GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Di Luar Nurul! Pejabat Kementan Bela-Belain Kumpulkan Rp3 Juta per Hari Buat Order Makanan Online SYL

Sidang perkara kasus korupsi yang menjerat mantan Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo (SYL) kembali digelar.
Kamis, 2 Mei 2024 - 07:33 WIB
Eks Mentan SYL
Sumber :
  • Antara

Jakarta, tvOnenews.com - Sidang perkara kasus korupsi yang menjerat mantan Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo (SYL) kembali digelar.

Dalam persidangan terungkao bahwa SYL sering meminta jatah uang harian Rp3 juta untuk membeli keperluannya seperti loundry hingga memesan makanan online.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dana Rp3 juta tersebut rupanya didapatkan dari para pejabat Kementerian Pertanian.

Hal itu diungkap oleh Staf Biro Umum Pengadaan Kementan, Muhammad Yunus di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat.

Dalam sidang tersebut JPU KPK menghadirkan Yunus sebagai saksi di kasus dugaan pemerasan dan gratifikasi SYL.

Saat itu Majelis Hakim Rianto Adam Pontoh menanyakan tentang pengeluaran Kementan yang digunakan untuk kepentingan pribadi.

“Biasa setiap hari itu ada Rp 3 juta kurang lebih Yang Mulia untuk kebutuhan harian di rumah dinas,” ujar Yunus.

“Rp 3 juta kebutuhan harian rumah dinas, saudara serahkan ke siapa?” tanya Hakim.

“Kalau itu ada yang tugas di rumah dinas,” Jawab Yunus.

Tak hanya itu, Yunus juga mengaku memberikan uang kepada para pekerja di rumah dinas SYL.

“Jadi menyiapkan Rp3 juta setiap hari?” tanya Hakim.

“Kadang setiap hari, kadang kalau tergantung habisnya Yang Mulia,” jawan Yunus.

Hakim pun lantas menanyakan asal dana Rp3 juta tersebut.

“Itu anggaran resmi gak Rp3 juta per hari itu?” tanya Hakim.

“Tidak Yang Mulia,” jawab Yunus.

Yunus pun mengatakan bahwa seluruh keperluan di rumah dinas SYL didapatkan dari sejumlah pejabat di Kementan.

“Apakah makanan setiap hari apa bagaimana?” tanya Hakim.

“Makanan online-online gitu, grab food gitu, semacam gitu, kadang juga laundry gitu Pak,” jawab Yunus.

Diberitakan sebelumnya, kasus korupsi yang menjerat mantan Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo (SYL) kembali digelar.

Kali ini jaksa KPK mendatangkan koordinator substansi rumah tangga Kementerian Pertanian (Kementan), Arief Sopian sebagai saksi.

Dalam spersidangan, Arief mengungkapkan fakta mencengangkan tentang penggunaan dana Kementan untuk membayar biduan dangdut.

Tak tanggung-tanggung, dana yang dikucurkan untuk menyewa biduan dangdut mencapai angkat Rp50 hingga Rp100 juta.

Hal tersebut terungkap saat jaksa menanyakan tentang dana yang dikeluarkan denga nama entertainment.

Arief pun lantas membongkar bahwa dana entertainment tersebut digunakan untuk kendatangkan biduan dangdut yang disewa SYL.

"Saksi di sini menyebut ada pengeluaran juga untuk entertain?" kata jaksa.

"Ya termasuk yang tadi Pak," balas Arief.

"Makanya saya tanyakan, ini karena saksi menyebutnya beberapa kali. Sekitar Rp 50 sampai Rp 100 juta, sekali mentransfer untuk entertain. Ini maksudnya entertain bagaimana sih?" tanya jaksa.

"Kadang kan ketika ada acara terus panggil penyanyi, gitu ya. Ada biduan lah, nah itulah yang kita harus bayarkan, gitu, Pak," lanjut Arief.

"Membayar penyanyi-penyanyi itu yang didatangkan?" tanya jaksa lagi.

"Iya betul," jawab Arief.

Dalam persidangan tersebut, jaksa juga menyebut nama Nayunda Nabila.

"Kalau khusus yang tadi ke Nayunda tadi itu. Kalau saya cek, ternyata Nayunda ternyata rising star idol. Itu berapa kali ke yang ke Nayunda?" kata jaksa.

"Satu kali saja," jawab Arief.

Arief menjawab semua pertanyaan jaksa tentang biduan tersebut. Bahkan ia mengaku membayar Nayunda Nabila melalui transfer kepada seseorang bernama Rezky.

"Lalu bagaimana saksi waktu itu Pak Kasdi minta saksi transfer, tapi kemudian bicaranya dengan Rezky waktu itu gimana?"tanya jaksa lagi.

"Kita nanya 'ini transfernya ke mana?' Pak Kasdi kan menyuruh-nyuruh saya untuk transfer. Cuman kan saya mau transfer ke mana, ke rekening siapa. Makanya coba hubungan Rezky," jelas Arief.

"Apakah Rezky yang undang?" tanya jaksa.

"Saya nggak tahu lah, Pak," jawab Arief.

Sosok Nayunda Nabila

Nama biduan dangdut Nayunda Nabila Nizrinah sontak muncul dalam kasus korupsi yang menjerat eks Mentan Syahrul Yasin Limpo (SYL).

Wanita yang akrab disapa Nabila itu disebut ikut mendapatkan dana hasil korupsi yang dilakukan oleh SYL.

Hal tersebut bermula saat jaksa membahas tentang anggara hiburan yang digunakan oleh Kementan terhadap Koor Substansi Rumga.

Tak tanggung-tanggung anggaran tersebut mencapai Rp100 juta sekali transfer.

Dalam persidangan, saksi menyebut bahwa setiap ada acara akan mengundang penyanyi.

Mengetahui hal itu, jaksa pun menanyakan soal nominal yang dibayarkan kepada sang biduan dangdut Nayunda Nabila Nizrinah.

Lalu siapakah sosok Nayunda Nabila?

Diketahui, Nabila merupakan penyanyi dangdut kelahiran 1991 asal Makassar.

Bukan sosok biasa, ia merupakan penyanyi jebolan Rising Star Indonesia Dangsut dan menjadi runner up pada 2021 lalu.

Ia taknya terjun ke dunia dangdut, Nabila juga diketahui pernah mengikuti Indonesian Idol musim ke-7 pada 2012 silam.

Audisi yang diikitinya itu membuahkan hasil Golden Tiket dari juri.

Sebagai seorang penyanyi, rupanya Nabila sebelum mengikuti ajang pencarian bakat sudah lebih dulu merilis album pada 2017 lalu.

Album tersebut berjudul Lelah mengalah. Setahun kemudian Nabila kembali merilis Baru Aku Tahu Cinta Itu Apa.

Sosoknya yang dikenal sebagai penyanyi itu rupanya tak melupakan pendidikannya. Nabila diketahui lulusan S1 Ilmu Hukum Universitas Trisakti.

Tak tanggung-tanggung, Nabila juga pernah mengambil sumpah advokat di Pengadilan Tinggi Makassar. 

Namun profesi advokat rupanya sudah bukan minat Nabila karena dirinya yang sudah terjun ke dunia musik dan entertainment.

Hal itu ia buktikan dengan mengikuti ajang-ajang pencarian bakat.

Setelah lulus dari ajang pencarian bakat, Nabila pun semakin melejit dan dikenal banyak orang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hal itu ia manfaatkan dengan memunculkan bisnis baru yaitu kosmetik yang diberi nama Nayunda Beauty.

Ia juga kerap membagikan aktivitasnya di akun media sosialnya. Nabila terlihat sering berlibur ke luar negeri sepetu Prancis, Dubai, Belanda hingga Thailand.(ree)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ketum PAN Zulhas Lontarkan Pesan Menohok ke Kadernya: Jadi Pejabat Jangan Sok

Ketum PAN Zulhas Lontarkan Pesan Menohok ke Kadernya: Jadi Pejabat Jangan Sok

Ketum PAN, Zulkifli Hasan yang akrab disapa Zulhas melontarkan pesan menohok untuk kadernya, terkait menjadi pejabat agar tidak sombong kepada rakyat.
Detik-detik Polda Metro Jaya Bekuk 3 Pria Ingin Edarkan Ganja 15,5 Kg

Detik-detik Polda Metro Jaya Bekuk 3 Pria Ingin Edarkan Ganja 15,5 Kg

Mencuat kabar terkait detik-detik Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya bekuk 3 pria yang ingin edarkan ganja 15,5 Kg pada Jumat (13/2/2026).
Lewat Program ENTREV, Pemerintah Genjot Penguatan Ekosistem Kendaraan Listrik Nasional

Lewat Program ENTREV, Pemerintah Genjot Penguatan Ekosistem Kendaraan Listrik Nasional

Pemerintah Indonesia terus memperkuat ekosistem kendaraan listrik melalui serangkaian program dan kebijakannya.
Pesulap Merah Akui Tak Selalu Dampingi Istri Saat Dirawat di Rumah Sakit, Ini Alasannya

