News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Detik-detik Bayi Lahir Tanpa Kepala Karena Tertinggal di Rahim Sang Ibu, Diduga Sudah Terjadi Pembusukan

Kisah sedih dialami Mukarromah yang kehilangan bayi dikandungnya secara tragis dengan kepala tertinggal di rahim. Kejadian itu terjadi di Bangkalan, Jawa Timur
Rabu, 13 Maret 2024 - 11:34 WIB
Ilustrasi Bayi
Sumber :
  • Freepik

Jakarta, tvOnenews.com - Kisah sedih harus dialami oleh seorang ibu bernama Mukarromah yang kehilangan bayi dikandungnya dengan cara tragis dengan kepala tertinggal di rahimnya. Kejadian itu terjadi di Bangkalan, Jawa Timur.

Mukarromah melaorkan kejadian nahas yang dialaminya itu ke polisi karena menduga telah terjadi malpraktik di Puskesmas tempatnya melahirkan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Mukarromah menceritakan kejadian tersebut yang bermula saat dirinya datang ke Puskesmas Kedungdung, Bangkalan untuk meminta rujukan ke rumah sakit.

Namun bukannya mendapat rujukan dari Puskesmas, Mukarromah mendapat informasi bahwa bayinya sudah siap dilahirkan.

"Katanya lemah, iya bergerak, setelah itu ditelepon bidan namanya Bu Mega. Terus akhirnya Bu Mega datang, terus pembukaan katanya 4, saya disuruh ngeden," ungkap Mukarromah mengutip Viva Rabu (13/3/2024).

Ia pun lantas ditangani oleh Bu Mega. Namun proses persalinan Mukarromah rupanya tidak berjalan lancar.

Bayi pun keluar dengan keadaan meninggal dunia tanpa kepala. Kepala bayi tersebut terputus dan tertinggal di dalam rahim.

Dinas Kesehatan mengatakan bahwa bayi Mukarromah sudah meninggal saat masih di dalam kandungan bukan saat persalinan berlangsung.

Diperkirakan bayi tersebut sudah meninggal selama sepekan lebih sehingga menjadi pembusukan di dalam perut.

Kejadian ini bukanlah pertama kalinya bagi Mukarromah. Pada saat mengandung bayi sebelumnya hal itu juga menimpa dirinya.

Dokter Forensik RSUD Bangkalan, Ediy Suharto menyebut diriya sudah menerima pasien dalam kondisi bayi yang sudah meninggal.

Pihak rumah sakit menerima Mukarromah dengan kondisi mengenaskan yaitu kepala bayi tertinggal di rahim.

"Jadi itu bayi sudah meninggal di dalam kandungannya, emang berbeda dengan itu, saya memang sebetulnya menerima ibunya aja, dengan kehamilan tinggal kepala," jelas Ediy.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Jadi pada saat itu memang sebetulnya itu akan mempertahankan apa namanya rahimnya itu, karena bayinya sudah meninggal. Tapi ternyata memang karena kondisi di tempat itu, waktu itu memang ingin dilakukan tindakan operasi, sehingga saya akhirnya memberi operasi," sambungnya.

Saat ini kasus Mukarromah telah dilaporkan ke polisi karena keluarga yang tak menerima kejadian tersebut. Pihak keluarga menduga hal itu merupakan malpraktik yang dilakukan Puskesman Kadungdung.

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral