News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Deretan Nama Bursa Kandidat Pilgub DKI Jakarta, Ada Anies Baswedan Hingga Ridwan Kamil

Usai perhelatan Pemilu sejumlah partai politik mulai bersiap diri menghadapi Pemilihan Gubernur (Pilgub) DKI Jakarta 2024.
Sabtu, 9 Maret 2024 - 00:05 WIB
Capres nomor urut 1, Anies Baswedan
Sumber :
  • tvOnenews.com/Abdul Gani Siregar

Jakarta, tvOnenews.com - Usai perhelatan Pemilu sejumlah partai politik mulai bersiap diri menghadapi Pemilihan Gubernur (Pilgub) DKI Jakarta 2024.

Deretan nama tokoh politik tersohor pun mulai masuk dalam bursa Calon Gubernur (Cagub) yang bakal disokong sejumlah partai politik.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Anies Baswedan 

Calon Presiden (Capres) nomor urut 1, Anies Baswedan santer dikabarkan kembali mewarnai kancah bursa Cagub DKI Jakarta pada Pilkada 2024 ini.

Tak tanggung-tanggung, Partai NasDem yang merupakan penyokong Anies di Pilpres turut bersiap kembali memberikan dukungannya di Pilgub DKI Jakarta.

"Ya mungkin saja. kan ini kan baru saya pribadi yang mengatakan bahwa saya mendukung Sahroni tapi kalau misalnya nanti Anies didukung atau kita mendukung Anies ya Nggak masalah juga bagus-bagus saja," kata Ketua DPP Partai NasDem, Irma Suryani Chaniago kepada awak media dikutip pada Jumat (8/3/2024).

Ahmad Sahroni 

Kendati siap mendukung Anies Baswedan, Irma mengaku dirinya lebih tertarik kepada sosok Wakil Komisi III DPRI RI Fraksi Partai NasDem, Ahmad Sahroni.

Bahkan, Irma mengaku Sahroni dinilai memiliki kompetensi untuk duduk di kursi Gubernur DKI Jakarta.

"Saya dukung Sahroni jadi DKI 1, kalau saya ditanya nih Irma Suryani Chaniago dukung siapa dukung Sahroni," katanya.

Ridwan Kamil 

Tak hanya kedua tokoh itu, belakangan nama politisi Partai Golkar, Ridwan Kamil turut mencuat meramaikan bursa Cagub DKI Jakarta.

Eks Gubernur Jawa Barat itu digadang-gadang oleh partai berlambang pohon beringin itu untuk menjadi kandidat kuat pada bursa Pilgub DKI Jakarta.

Bahkan secara tersirat Ketua DPP Partai Golkar, Ace Hasan Syadzily mengungkap bahwa Ridwan Kamil telah diberi mandat untuk maju di Pilgub DKI Jakarta.

"Ya, Golkar sendiri telah memberikan tugas untuk DKI Jakarta kepada 2 nama yaitu peetama Pak Ridwan Kamil yang kedua Pak Zaki Iskandar," kata Ace kepada awak media dikutip pada Jumat (7/3/2024).

Ahmed Zaki Iskandar

Tak hanya Ridwan Kamil, Partai Golkar turut serta menyodorkan nama eks Bupati Tangerang, Ahmed Zaki Iskandar.

Ace menyebut jika Ketua DPD DKI Jakarta itu telah mendapatkan mandat yang sama dengan Ridwan Kamil maju sebagai kandidat Pilgub DKI Jakarta.

"Dua-duanya memiliki potensi yang sama untuk dicalonkan menjadi kandidat Gubernur DKI Jakarta. Hanya saja pada akhirnya harus memilih satu," ungkapnya.

Kendati demikian, Ace mengaku pihaknya akan menguji elektabilitas kedua politisi Partai Golkar itu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Langkah itu dilakukan sebelum adanya keputusan mandat Partai Golkar untuk memberikan tugas sebagai kandidat Pilgub DKI Jakarta.

"Golkar memberikan keleluasaan kepada keduanya untuk terus menaikkan elektabilitas masing-masing di antara mereka dan setelah itu Golkar akan melakukan survei terhadap dua nama tersebut. Jika di antara keduanya ada yang memiliki potensi yang cukup tinggi untuk dicalonkan menjadi Gubernur DKI Jakarta maka itu yang akan dipilih oleh Golkar," katanya. (raa)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kasus Importasi Bea Cukai, KPK Ungap Motif 'Kongkalkong' Terkait Masuknya Barang Ilegal

Kasus Importasi Bea Cukai, KPK Ungap Motif 'Kongkalkong' Terkait Masuknya Barang Ilegal

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyebut barang kawe atau ilegal bisa masuk ke Indonesia karena adanya 'kongkalikong' antara PT Blueray dengan pegawai Direktorat Jenderal (Ditjen) Bea dan Cukai Kementerian Keuangan (Kemenkeu).
Jam Tangan Mewah Hingga Logam Mulia 5,3 Kilogram Jadi Barang Bukti Kasus Importasi Bea Cukai

Jam Tangan Mewah Hingga Logam Mulia 5,3 Kilogram Jadi Barang Bukti Kasus Importasi Bea Cukai

