News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

8 Anggota OPM di Dekai Ditangkap Satgas Damai Cartenz

Satgas Operasi Damai Cartenz-2024, Kamis dini hari (11/4/2024) menangkap delapan anggota OPM di Dekai, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan
  • Reporter :
  • Editor :
Kamis, 11 April 2024 - 22:29 WIB
Berbagai jenis barang bukti yang diamankan saat pengerebekan terhadap anggota OPM di sekitar Kali Go Dekai, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan, Kamis (11/4).
Sumber :
  • (ANTARA/HO/Satgas Damai Cartenz)

Jayapura, tvOnenews.com - Satgas Operasi Damai Cartenz-2024, Kamis dini hari (11/4/2024) menangkap delapan anggota OPM di Dekai, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan.

Kedelapan Anggota OPM yang tertangkap dari kelompok Kopi Tua Heluka dan Yotam Bugiangge.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Dari delapan orang OPM yang ditangkap, dua orang diantaranya teridentifikasi  yaitu Afrika Heluka, merupakan anggota OPM pimpinan Kopi Tua Heluka dan Toni Wetapo alias Toni Giban, anggota Yotam Bugiangge.

Sedangkan enam anggota OPM lainnya masih dimintai keterangannya guna mengungkap identitas dan aksi yang melibatkan mereka, kata Kasatgas ops Damai Cartenz Kombes Faizal Rahmadani dalam keterangan tertulisnya, Kamis.

Dijelaskan, penangkapan itu berawal saat dicurigainya sekelompok orang yang diduga anggota OPM berkumpul di salah satu rumah di sekitar Kali Go sehingga dilakukan penggebrekan.

Delapan anggota OPM itu dua orang teridentifikasi sebagai Afrika Heluka yang masuk dalam DPO karena terlibat dalam penembakan anggota Polres Yahukimo Brigpol Usdar, tanggal 29 November 2022, terlibat dalam penembakan terhadap anggota Brimob Satgas Preventif Operasi Damai Cartenz 2022 yang menyebabkan seorang personel meninggal dunia dan seorang lainnya mengalami luka berat.

Kemudian tanggal 30 Desember 2022, terlibat dalam penembakan Mako Polres Yahukimo, tanggal 1 Maret 2023 turut dalam penyerangan terhadap Dandim 1715/Yahukimo yang menyebabkan seorang orang anggota TNI meninggal dunia dan penembakan pesawat Trigana Air B737 PK-YSC tanggal 11 Maret 2023.

Anggota OPM bernama Toni Wetapo alias Toni Giban, yang merupakan anggota OPM pimpinan Yotam Bugiangge diduga terlibat dalam pembantaian terhadap pendulang di tambang emas ilegal yang ada di Kali I tanggal 16 Oktober 2023 hingga menewaskan 13 orang meninggal dunia, seorang mengalami luka-luka dan dua orang lainnya tidak ditemukan serta terakhir terlibat dalam penembakan Pesawat Wings Air di bandara Nop Goliat Dekai, Yahukimo tanggal 17 Februari 2024 lalu .

Satgas Ops Damai Cartenz juga mengamankan barang bukti berupa lima buah parang, satu pucuk senapan angin, du buah busur panah dan berbagai barang bukti lainnya, kata Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz Kombes Faizal Rahmadani.

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 5 Zodiak Paling Berlimpah Cuan pada 4 Februari 2026: Sagitarius Dapat Uang Kaget

Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 5 Zodiak Paling Berlimpah Cuan pada 4 Februari 2026: Sagitarius Dapat Uang Kaget

Tanggal 4 Februari 2026 diprediksi menjadi hari spesial bagi beberapa zodiak yang secara finansial sedang berada di jalur emas. Apakah zodiakmu salah satunya?
MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

Mahkamah Konstitusi (MK) secara resmi menolak permohonan pengujian Pasal 2 ayat (1) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan, yang bertujuan agar pernikahan beda agama memiliki kepastian hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.
Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Presiden Prabowo juga menyoroti masalah lingkungan hidup. Pemerintah berkomitmen penuh dalam mengelola masalah sampah secara masif dan terpadu.

Trending

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.
Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Presiden Prabowo juga menyoroti masalah lingkungan hidup. Pemerintah berkomitmen penuh dalam mengelola masalah sampah secara masif dan terpadu.
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai hari ini 2 Februari 2026 pemilik sertifikat tanah girik, petok hingga letter C tahun 1967-1997 sudah tidak berlaku lagi.
Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Kejaksaan mengembalikan berkas perkara Roy Suryo cs terkait kasus tudingan ijazah palsu Presiden ke-7 Joko Widodo atau Jokowi.
Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Ustaz Adi Hidayat jelaskan tentang amalan di malam Nisfu Sya'ban, kenali hadis yang shahih, dhaif, dan waspadai hadis palsu.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT