News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Longsor Ancam Warga Bengkalis dan Geser Batas Wilayah NKRI

Longsor Patahan tanah sepanjang 200 meter dari garis pantai ke darat akibat abrasi laut mengancam penduduk di Simpang ayam Kabupaten Bengkalis-Riau. Patahan tanah ini terjadi pada hari Minggu (26/12/21) dan baru diketahui warga pada esok harinya, Senin (27/12/21) Patahan terjadi akibat curah hujan tinggi dan karena hantaman gelombang tinggi yang terus menerus menggerus permukaan garis pantai di desa tersebut.
Selasa, 28 Desember 2021 - 02:47 WIB
Tanah longsor ancam penduduk desa di Kab Bengkalis
Sumber :
  • tvOne

Bengkalis, tvOne

Longsor Patahan tanah sepanjang 200 meter dari garis pantai ke darat akibat abrasi laut mengancam penduduk di Simpang ayam Kabupaten Bengkalis-Riau.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Patahan tanah ini terjadi pada hari Minggu (26/12/21) dan baru diketahui warga pada esok harinya, Senin (27/12/21) Patahan terjadi akibat curah hujan tinggi dan karena hantaman gelombang tinggi yang terus menerus menggerus permukaan garis pantai di desa tersebut.

Kondisi saat ini sangat mengkhawatirkan penduduk desa yang tinggal tidak jauh dari pantai di Kecamatan Bengkalis, Kabupaten Bengkalis Riau.

Warga berharap pemerintah Kabupaten Bengkalis segera melakukan antisipasi untuk mengatasi abrasi pantai agar tidak semakin parah dan mengancam keselamatan kehidupan masyarakat di desa tersebut.

Camat desa Simpang ayam, Mujiono mengatakan Longsor patahan tanah terjadi pada Minggu sore dan baru diketahui esok harinya pada hari Senin oleh warga, penyebab patahan tanah karena abrasi dan curah hujan yang tinggi,  sekitar empat hektar luas longsor patahan tanah yang mengancam ke arah pemukiman warga, kata Mujiono.

Sementara itu, Danramil 01/ Bengkalis Kapten Arh Isnanu yang ikut meninjau lokasi bersama perangkat desa dan kepolisian mengatakan abrasi selain mengancam keselamatan penduduk desa juga menggeser letak Batas NKRI yang perlu menjadi perhatian bersama dan jaga bersama, harus ada upaya penyebaran dari abrasi ini, kata danramil 01/ Bengkalis.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kondisi terkini, diperkirakan garis pantai di desa itu bergeser hingga 200 meter, jika tidak menjadi perhatian kita terutama pemerintah Kabupaten Bengkalis, pergeseran garis pantai akan terus bertambah dan menenggelamkan desa desa yang ada disepanjang garis pantai karena abrasi.(Dedi Eka Putra/Jeg)

 

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Anton Sukartono Suratto, mendorong penguatan regulasi agar Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) memiliki kewenangan lebih tegas dalam menangani konten hoaks di ruang digital.
Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kiper Cremonese yang juga penjaga gawang Timnas Indonesia Emil Audero menyampaikan pesan mengenai kondisinya setelah menjadi korban ledakan flare atau petasan -
Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Polda Metro Jaya mengamankan sebanyak 105 pelaku tawuran di wilayah hukumnya, dalam rangka Operasi Pekat Jaya 2026, yang dimulai sejak tanggal 28 Januari sampai dengan 11 Februari Tahun 2026.
Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Suporter Inter Milan resmi dijatuhi sanksi larangan menghadiri tiga laga tandang usai insiden pelemparan suar ke arah kiper Cremonese Emil Audero dalam laga ...
PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menegaskan dukungan penuh terhadap langkah diplomasi Presiden RI Prabowo Subianto, termasuk keputusan Indonesia terlibat aktif dalam Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian.
Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Timnas futsal Indonesia akan menghadapi tantangan berat saat berjumpa Jepang pada babak semifinal Piala Asia Futsal 2026. Laga tersebut dijadwalkan berlangsung

Trending

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Klub Liga Italia Sassuolo memberikan sambutan hangat kepada pelatih timnas Indonesia John Herdman. John Herdman diketahui menemui kapten timnas Indonesia Jay Idzes dalam sesi latihan Neroverdi.
Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Seorang anak SD berusia 10 tahun berinisial YBR di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan meninggal dunia akibat bunuh diri.
Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Pernyataan lawas Emilia Contessa kembali viral usai kemunculan Ressa. Saat itu ia meminta Denada menikah lagi karena baru punya satu anak.
Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Pemerintah mengajak masyarakat Indonesia untuk memperbarui Surat Tanah yang lama, seperti Girik dan lainnya. Berikut manfaatnya.
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Tragedi kemanusiaan mengguncang tanah air berupa aksi bunuh diri seorang siswa SD di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berinisial YBR (10) akibat tak mampu membeli buku dan pena.
Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT