GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ada Lahan Berpotensi Tumbuh Ganja di Garut, Satnarkoba Lakukan Ini

Satuan Reserse Narkoba Polres Garut melakukan penelusuran terhadap sejumlah lahan di Kabupaten Garut, Jawa Barat untuk memastikan tidak ada ganja tumbuh liar
Jumat, 8 Maret 2024 - 18:50 WIB
Ada Lahan Berpotensi Tumbuh Ganja di Garut, Satnarkoba Lakukan Ini
Sumber :
  • istimewa - Antara

Garut, tvOnenews.com - Satuan Reserse Narkoba Polres Garut melakukan penelusuran terhadap sejumlah lahan di Kabupaten Garut, Jawa Barat untuk memastikan tidak ada ganja yang tumbuh liar maupun sengaja ditanam untuk dijual atau disalahgunakan.

"Kita bersama dengan Dinas Kehutanan sudah melakukan penelusuran ke daerah yang disinyalir tumbuh tanaman ganja," pungkas Kepala Satuan Narkoba Polres Garut AKP Juntar Hutasoit kepada wartawan di Garut, Jumat (8/3/2024).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia menuturkan Satuan Reserse Narkoba Polres Garut selama ini terus memantau daerah mana saja yang selama ini pernah ditemukan tanaman ganja, atau berpotensi tumbuh ganja di Garut, di antaranya Kecamatan Cikajang dan Leles.

Jika ada temuan kasus menanam ganja, kata dia, maka jajarannya bersama petugas dari instansi lain yang menangani wilayah hutan langsung bergerak melakukan penelusuran, khawatir masih ada yang tumbuh di tempat lain.

"Sudah kita sisir di Garut ini, dan hasilnya nihil, sudah tidak ada," bebernya.

Lanjutnya ia menyampaikan terakhir penelusuran tanaman ganja itu dilakukan setelah ada penangkapan terhadap seorang yang memiliki ganja, kemudian dilakukan pengembangan yang ternyata ganja tersebut didapat dari pohon ganja yang ditanamnya.

Tersangka itu, kata dia, mengaku menanam ganja di kawasan Kecamatan Cikajang, dan sudah beberapa kali panen untuk dikonsumsi sendiri dan dijual.

"Tersangka ini dulunya juga pernah ditangkap, dan sekarang ditangkap lagi karena kasus ganja," katanya.

Ia mengungkapkan daerah Garut, salah satunya di Kecamatan Cikajang merupakan daerah pegunungan yang dinilai subur untuk tumbuhnya tanaman ganja, namun tidak boleh dilakukan karena akan berurusan dengan hukum.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bahkan, lanjut dia, di daerah lain juga seperti di Situ Cangkuang, Kecamatan Leles juga sempat ditemukan banyak pohon ganja yang saat ini semuanya sudah disisir dan dipastikan sudah tidak ada tanaman ganja.

"Selain terus kita pantau, kita juga memasang spanduk sosialisasi kepada masyarakat dan larangan menanam ganja," katanya. (ant/aag)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Mengejutkan! Khabib Ajukan Permintaan Tak Lazim ke Presiden Putin

Mengejutkan! Khabib Ajukan Permintaan Tak Lazim ke Presiden Putin

Khabib Nurmagomedov ternyata pernah mengajukan permintaan tak lazim kepada Presiden Rusia, Vladimir Putin. Apakah itu?
3 Pemain Keturunan yang Dikabarkan Sudah Dihubungi PSSI untuk dinaturalisasi dan Memperkuat Timnas Indonesia usai FIFA Series 2026, Siapa Saja?

3 Pemain Keturunan yang Dikabarkan Sudah Dihubungi PSSI untuk dinaturalisasi dan Memperkuat Timnas Indonesia usai FIFA Series 2026, Siapa Saja?

PSSI dikabarkan sudah menghubungi 3pemain keturunan dari Belanda hingga Australia. Mereka diprediksi akan dinaturalisasi dan memperkuat Timnas Indonesia usai FIFA Series 2026.
Rapor Pevoli Indonesia yang Abroad! Farhan Halim jadi Juru Kunci di Jepang, Rivan dan Doni Haryono ke Final Four di Thailand

Rapor Pevoli Indonesia yang Abroad! Farhan Halim jadi Juru Kunci di Jepang, Rivan dan Doni Haryono ke Final Four di Thailand

Pada kompetisi musim 2025/2026 sejumlah pevoli kebanggan Indonesia tengah menjalani karier di luar negeri yakni Rivan Nurmulki, Doni Haryono dan Farhan Halim.
‎Beda dengan Era Patrick Kluivert, John Herdman Pilih Kombinasi Seimbang Asisten Lokal dan Asing dalam Staf Kepelatihan Timnas Indonesia ‎

‎Beda dengan Era Patrick Kluivert, John Herdman Pilih Kombinasi Seimbang Asisten Lokal dan Asing dalam Staf Kepelatihan Timnas Indonesia ‎

Pendekatan ini menjadi sinyal bahwa John Herdman ingin menciptakan harmoni dalam tim kepelatihan. Ia tampak menaruh kepercayaan besar terhadap kontribusi pelatih lokal dalam mendukungnya di Timnas Indonesia.
Bukan soal Gol-gol Indah! Intelijen Bongkar Ancaman Nyata Piala Dunia 2026 Dibayangi Kerusuhan Gegara Konflik Amerika Serikat

Bukan soal Gol-gol Indah! Intelijen Bongkar Ancaman Nyata Piala Dunia 2026 Dibayangi Kerusuhan Gegara Konflik Amerika Serikat

Kabar kurang menyenangkan terungkap jelang gelaran Piala Dunia 2026 di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko. Laporan intelijen memperingatkan adanya kerusuhan
Daftar Juara Proliga Putra: Samator Jadi Tim Legendaris, LavAni dan Jakarta Bhayangkara Presisi Bersaing Ketat

Daftar Juara Proliga Putra: Samator Jadi Tim Legendaris, LavAni dan Jakarta Bhayangkara Presisi Bersaing Ketat

Menilik daftar juara Proliga dari sektor putra, di mana Samator menjadi tim legendaris karena meraih title terbanyak sedangkan LavAni dan Jakarta Bhayangkara Presisi bersaing ketat dalam beberapa tahun terakhir.

Trending

Suara Hati Megawati Hangestri Jelang Final Four Proliga 2026

Suara Hati Megawati Hangestri Jelang Final Four Proliga 2026

Megawati Hangestri memaknai momen Lebaran sebagai waktu untuk pulang, mengenang, dan memperkuat mental jelang Final Four Proliga 2026. Megatron
Idul Fitri Sudah Berlalu, Boleh atau Tidak Puasa Syawal Tidak Berurutan? Buya Yahya Beri Penjelasannya

Idul Fitri Sudah Berlalu, Boleh atau Tidak Puasa Syawal Tidak Berurutan? Buya Yahya Beri Penjelasannya

Buya Yahya mengambil penjelasan dari Mazhab Imam Syafi'i. Di dalamnya, hukum puasa Syawal selama enam hari tidak dilakukan secara berturut-turut masih sah.
Melihat Kondisi Satrio Wiratama Bayi Panda yang Diberi Nama Oleh Prabowo, Sudah Bisa Merangkak

Melihat Kondisi Satrio Wiratama Bayi Panda yang Diberi Nama Oleh Prabowo, Sudah Bisa Merangkak

Satrio Wiratama adalah seekor panda yang lahir di Taman Safari Indonesia (TSI), Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Nama Satrio sendiri diberikan langsung oleh Prabowo
Dedi Mulyadi Tak Habis Pikir Asep Mudik Jalan Kaki Cuma Modal Bawa Cilok: Berani Mendaki, Takut Minta Ongkos

Dedi Mulyadi Tak Habis Pikir Asep Mudik Jalan Kaki Cuma Modal Bawa Cilok: Berani Mendaki, Takut Minta Ongkos

Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) menyayangkan penjual cilok yang mudik berjalan kaki dari Bandung-Ciamis, Asep Kumala Seta tidak berani minta ongkos ke bos.
Coret 17 Pemain, John Herdman Umumkan Skuad Timnas Indonesia di FIFA Series! Ada Ole Romeny Hingga Elkan Baggott

Coret 17 Pemain, John Herdman Umumkan Skuad Timnas Indonesia di FIFA Series! Ada Ole Romeny Hingga Elkan Baggott

Sebanyak 17 pemain dari skuad provisional dicoret hingga akhirnya ada 24 pemain dalam skuad final Timnas Indonesia.
John Herdman Coret Ezra Walian Hingga Ricky Kambuaya, Intip 17 Nama Pemain yang Gagal Tembus Skuad Final Timnas Indonesia

John Herdman Coret Ezra Walian Hingga Ricky Kambuaya, Intip 17 Nama Pemain yang Gagal Tembus Skuad Final Timnas Indonesia

Dari daftar nama yang dicoret, hampir seluruhnya nama berasal dari klub-klub Super League. John Herdman bahkan mencoret Ezra Walian dan Ricky Kambuaya dari daftar final Timnas Indonesia. 
Reaksi Berkelas Go Ahead Eagles Setelah Klub Eredivisie Protes Status Dean James ke PSSI Belanda

Reaksi Berkelas Go Ahead Eagles Setelah Klub Eredivisie Protes Status Dean James ke PSSI Belanda

NAC Breda mengajukan protes dengan meminta pertandingan melawan Go Ahead Eagles diulang. Kekalahan 0-6 dari Go Ahead Eagles dituduhkan NAC Breda karena tidak sahnya klub lawan menurunkan Dean James. 
Selengkapnya

Viral