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengamankan sejumlah barang bukti senilai Rp 40,5 miliar di kasus dugaan korupsi terkait importasi barang di Direktorat Jenderal Bea Cukai (DJBC).
Mustajab Kabulkan Doa, Kata Syekh Ali Jaber Coba Sedekah pada Waktu ini

Mustajab Kabulkan Doa, Kata Syekh Ali Jaber Coba Sedekah pada Waktu ini

Sedekah menjadi amalan sunnah yang sang dianjurkan oleh para ulama. Syekh Ali Jaber pun pernah menjelaskan hal tersebut.
Jawaban Menohok Pandji Pragiwaksono Soal Mens Rea Disebut Nistakan Agama

Jawaban Menohok Pandji Pragiwaksono Soal Mens Rea Disebut Nistakan Agama

Komika Pandji Pragiwaksono menegaskan dirinya tidak melakukan penistaan agama dalam materi stand up comedy bertajuk Mens Rea.
Rumah Tangga di Ujung Tanduk, Inara Rusli Siap Relakan Insanul Fahmi Kembali ke Wardatina Mawa

Rumah Tangga di Ujung Tanduk, Inara Rusli Siap Relakan Insanul Fahmi Kembali ke Wardatina Mawa

Pernikahan siri Inara Rusli dan Insanul Fahmi dikabarkan di ujung tanduk. Inara mengaku siap berpisah jika suaminya kembali ke istri sahnya, Wardatina Mawa.
Perpolitikan Indonesia Diprediksi Stabil di 2026, Pakar Ingatkan Tantangan Ekonomi yang Menantang

Perpolitikan Indonesia Diprediksi Stabil di 2026, Pakar Ingatkan Tantangan Ekonomi yang Menantang

Pengamat politik Hendri Satrio (Hensa) menilai kondisi perpolitikan Indonesia di tahun 2026 masih dalam kategori stabil.

Trending

Mustajab Kabulkan Doa, Kata Syekh Ali Jaber Coba Sedekah pada Waktu ini

Mustajab Kabulkan Doa, Kata Syekh Ali Jaber Coba Sedekah pada Waktu ini

Sedekah menjadi amalan sunnah yang sang dianjurkan oleh para ulama. Syekh Ali Jaber pun pernah menjelaskan hal tersebut.
Jawaban Menohok Pandji Pragiwaksono Soal Mens Rea Disebut Nistakan Agama

Jawaban Menohok Pandji Pragiwaksono Soal Mens Rea Disebut Nistakan Agama

Komika Pandji Pragiwaksono menegaskan dirinya tidak melakukan penistaan agama dalam materi stand up comedy bertajuk Mens Rea.
Sosok John Field Bos Blueray Cargo yang Kabur Saat OTT KPK, Diduga Setor Rp7 Miliar per Bulan ke Oknum Bea Cukai

Sosok John Field Bos Blueray Cargo yang Kabur Saat OTT KPK, Diduga Setor Rp7 Miliar per Bulan ke Oknum Bea Cukai

Ia ditetapkan sebagai salah satu tersangka utama kasus dugaan suap dan gratifikasi terkait importasi barang kualitas rendah (KW) yang masuk ke Indonesia tanpa pemeriksaan fisik.
Profil Blueray Cargo, Perusahaan Jasa Impor yang Terseret OTT KPK, Bosnya Kini Buron Usai Diduga Setor 'Jatah' Rp7 M ke Bea Cukai

Profil Blueray Cargo, Perusahaan Jasa Impor yang Terseret OTT KPK, Bosnya Kini Buron Usai Diduga Setor 'Jatah' Rp7 M ke Bea Cukai

Kasus ini bermula ketika PT Blueray Cargo yang dipimpin John Field diduga berupaya agar barang impornya masuk melalui jalur hijau, yakni jalur pengeluaran barang tanpa pemeriksaan fisik.
Bos Blueray Cargo John Field Jadi Buron KPK, Bisnisnya Disorot usai Aset Puluhan Miliar Disita

Bos Blueray Cargo John Field Jadi Buron KPK, Bisnisnya Disorot usai Aset Puluhan Miliar Disita

Ia kini menjadi buron, dicekal ke luar negeri, dan diminta segera menyerahkan diri kepada penyidik KPK.
Fantastis! Harta Kekayaan Eks Direktur Bea Cukai Rizal Jadi Sorotan Usai OTT KPK, Terseret Kasus Suap Impor Bareng Bos Blueray Cargo John Field

Fantastis! Harta Kekayaan Eks Direktur Bea Cukai Rizal Jadi Sorotan Usai OTT KPK, Terseret Kasus Suap Impor Bareng Bos Blueray Cargo John Field

Rizal menjabat sebagai Direktur di Bea Cukai pada 2024 hingga Januari 2026. Sebelumnya, dia menduduki posisi sebagai Kepala Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Batam.
Saktinya Barang Impor KW dari PT Blueray Lolos dari Pemeriksaan Fisik Setelah Berkomplot dengan Oknum Bea Cukai

Saktinya Barang Impor KW dari PT Blueray Lolos dari Pemeriksaan Fisik Setelah Berkomplot dengan Oknum Bea Cukai

Kasus dugaan korupsi di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan bermula dari PT Blueray Cargo (BR) menginginkan barang impor KW (tiruan) ilegal tidak dicek saat masuk ke Indonesia.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT