News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ada Kabar Buruk, Pemudik Harus Waspada Gelombang Laut Merak-Bakauheni saat Idul Fitri 2024, Segini Ketinggiannya

BMKG mengabarkan kondisi gelombang laut dan cuaca penyebrangan Merak-Bakauheni jadi informasi penting untuk pemudik saat periode mudik saat Idul Fitri 2024.
Selasa, 9 April 2024 - 20:52 WIB
Ilustrasi gelombang laut penyebrangan Merak-Bakauheni saat Idul Fitri 2024
Sumber :
  • ANTARA

Jakarta, tvOnenews.com - Sebelumnya Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengabarkan terkait kondisi gelombang laut untuk menjadi informasi penting terkait penyebrangan Merak-Bakauheni periode mudik saat Idul Fitri 2024.

Radar maritime yang dipasang oleh BMKG berada di sejumlah titik, termasuk penyebrangan Merak-Bakauheni saat Idul Fitri 2024 terus memantau tingginya gelombang laut untuk menjadi patokan pemudik yang ingin melakukan perjalanan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dilansir dari kanal resmi BMKG, kondisi gelombang laut masih terhitung kategori sedang di jalur penyebrangan Merak-Bakauheni saat periode Hari Raya Idul Fitri 1445 H yang telah resmi ditetapkan dari sidang isbat, Rabu (10/4/2024).

Ketinggian gelombang laut di jalur penyebrangan Merak-Bakauheni diprediksi dari 0,5 meter sampai 1.25 meter dengan kondisi angin jalur penyebrangan yang secara umum dari 10 sampai 15 knots.

Adapun kondisi arus jalur penyebrangan yang terletak dari Merak-Bakaheuni mencapai 30-45 cm/s.

Kehadiran radar maritime disebut sangat membantu berdasarkan keterangan dari Kepala BMKG Dwikorita Karnawati saat turut mensukseskan Mudik Ceria Penuh Makna pada Periode Libur Hari Raya Idul Fitri di Auditorium Angkasa Pura II, Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng, Banten, Jumat (5/4/2024) lalu.

Lantaran kehadiran radar maritime sebagai bentuk informasi peringatan dini pada cuaca ekstrem yang terjadi di berbagai wilayah Indonesia, salah satunya di Merak-Bakauheni.

Kata Dwikorita, untuk mendeteksi gelombang laut yang terjadi biasanya tiga jam sebelum kejadian berlangsung.

Data tersebut tentunya akan dijadikan sebagai data mitigasi untuk stakeholder yang berada di pelabuhan sebagai pengatur waktu saat penyebrangan agar tetap menciptakan rasa aman dan nyaman.

Sebelumnya BMKG menyampaikan sudah menerapkan salah satu platform yang dipakai untuk memantau kondisi cuaca maupun gelombang pada momen Idul Fitri 2024.

Platform yang terpasang dikhususkan untuk jalur laut, BMKG mempunyai layanan informasi bernama Indonesian Wweather Information for Shipping (INAS-WIS).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Biasanya INA-WIS dikenal sebagai Sistem Informasi Cuaca Maritim yang menyediakan informasi untuk menginput data kapal, prakiraan cuaca jalur pelayaran.

Kemudian, ada extreme weather terhadap kategori kapal cargo, barge, fery, dan fishing. Ada juga safety risk index yang diperuntukkan kapal, BMKG Ocean Modeling, prediksi cuaca di pelabuhan, satelit cuaca untuk awan, satelit altimetri atau gelombang laut, serta arus laut significant.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dedi Mulyadi Tegur Keras Kontraktor, Gedung Proyek Memakan Jalan Provinsi dan Belum Miliki IMB: Bapak Pelit

Dedi Mulyadi Tegur Keras Kontraktor, Gedung Proyek Memakan Jalan Provinsi dan Belum Miliki IMB: Bapak Pelit

Dedi Mulyadi tegur kontraktor yang bangun gedung memakan jalan provinsi tanpa IMB. Proyek harus dibongkar, ia sebut kontraktor ‘Bapak Pelit'. Simak beritanya!
Ramalan Keuangan Zodiak Besok, 10 April 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

Ramalan Keuangan Zodiak Besok, 10 April 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

​​​​​​​Ramalan keuangan zodiak besok, 10 April 2026, untuk Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces. Panduan strategi finansial harian.
Persib Bandung Tanpa Julio Cesar Vs Bali United, Bojan Hodak Santai: Pengganti Lebih Siap!

Persib Bandung Tanpa Julio Cesar Vs Bali United, Bojan Hodak Santai: Pengganti Lebih Siap!

Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, membeberkan kondisi terkini timnya jelang laga lawan Bali United pada pekan ke-27 BRI Super League 2025-2026.
Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Kunjungan kapten Red Sparks, Yeum Hye-seon ke Indonesia langsung memicu spekulasi besar: apakah ini menjadi langkah awal untuk reuni Megawati Hangestri di V-League
Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menindak tegas jajarannya yang dinilai hambat pelayanan publik. Kepala Samsat Soekarno-Hatta resmi dinonaktifkan sementara.
WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

Kebijakan work from home (WFH) bagi ASN di lingkungan Pemkot Surabaya yang diterapkan setiap Jumat menuai sorotan dari Komisi A DPRD Kota Surabaya.

Trending

Ramalan Keuangan Zodiak 10 April 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

Ramalan Keuangan Zodiak 10 April 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

​​​​​​​Ramalan keuangan zodiak 10 April 2026 untuk Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo. Panduan harian agar keputusan uang lebih bijak dan strategis.
Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menindak tegas jajarannya yang dinilai hambat pelayanan publik. Kepala Samsat Soekarno-Hatta resmi dinonaktifkan sementara.
WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

Kebijakan work from home (WFH) bagi ASN di lingkungan Pemkot Surabaya yang diterapkan setiap Jumat menuai sorotan dari Komisi A DPRD Kota Surabaya.
Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Kunjungan kapten Red Sparks, Yeum Hye-seon ke Indonesia langsung memicu spekulasi besar: apakah ini menjadi langkah awal untuk reuni Megawati Hangestri di V-League
Gagal Lolos ke Piala Dunia 2026, Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Dilarang Main di Liga Belanda

Gagal Lolos ke Piala Dunia 2026, Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Dilarang Main di Liga Belanda

Seorang pemain timnas memutuskan untuk menjadi warga negara Belanda lagi. Hal ini seiring dengan larangan bermain di Liga Belanda.
Gubernur Dedi Mulyadi Nonaktifkan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Buntut Cuek Aturan Pajak Kendaraan Tanpa KTP

Gubernur Dedi Mulyadi Nonaktifkan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Buntut Cuek Aturan Pajak Kendaraan Tanpa KTP

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) menonaktifkan sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Kota Bandung imbas temuan dugaan abaikan aturan pembayaran pajak kendaraan bermotor (PKB) tanpa KTP pemilik pertama.
Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Gagal ke Piala Dunia 2026, Bakal Dilarang Main di FIFA Matchday?

Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Gagal ke Piala Dunia 2026, Bakal Dilarang Main di FIFA Matchday?

Seorang pemain timnas telah memutuskan untuk menjadi warga negara Belanda lagi usai kegagalan lolos ke Piala Dunia 2026. Hal ini bisa berimplikasi kepada ketersediaannya di FIFA Matchday.
Selengkapnya

Viral