News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kasus OTT Gubernur Malut Diduga Seret Perusahaan Nikel Mineral Trobos dan Malut United, Pihak MT Sayangkan Pemberitaan

Asghar Saleh selaku pihak dari Mineral Trobos dan Malut United angkat bicara terkait kasus OTT Gubernur Malut nonaktif AGK yang menyeret nama perusahaan tambang tersebut.
Selasa, 2 April 2024 - 13:03 WIB
Suasana sidang kasus OTT di Pengadilan Negeri Tipikor Ternate, Selasa (2/4/2024)
Sumber :
  • Abdul Fatah-Antara

Jakarta, tvOnenews.com - Kasus OTT Gubernur Maluku Utara nonaktif Abdul Gani Kasuba (AGK) beberapa waktu lalu ternyata banyak dikaitkan dengan salah satu perusahaan tambang nikel terkemuka, yakni Mineral Trobos dan klub Liga 1 Malut United.

Terkait hal tersebut, Asghar Saleh selaku pihak dari Mineral Trobos dan Malut United angkat bicara.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Asghar tampak menyayangkan santernya pemberitaan kasus korupsi tersebut yang dikaitkan dengan Mineral Trobos dan Malut United.

"Media harusnya menulis fakta di persidangan tanpa menambah kurang yang terjadi. Apalagi beropini dengan menambah informasi yang tak berdasar," kata Asghar Saleh dilansir tvOnenews.com dari Antara, Selasa (2/4/2024).

Asghar menepis bahwa tidak pernah ada penyebutan nama perusahaan atau pihak mana yang memberikan uang.

Ia berharap informasi yang beredar semestinya harus sesuai dengan fakta persidangan.

Kabar terseretnya perusahaan nikel MT mulai santer setelah Majelis Hakim yang dipimpin Rommel Franciskus Tampubolon menanyakan terkait uang yang berikan ke AGK melalui menantunya di kediaman Gubernur Malut sebesar Rp100 juta.

Namun dalam sidang tersebut, tidak ada yang menyebut dari mana atau dari perusahaan apa uang itu berasal.

"Jika ada, tentunya kami dipanggil penyidik dan kalaupun ada pemberitaan yang tidak sesuai dengan fakta persidangan ini sangat mengganggu, karena nama Mineral Trobos dan nama bos Malut United diduga memberikan suap ke Gubernur Malut AGK," kata Asghar.

tvonenews

Bos Mineral Trobos Tidak Pernah Bertemu AGK

Dikatakan bahwa uang sebesar Rp100 juta yang diisi dalam kantong plastik dan diterima Andi berasal dari Bendahara Perkim Malut atas perintah Adnan Hasanuddin.

Sedangkan bos Mineral Trobos, David Glen, dalam satu tahun terakhir ini tidak pernah bertemu dengan Gubernur AGK, kecuali saat Malut United bertanding di Liga 2 Pegadaian, tepatnya di Stadion Cikarang dan itu tidak ada hubungan izin tambang yang dibuat pada tahun 2019 dengan keterkaitan Gubernur AGK dalam kasus OTT.

Asghar menyatakan, kalaupun ada bukti aliran dana dari Mineral Trobos ke beberapa orang tersangka dalam kasus OTT Gubernur Malut nonaktif ini, pasti akan mendapat panggilan dari penyidik.

Sebab dari keterangan yang diperoleh pada  sidang lanjutan, ternyata banyak pihak swasta yang aliran transfer dana masuk melalui beberapa nomor rekening tentunya dipanggil penyidik.

Sehingga, dirinya menyebut ada pemberitaan yang tidak mendasar alias hoax dan harus diluruskan ke publik.

Bahkan, kata Asghar, ini narasinya cenderung mencemarkan nama baik yang tidak mendasar dan paling krusial selama persidangan kalau disebut nama lain dan akan ada berstatus terduga, saksi atau tersangka dipanggil penyidik.

Asghar bahkan mengikuti betul sidang kasus OTT gubernur nonaktif dan adanya pertanyaan hakim terhadap saksi Andi, kemudian ada penjelasan di bagian akhir Gubernur Malut AGK menyebut meminta bantu uang dari pengusaha, tetapi dari pihak Mineral Trobos merasa tidak ada uang yang diberikan ke Gubernur.

Dia mengakui, akibat dari pemberitaan ini sangat tidak mendasar ini sangat merugikan pihak perusahaan dan nama David Glen secara pribadi serta Malut United

Seperti diketahui, Pengadilan Negeri Tipikor Ternate Malut menghadirkan empat orang saksi dalam kasus dugaan suap proyek pengadaan dan perizinan di Pemprov Malut dengan agenda pemeriksaan saksi dan tanggapan untuk terdakwa Stevi Thomas.

Dalam persidangan itu, terungkap adanya pengakuan dari seorang saksi menerima uang sebesar Rp100 juta dalam kantong plastik yang diterima Andi di kediaman AGK.

Tetapi, diketahui uang itu merupakan uang yang diberikan Bendahara Perkim Malut atas perintah Adnan Hasanuddin bukan perusahaan maupun pengusaha.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sementara, Mantan Ketua Partai Gerindra Maluku Utara Muhaimin Syarif dalam kesaksiannya di persidangan itu mengaku mantan Gubernur AGK memiliki kedekatan dengan dirinya.

Dia hanya mengaku kalau sejauh ini tidak dapat proyek dari Pemprov Malut dan hanya proyek yang dikerjakan menggunakan alat beratnya dan tidak pernah mentransfer uang. (af/rpi)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pantas KDM Cabut Izin SMK IDN Bogor, Ternyata Pihak Sekolah Tidak Mengurus Perizinan Selama 4 Tahun

Pantas KDM Cabut Izin SMK IDN Bogor, Ternyata Pihak Sekolah Tidak Mengurus Perizinan Selama 4 Tahun

Komisi V DPRD Jawa Barat menyayangkan pihak SMK IDN Bogor tidak mengurus perizinan selama kurang lebih empat tahun hingga berimbas terhadap nasib para siswa....
Dean James Akhirnya Buka-bukaan Soal Skandal Paspor Indonesia di Belanda: Saya Dinonaktifkan dan ...

Dean James Akhirnya Buka-bukaan Soal Skandal Paspor Indonesia di Belanda: Saya Dinonaktifkan dan ...

Bek andalan Go Ahead Eagles Dean James akhirnya bisa bernapas lega. Setelah sempat terjerat polemik administratif bertajuk “Passportgate”, pemain Timnas Indone-
KPK Ungkap Alasannya Tetapkan Tersangka Terhadap Ajudan Gubernur Riau Marjani

KPK Ungkap Alasannya Tetapkan Tersangka Terhadap Ajudan Gubernur Riau Marjani

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap alasannya menetapkan tersangka terhadap Marjani selaku ajudan Gubernur Riau, Abdul Wahid. KPK menyebut berdasarkan
Tak Gentar, KPK Siap Hadapi Gugatan Rp11 Miliar dari Kubu Ajudan Gubernur Riau

Tak Gentar, KPK Siap Hadapi Gugatan Rp11 Miliar dari Kubu Ajudan Gubernur Riau

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) siap menghadapi gugatan perbuatan melawan hukum yang diajukan oleh ajudan Gubernur Riau, Marjani. Pelaksana tugas Direktur
Kata Kurniawan Dwi Yulianto setelah Sempat Diragukan Akibat Hasil Minor di Laga Uji Coba,  Kini Buktikan Progres Menjanjikan Timnas Indonesia U-17 di Piala AFF U-17

Kata Kurniawan Dwi Yulianto setelah Sempat Diragukan Akibat Hasil Minor di Laga Uji Coba, Kini Buktikan Progres Menjanjikan Timnas Indonesia U-17 di Piala AFF U-17

Langkah awal manis berhasil ditorehkan oleh Timnas Indonesia U-17 dalam ajang Piala AFF U-17 2026. Bertanding di hadapan pendukung sendiri di Stadion Gelora Jok
Jay Idzes Diprediksi Absen di Piala AFF 2026, Bung Ropan Usulkan Sosok Pengganti yang Bisa Jadi Andalan

Jay Idzes Diprediksi Absen di Piala AFF 2026, Bung Ropan Usulkan Sosok Pengganti yang Bisa Jadi Andalan

Jay Idzes diprediksi absen di Piala AFF 2026 karena bukan agenda FIFA. Bung Ropan usulkan John Herdman maksimalkan kekuatan pemain lokal sebagai solusi.

