News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Begini Situasi Terbaru Lokasi Satu Keluarga Lompat dari Apartemen, Polisi Kembali Lakukan Pemeriksaan 

Satu keluarga di Jakarta Utara diduga melakukan bunuh diri bersama dengan melompat dari lantai 22 sebuah apartemen. Saat ini polisi melakukan penyelidikan.
Minggu, 10 Maret 2024 - 16:29 WIB
Titik Lokasi Jatuhnya Empat Orang Dari Atas Gedung Apartemen di Penjaringan, Jakarta Utara
Sumber :
  • tvOneNews/Aldi Herlanda

Jakarta, tvOnenews.com - Polisi kembali mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP) satu keluarga tewas diduga bunuh diri dengan cara melompat dari rooftop apartemen di wilayah Penjaringan, Jakarta Utara.

Dari pantauan tvOnenews.com, Polisi tiba di lokasi kejadian pada siang hari. Mereka pun mendatangi lokasi jatuhnya empat orang yang tewas tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tak lama kemudian, Polisi memasuki gedung apartemen untuk melakulan penyelidikan guna mengungkap peristiwa tersebut.

Petugas keamaanan apartemen nampak berjaga jaga didekat lokasi kejadian. Terlihat pula sejumlah buket bunga yang ditaruh didalam pagar pembatas yang dibalut dengan garis polisi berwarna kuning.

Dilokasi itu juga masih terlihat adanya sisa bercak darah yang sudang mengering dan ditutupi plastik berwarna hitam. Sedangkan aktivitas dilokasi berjalan seperti biasa, namun sesekali warga yang melintas melihat ke arah tempat kejadian.

Diberitakan sebelumnya, empat orang yang merupakan satu keluarga diduga melakukan bunuh diri dengan cara terjun dari lantai 22 Apartemen Teluk Intan di Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara pada Sabtu (9/3/2024).

Menurut Kapolsek Metro Penjaringan Kompol Agus Ady Wijaya, empat orang tersebut sudah mempersiapkan diri untuk bunuh diri. Empat orang tersebut antara lain laki-laki berinisial EA (50), perempuan berinisial AIL (52), remaja perempuan berinisial JL (16) dan remaja laki-laki berinisial JWA (13). 

Diduga Aksi Bunuh Diri Sudah Direncanakan

Satu keluarga sebelum melakukan aksi bunuh diri melompat dari apartemen

Sebelum melakukan aksi bunuh diri, empat orang itu terpantau kamera CCTV datang ke Apartemen Teluk Intan sekitar pukul 16.20 WIB menggunakan mobil Gran Max pelat nomor B 2962 BIQ.

Setelah keluar dari lift, mereka menaiki tangga darurat dan sampai di rooftop. Lalu mereka meloncat dari atas lantai 22.

Saat kejadian, salah satu petugas mendengar ada suara dentuman keras dan langsung menghampiri asal suara berada. Dia terkejut melihat empat jasad yang terlentang dan segera melaporkannya ke polisi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Dari gerak gerik kami menyimpulkan ini bunuh diri yang sudah dipersiapkan bersama," kata Kapolsek Metro Penjaringan Kompol Agus Ady Wijaya di Jakarta, Sabtu (9/3/2024).

"Persiapan itu terlihat dari gerak gerik mereka di CCTV sebelum melakukan aksi bunuh diri," sambungnya. (aha/iwh)

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral