News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pendeta Soal War Takjil: Soal Agama Kita Toleran, Soal Takjil Kita Duluan

Bulan Ramadhan memang tak pernah lepas dengan berbagai hal yang disebut 'Ramadhan Dump'. Kini Ramadhan 2024 viral karena adanya tren war takjil berbuka puasa
Rabu, 20 Maret 2024 - 06:30 WIB
Viral Pendeta Ajak Jemaah War Takjil
Sumber :
  • TikTok @mewlon3

Jakarta, tvOnenews.com - Bulan Ramadhan memang tak pernah lepas dengan berbagai hal yang disebut 'Ramadhan Dump'. 

Belakangan ini terdapat salah satu trend Ramadhan yang berbeda dari sebelumnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Jika sebelumnya sering ada trend perang sarung, kini terdapat perang atau war takjil.

Yang menarik war takjil ini dilakukan antara umat islam dan non-muslim.

Namun hal tersebut hanyalah guyonan netizen saja untuk memeriahkan momen Ramadhan.

Guyonan war takjil bermula ketika umat non-muslim yang lebih semangat membeli takjil daripada umat muslim.

Bahkan disebutkan, war takjil sudah berlangsung sejak siang hari saat umat muslim sedang lesu karena berpuasa.

Hal tersebut membuat umat muslim mengaku sampai tidak kebagian takjil karena sudah dahulu dibeli oleh non-muslim.

Trend tersebut pun menjadi viral dan dijadikan sebagai ajang saling balas antara umat muslim dan non-muslim.

Bahkan war takjil banyak dikatakan sebagai jokes toleransi antar umat beragama.

War takjil juga disebut sebagai ajang perdamaian masyarakat. Apalagi sebelumnya masyarakat tengah memanas karena Pemilu 2024 yang baru saja berlangsung.

Tren war takjil pun masih berlanjut, bahkan baru-baru ini beredar sebuab video yang melihatkan pendeta mengajak jemaahnya berburu takjil.

Pendeta yang diketahui bernama Marcel Saerang itu mengajak jemaahnya war takjil.

Salah satu pendeta tersebut yakni Marcel Saerang. Diketahui bahwa Marcel Saerang ini merupakan pendeta di Gereja Tiberias.

“Soal agama kita toleran, kalo soal takjil kita duluan,” kata Pendeta Marcel Saerang mengutip akun TikTok @mewlon3.

Perkataan Pendeta Marcel sontak disambut oleh tawa para jemaahnya yang hadir.

Tak sampai disitu, sang pendeta kembali berkelakar mengajak jemaahnha berburu takjil mulai pukul 15.00 WIB.

“Jam 3 kita standby, pas yang lain lagi lemes-lemesnya. Walaupun ada yang bilang nanti pas Paskah mereka belanja duluan, kita Paskah pake kinderjoy,” lanjutnya sambil tertawa.

Video tersebut viral dan mendapatkan reaksi dati netizen. Netizen pun turut berkomentar hal-hal lucu tentang hal tersebut.

“Hati hati ya pak pendetaa., sy sudah kerja sama dgn tmn ku mau culik bapak biar hari paskah nnti kalian pake habib jafar,” tulis netizen.

"Habib Jafar lihat bib mereka berulah lagi bib," tulis lainnya.

"Awas ya pas Paskah gue borong semua telor, kalian Paskah pake kinderjoy," balas lainnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Gaess ayo kita gencatan senjata, mereka sudah tau jam-jam rawan kita lemes. Kita harus kerja sama dg penjual takjil," tulis lainnya.

"Wahh sudaj sampai ke pendetanya gaes, dunia pertakjilam kita siaga 3 nih masuknya," tulis lainnya.

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral