News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Isi Lengkap Wawancara Khusus Mahasiswa Unri yang Hampir Dipolisikan Rektor Gara-Gara Protes Kenaikan UKT, Khariq Anhar: Saya Mencoba Berani

Inilah isi lengkap wawancara khusus mahasiswa Universitas Riau (Unri) Khariq Anhar yang hampir dipolisikan rektornya, yakni Sri Indarti gara-gara memprotes kenaikan Uang Kuliah Tunggal (UKT). 
Sabtu, 11 Mei 2024 - 16:44 WIB
Mahasiswa Unri Khariq Anhar
Sumber :
  • Instagram @anharkhar.writer

T: Anda semester berapa dan jurusan apa?

J: (Semester) 8 jurusan Agroteknologi. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

T: Kalau boleh tahu bayar kuliahnya berapa?

J: Saya tidak bayar UKT. Saya KIP (Kartu Indonesia Pintar) Kuliah sebenarnya. Tapi memang dari keluarga yang kurang mampu.

T: Bagaimana respons orang tua, teman-teman dan sahabat terkait kasus yang Anda alami ini?

J: Orang tua sedih, nangis, anaknya mau dimasukin penjara. Tapi orang tua sudah tahu lama sih. Waktu viral pun orang tua jadi lebih tenang karena ternyata banyak dukungan.

Awalnya takut banget anaknya ini mau dipenjara atau di-DO. Jadi dari orang tua posisinya lebih tenang setelah viral.

Dari teman-teman senang ya karena yang kita perjuangkan itu setidaknya sampailah pesannya itu ke mahasiswa. Dan target kami untuk Unri dibahas di tingkat nasional sampai.

Sekarang kan posisinya lagi naik UKT-nya. Itu sampai UKT 12. Bahkan, ada yang UKT-nya itu sampai Rp15 juta. Itu luar biasa kenaikannya.

Kami harap dengan viralnya Unri itu bisa membatalkan kenaikan UKT dari yang dikali dua gitu. Luar biasa mahalnya. 

T: Berarti kenaikannya dua kali lipat?

J: Betul. 

T: Kembali lagi, berarti Senin besok (13/5/2024) itu pemanggilan atau mediasi? 

J: Senin mediasi di Polda. 

T: Kalau pemanggilan akademik sudah ada informasi atau belum?

J: Belum. Sepertinya bukan di waktu “panas” seperti ini. Dapat isu juga bakal dikeluarin

T: Dari peristiwa ini mulai terjadi, Anda pernah bertemu tatap muka berdua tidak dengan rektor secara pribadi? Empat mata?

J: Ini juga yang problematik di kami. Artinya dari pihak rektorat itu sama sekali tidak pernah ngajak duduk.

Cuma dua hari yang lalu itu ngajak duduk untuk mediasi. Kami dapat informasi itu (mediasi dilakukan) karena ditegur oleh Dirjen Dikti secara langsung.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Jadi satu bulan sebelum ini naik (viral) itu enggak ada pemanggilan dari pihak rektorat. Dan kami pernah menemui Wakil Rektor (WR) III untuk membahas ini.

Jadi baru dua pertemuan. Satu, kami yang menginisiasi. Satu lagi, kami enggak bisa jumpa kemarin. 

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral