News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sudah Sombong Ngaku Adik Jenderal TNI, Ternyata Pengemudi Fortuner Viral Tabrak Mobil Lain Pakai Pelat Nomor Dinas Palsu

Terungkap, pengemudi Fortuner viral yang tabrak mobil dan mengaku sebagai adik Jenderal TNI menggunakan pelat nomor palsu. Pengemudi itu pun telah dilaporkan.
Senin, 15 April 2024 - 15:41 WIB
Sudah Sombong Ngaku Adik Jenderal TNI, Ternyata Pengemudi Fortuner Viral Tabrak Mobil Lain Pakai Pelat Nomor Dinas Palsu
Sumber :
  • tvOne

Jakarta, tvOnenews.com - Seorang pengemudi Fortuner viral lantaran bersikap arogan setelah tabrak mobil lain di Jalan Tol Jakarta-Cikampek dan mengaku sebagai adik jenderal TNI.

Sebuah video viral merekam kejadian tersebut, sang pengemudi Fortuner mengaku adik dari jenderal TNI bernama Tony Abrahan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun, nama Tony Abrahan yang disebutkan pengemudi Fortuner viral tidak terdaftar sebagai anggota TNI, apalagi posisi jenderal.

Belakangan terungkap bahwa mobil Fortuner yang viral dengan pelat tersebut terdaftar dengan nama Asep Adang. Ia adalah seorang Purnawirawan TNI.

Pengemudi Fortuner viral (kiri) Marsda TNI Purn Asep Adang (kanan)
(Pengemudi Fortuner viral (kiri) Marsda TNI Purn Asep Adang (kanan). Sumber: Istimewa)

Akan tetapi, menurut Asep Adang, mobil yang harusnya terdaftar dengan pelat nomor itu adalah Pajero Sport, bukan Fortuner.

Melalui pernyataannya, Asep Adang mengaku tidak mengenal pengemudi Fortuner viral yang menggunakan pelat nomor atas nama dirinya.

"Nomor dinas TNI 84337-00 merupakan nomor dinas kendaraan operasional kami sehari-hari di Universitas Pertahanan Republik Indonesia sebagai Guru Besar sejak kami pensiun di tahun 2020," kata Asep.

Ia mengaku sangat dirugikan dengan pencatutan pelat nomor TNI yang selama ini digunakan dirinya sebagai kendaraan dinas.

Pihaknya telah melaporkan pengemudi Fortuner viral itu untuk mencapai titik terang dari masalah ini.

Fortuner viral
(Mobil Fortuner dengan pelat nomor dinas TNI palsu)

Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI, Mayjen R Nugraha Gumilar pun angkat bicara soal pengemudi Fortuner viral yang mengaku adik jenderal tersebut.

Rupanya, pelat nomor dinas yang digunakan Fortuner viral mengaku sebagai jenderal TNI adalah palsu.

"Pengemudi arogan yang menggunakan pelat dinas Mabes TNI ternyata pelat dinas palsu," kata Nugraha, dikutip VIVA, Senin (15/4/2024).

Ia pun memastikan bahwa tidak ada hubungan apapun antara pengemudi tersebut dengan TNI, termasuk pengakuannya sebagai adik jenderal. 

Sebelumnya TNI sempat melakukan penyelidikan terhadap anggotanya yang diduga berkendara secara arogan itu.

Namun, setelah diselidiki pengemudi Fortuner tersebut adalah warga sipil sehingga penyelidikan dihentikan. (iwh)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral