luca Toni Beri Alarm untuk Bayern Munich

Jelang Big Match Liga Champions, Luca Toni Beri Alarm untuk Bayern Munich

Legenda sepak bola Italia, Luca Toni, mengingatkan Bayern Munich agar tidak meremehkan Atalanta jelang pertemuan kedua tim pada babak 16 besar UEFA Champions League musim ini.
Wujud Kepedulian Sosial di Momen Ramadan, Denpom IV/2 Yogyakarta Gandeng Komunitas Jip Santuni Ratusan Anak Panti Asuhan

Wujud Kepedulian Sosial di Momen Ramadan, Denpom IV/2 Yogyakarta Gandeng Komunitas Jip Santuni Ratusan Anak Panti Asuhan

Momentum bulan Ramadan dimanfaatkan oleh Detasemen Polisi Militer (Denpom) IV/2 Yogyakarta untuk menebar kepedulian kepada sesama dengan mengadakan bakti sosial
Usai Diperiksa Bareskrim Polri Terkait Kasusnya soal Toraja, Pandji Berharap Restorative Justice

Usai Diperiksa Bareskrim Polri Terkait Kasusnya soal Toraja, Pandji Berharap Restorative Justice

Komika Pandji Pragiwaksono berharap kasusnya yang diduga menghina suku Toraja dapat diselesaikan melalui restorative justice (RJ). Diketahui, hari ini Pandji
Fondasi Hukum Kuat Jadi Aset UMKM Perempuan Naik Kelas

Fondasi Hukum Kuat Jadi Aset UMKM Perempuan Naik Kelas

Usaha yang memiliki legalitas jelas, kesiapan finansial, serta perlindungan merek menjadi aset penting untuk naik kelas.
Selengkapnya

Viral