Pesulap Merah Akui Tak Selalu Dampingi Istri Saat Dirawat di Rumah Sakit, Ini Alasannya

Pesulap Merah akui jarang mendampingi sang istri, Tika Mega Lestari, saat dirawat di rumah sakit. Ia ungkap alasan mengapa tak bisa selalu hadir.
Barcelona Dipermalukan 0-4, Alvaro Arbeloa Kirim Pesan Menohok ke Hansi Flick

Barcelona Dipermalukan 0-4, Alvaro Arbeloa Kirim Pesan Menohok ke Hansi Flick

Adu mulut tidak langsung antara pelatih Alvaro Arbeloa dan juru taktik Barcelona, Hansi Flick, menjadi sorotan usai kekalahan telak Blaugrana 0-4 dari Atletico Madrid di semifinal Copa del Rey.
PF dan UPER Teken 23 MoU Strategis Sekaligus, Misi Perluas Dampak Pendidikan hingga Keberlanjutan

PF dan UPER Teken 23 MoU Strategis Sekaligus, Misi Perluas Dampak Pendidikan hingga Keberlanjutan

23 kesepakatan yang diteken PF dan UPER ini melibatkan unsur pemerintah, perguruan tinggi, industri, hingga komunitas sebagai bagian dari penguatan kolaborasi lintas sektor.

Trending

Ketum PAN Zulhas Lontarkan Pesan Menohok ke Kadernya: Jadi Pejabat Jangan Sok

Ketum PAN Zulhas Lontarkan Pesan Menohok ke Kadernya: Jadi Pejabat Jangan Sok

Ketum PAN, Zulkifli Hasan yang akrab disapa Zulhas melontarkan pesan menohok untuk kadernya, terkait menjadi pejabat agar tidak sombong kepada rakyat.
Detik-detik Polda Metro Jaya Bekuk 3 Pria Ingin Edarkan Ganja 15,5 Kg

Detik-detik Polda Metro Jaya Bekuk 3 Pria Ingin Edarkan Ganja 15,5 Kg

Mencuat kabar terkait detik-detik Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya bekuk 3 pria yang ingin edarkan ganja 15,5 Kg pada Jumat (13/2/2026).
Lewat Program ENTREV, Pemerintah Genjot Penguatan Ekosistem Kendaraan Listrik Nasional

Lewat Program ENTREV, Pemerintah Genjot Penguatan Ekosistem Kendaraan Listrik Nasional

Pemerintah Indonesia terus memperkuat ekosistem kendaraan listrik melalui serangkaian program dan kebijakannya.
John Herdman Full Senyum Jelang FIFA Series 2026, "Si Anak Hilang" Timnas Indonesia Comeback sebagai Starter di Inggris

John Herdman Full Senyum Jelang FIFA Series 2026, "Si Anak Hilang" Timnas Indonesia Comeback sebagai Starter di Inggris

Elkan Baggott kembali starter bersama Ipswich Town. Comeback ini jadi kabar baik bagi pelatih Timnas Indonesia John Herdman jelang FIFA Series 2026 di SUGBK
FIFA Sudah Resmi ACC, 3 Pemain Keturunan Ini Berpotensi Jadi Senjata Mematikan Baru John Herdman di Timnas Indonesia

FIFA Sudah Resmi ACC, 3 Pemain Keturunan Ini Berpotensi Jadi Senjata Mematikan Baru John Herdman di Timnas Indonesia

Tiga pemain keturunan dikabarkan sudah mendapat ACC FIFA untuk dinaturalisasi Timnas Indonesia. Salah satunya kiper yang berpotensi jadi pesaing Paes dan Audero
Dibungkam Yolla Yuliana Cs, Pelatih Jakarta Pertamina Enduro Ungkap Biang Kerok Megawati Hangestri Cs Telan Kekalahan

Dibungkam Yolla Yuliana Cs, Pelatih Jakarta Pertamina Enduro Ungkap Biang Kerok Megawati Hangestri Cs Telan Kekalahan

Tim yang diperkuat Megawati Hangestri, Jakarta Pertamina Enduro, menelan pil pahit pada pertandingan perdana mereka pada seri ke-6 Proliga 2026 di Bojonegoro
Maarten Paes Gigit Jari, John Herdman Mulai Kepincut Kiper Arema untuk Gabung Timnas Indonesia?

Maarten Paes Gigit Jari, John Herdman Mulai Kepincut Kiper Arema untuk Gabung Timnas Indonesia?

Penampilan gemilang Adi Satryo bersama Arema FC di hadapan John Herdman membuka peluang kembali ke Timnas Indonesia. Akankah posisi Maarten Paes terancam?
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT