News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ganjar-Mahfud Kalah di Kandang Banteng di Jateng dan Bali, TPN Akhirnya Langsung Buka Suara

Deputi Hukum TPN Ganjar-Mahfud, Todung Mulya Lubis, mengaku masih tak menyangka dengan Ganjar dan Mahfud kalah suara di Provinsi Jawa Tengah (Jateng) dan Bali.
Rabu, 20 Maret 2024 - 21:35 WIB
Todung Mulya Lubis di Posko Pemenangan Ganjar-Mahfud, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (20/3/2024).
Sumber :
  • Tim tvOnenews/Syifa Aulia

Jakarta, tvOnenews.com - Deputi Hukum TPN Ganjar-Mahfud, Todung Mulya Lubis, mengaku masih tak menyangka dengan Ganjar dan Mahfud kalah suara di Provinsi Jawa Tengah (Jateng) dan Bali.

Padahal Jateng dan Bali adalah kandang PDIP selaku partai utama yang mengusung Ganjar-Mahfud. Namun, yang menang di dua provinsi tersebut adalah pasangan Prabowo-Gibran.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Todung mengaku tidak percaya keduanya kalah suara dengan Prabowo-Gibran.

“Saya sebagai deputi hukum dari paslon 03 Ganjar-Mahfud itu ikut kampanye ke beberapa tempat. Saya tidak pernah percaya kenapa Ganjar-Mahfud itu tidak bisa menang di Bali. Padahal itu stronghold-nya (benteng) PDIP, kenapa Ganjar kalah di Jateng,” ucap Todung di Posko Pemenangan Ganjar-Mahfud, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (20/3/2024).

Dia juga tidak percaya Ganjar dan Mahfud bisa kalah di Sulawesi Utara dan Nusantara Tenggara Timur (NTT).

tvonenews

“Kenapa Ganjar kalah di Sulawesi Utara, unbelievable. NTT juga,” katanya.

Dari kekalahan itu; dia menduga ada yang tidak beres dalam pelaksanaan Pemilu 2024.

Oleh karena itu, Todung menyebut pihaknya akan menggugat hasil Pilpres 2024 ke Mahkamah Konstitusi (MK).

Dia menjelaskan gugatan itu bukan berarti pihaknya tidak percaya dengan hasil penghitungan suara yang dilakukan KPU RI.

Namun, pihaknya hanya ingin mengoreksi sejumlah kesalahan dalam proses pemilu.

“Jadi buat saya, there is something wrong with the election. Ada yang salah dengan proses pemilihan umum. Bukan kita menolak pemilu, tapi kita ingin memperbaiki dan mengoreksi kesalahan-kesalahan itu,” tegas Todung.

Diketahui, Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI telah menyelesaikan Rapat Pleno Rekapitulasi Hasil Penghitungan Suara Tingkat Nasional. Dari penghitungan sementara, Prabowo-Gibran menang di 36 Provinsi di Indonesia

Seluruh Provinsi yang berjumlah 38 telah melaksanakan atau menyampaikan perolehan suara hasil pemilu 2024 di wilayahnya masing masing di Kantor KPU RI, Menteng, Jakarta Pusat.

KPU juga sudah mengesahkan dua perolehan suara di Provinsi Papua dan Papua Pegunungan dalam rekapitulasi suara nasional terakhirnya hari ini, Rabu (30/3/2024).

Jika dilihat secara keseluruhan, Prabowo-Gibran unggul di 36 Provinsi dalam perolehan suara Pemilihan Presiden (Pilpres).

Untuk pasangan nomor urut 01 Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar hanya mampu memperoleh keunggulan suara di 2 Provinsi.

Sementara pasangan nomor urut 03 Ganjar - Mahfud dapat dipastikan tidak memiliki keunggulan suara di sejumlah wilayah di Indonesia.

Berikut adalah rincian wilayah yang memenagkan Prabowo - Gibran : Yogyakarta, Gorontalo, Kalimantan Tengah, Bali, Bangka Belitung, Kalimantan Barat, Sumatera Selatan, Lampung, Jawa Tengah, Kalimantan Utara, DKI Jakarta, Kepulauan Riau, Nusa Tenggara Timur, Banten.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Provinsi lainnya Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, Jawa Timur, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Barat, Riau, Papua Barat, Bengkulu, Sulawesi Utara, Sulawesi Selatan, NTB, Papua Selatan, Jambi, Sumatera Utara, Maluku Utara, Sulawesi Tengah, Papua Tengah, Papua Barat Daya, Jawa Barat, Maluku, Papua Pegunungan dan Papua.

Untuk pasangan nomor urut 01 Anies Baswedan - Muhaimin Iskandar unggul di Provinsi Sumatera Barat dan Aceh.(saa/lkf)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dedi Mulyadi Tegur Keras Kontraktor, Gedung Proyek Memakan Jalan Provinsi dan Belum Miliki IMB: Bapak Pelit

Dedi Mulyadi Tegur Keras Kontraktor, Gedung Proyek Memakan Jalan Provinsi dan Belum Miliki IMB: Bapak Pelit

Dedi Mulyadi tegur kontraktor yang bangun gedung memakan jalan provinsi tanpa IMB. Proyek harus dibongkar, ia sebut kontraktor ‘Bapak Pelit'. Simak beritanya!
Ramalan Keuangan Zodiak Besok, 10 April 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

Ramalan Keuangan Zodiak Besok, 10 April 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

​​​​​​​Ramalan keuangan zodiak besok, 10 April 2026, untuk Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces. Panduan strategi finansial harian.
Persib Bandung Tanpa Julio Cesar Vs Bali United, Bojan Hodak Santai: Pengganti Lebih Siap!

Persib Bandung Tanpa Julio Cesar Vs Bali United, Bojan Hodak Santai: Pengganti Lebih Siap!

Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, membeberkan kondisi terkini timnya jelang laga lawan Bali United pada pekan ke-27 BRI Super League 2025-2026.
Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Kunjungan kapten Red Sparks, Yeum Hye-seon ke Indonesia langsung memicu spekulasi besar: apakah ini menjadi langkah awal untuk reuni Megawati Hangestri di V-League
Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menindak tegas jajarannya yang dinilai hambat pelayanan publik. Kepala Samsat Soekarno-Hatta resmi dinonaktifkan sementara.
WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

Kebijakan work from home (WFH) bagi ASN di lingkungan Pemkot Surabaya yang diterapkan setiap Jumat menuai sorotan dari Komisi A DPRD Kota Surabaya.

Trending

Ramalan Keuangan Zodiak 10 April 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

Ramalan Keuangan Zodiak 10 April 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

​​​​​​​Ramalan keuangan zodiak 10 April 2026 untuk Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo. Panduan harian agar keputusan uang lebih bijak dan strategis.
Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menindak tegas jajarannya yang dinilai hambat pelayanan publik. Kepala Samsat Soekarno-Hatta resmi dinonaktifkan sementara.
WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

Kebijakan work from home (WFH) bagi ASN di lingkungan Pemkot Surabaya yang diterapkan setiap Jumat menuai sorotan dari Komisi A DPRD Kota Surabaya.
Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Kunjungan kapten Red Sparks, Yeum Hye-seon ke Indonesia langsung memicu spekulasi besar: apakah ini menjadi langkah awal untuk reuni Megawati Hangestri di V-League
Gagal Lolos ke Piala Dunia 2026, Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Dilarang Main di Liga Belanda

Gagal Lolos ke Piala Dunia 2026, Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Dilarang Main di Liga Belanda

Seorang pemain timnas memutuskan untuk menjadi warga negara Belanda lagi. Hal ini seiring dengan larangan bermain di Liga Belanda.
Gubernur Dedi Mulyadi Nonaktifkan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Buntut Cuek Aturan Pajak Kendaraan Tanpa KTP

Gubernur Dedi Mulyadi Nonaktifkan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Buntut Cuek Aturan Pajak Kendaraan Tanpa KTP

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) menonaktifkan sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Kota Bandung imbas temuan dugaan abaikan aturan pembayaran pajak kendaraan bermotor (PKB) tanpa KTP pemilik pertama.
Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Gagal ke Piala Dunia 2026, Bakal Dilarang Main di FIFA Matchday?

Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Gagal ke Piala Dunia 2026, Bakal Dilarang Main di FIFA Matchday?

Seorang pemain timnas telah memutuskan untuk menjadi warga negara Belanda lagi usai kegagalan lolos ke Piala Dunia 2026. Hal ini bisa berimplikasi kepada ketersediaannya di FIFA Matchday.
Selengkapnya