Trending

Jay Idzes Diprediksi Absen di Piala AFF 2026, Bung Ropan Usulkan Sosok Pengganti yang Bisa Jadi Andalan

Jay Idzes Diprediksi Absen di Piala AFF 2026, Bung Ropan Usulkan Sosok Pengganti yang Bisa Jadi Andalan

Jay Idzes diprediksi absen di Piala AFF 2026 karena bukan agenda FIFA. Bung Ropan usulkan John Herdman maksimalkan kekuatan pemain lokal sebagai solusi.
Kata Kurniawan Dwi Yulianto setelah Sempat Diragukan Akibat Hasil Minor di Laga Uji Coba,  Kini Buktikan Progres Menjanjikan Timnas Indonesia U-17 di Piala AFF U-17

Kata Kurniawan Dwi Yulianto setelah Sempat Diragukan Akibat Hasil Minor di Laga Uji Coba, Kini Buktikan Progres Menjanjikan Timnas Indonesia U-17 di Piala AFF U-17

Langkah awal manis berhasil ditorehkan oleh Timnas Indonesia U-17 dalam ajang Piala AFF U-17 2026. Bertanding di hadapan pendukung sendiri di Stadion Gelora Jok
Driver Taksi Online Tewas Terkapar di Selatan Stasiun Tugu Yogyakarta, Surat Berobat Korban Ditemukan di Lokasi

Driver Taksi Online Tewas Terkapar di Selatan Stasiun Tugu Yogyakarta, Surat Berobat Korban Ditemukan di Lokasi

Seorang driver taksi online ditemukan tewas terkapar di area selatan Stasiun Tugu Yogyakarta pada Senin (13/4) pagi. Kondisi tersebut mengundang perhatian warga
KPK Periksa 6 Saksi Terkait Kasus Wali Kota Madiun, Ada Sekda

KPK Periksa 6 Saksi Terkait Kasus Wali Kota Madiun, Ada Sekda

KPK memeriksa enam saksi terkait kasus dugaan pemerasan bermodus fee proyek, dana CSR serta penerimaan lainnya yang menjerat Wali Kota Madiun, Maidi. Enam saksi
Terpopuler Timnas Indonesia: 2 Striker Keturunan Borong Gol, Skuad Mewah 'Local Pride' Tanpa Pemain Eropa Pilihan John Herdman

Terpopuler Timnas Indonesia: 2 Striker Keturunan Borong Gol, Skuad Mewah 'Local Pride' Tanpa Pemain Eropa Pilihan John Herdman

Kabar terbaru Timnas Indonesia kembali jadi sorotan publik. Mulai dari calon striker naturalisasi yang on fire, hingga bocoran skuad full lokal untuk Piala AFF.
Timnas Indonesia Akhirnya Jadi Hadapi Italia di Playoff Piala Dunia 2026? Iran di Ambang Pencoretan FIFA

Timnas Indonesia Akhirnya Jadi Hadapi Italia di Playoff Piala Dunia 2026? Iran di Ambang Pencoretan FIFA

Timnas Indonesia bisa saja menghadapi Italia di playoff Piala Dunia 2026. Prediksi mengenai pencoretan Iran oleh Federasi Sepak Bola Dunia (FIFA) meningkat.
Bangunan Liar Dibongkar, Pedagang Justru Ucap Terima Kasih ke Dedi Mulyadi Berkat Kompensasi

Bangunan Liar Dibongkar, Pedagang Justru Ucap Terima Kasih ke Dedi Mulyadi Berkat Kompensasi

Penertiban bangunan liar di Lembang oleh Dedi Mulyadi justru disambut positif pedagang. Ini karena dapat Kompensasi modal usaha dan pembukaan rekening.
Selengkapnya

Viral