News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Heboh Misteri Penemuan Mayat Membusuk Hingga Keluarkan Aroma Tak Sedap di Serang, Ini Kronologi Selengkapnya...

Mayat berjenis kelamin laki-laki ditemukan sudah membusuk dan mengeluarkan aroma tak sedap, dengan berada di rumah kontrakan berlokasi di Komplek Bumi Asih.
Rabu, 6 Maret 2024 - 07:10 WIB
Polresta Serang Kota (Serkot) mengevakuasi mayat di Komplek Bumi Asih, Lingkungan Penancangan Pasir, Kelurahan Kaligandu.
Sumber :
  • ANTARA/HO-Dokumen Polres

Jakarta, tvOnenews.com - Mayat berjenis kelamin laki-laki bernama Buchori (60 tahun) ditemukan sudah membusuk dan mengeluarkan aroma tak sedap. 

Penemuan mayat itu berada di rumah kontrakan yang berlokasi di Komplek Bumi Asih, Lingkungan Penancangan Pasir, Kelurahan Kaligandu, Serang, Banten, Selasa (5/3/2024).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Polresta Serang Kota kini telah mengevakuasi mayat yang ditemukan di rumah kontrakan tersebut.

Hal itu disampaikan langsung oleh Kasi Humas Polresta Serang Kota (Serkot) Kompol Iwan Sumantri, di Serang, Banten, Selasa (5/3/2024).

tvonenews

"Korban ditemukan meninggal dunia di kontrakannya di Komplek Bumi Asih. Dari identitasnya korban merupakan warga Lingkungan Cibunyuh, Kelurahan Cilaku, Kecamatan Curug, Kota Serang, Banten," katanya.

Berdasarkan keterangan saksi-saksi, jasad korban pertama kali ditemukan oleh warga sekitar setelah mencium aroma tak sedap dari rumah korban.

"Awalnya tetangga korban mencium bau busuk di depan rumahnya, lalu warga mencoba mengecek ke kontrakan korban," jelasnya.

Selama beberapa hari korban memang sudah tidak terlihat oleh tetangga.

Nahas setelah di cek, korban sudah tidak bernyawa.

"Korban sudah dua hari tidak pernah keluar dari kontrakannya. Ketika ditemukan korban tergeletak di ruangan depan dalam keadaan meninggal dunia," ungkap dia.

Buchori diduga telah meninggal lebih dari dua hari karena jasad korban sudah membusuk dan mengeluarkan aroma tak sedap.

"Saat ini jasad korban telah dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk dilakukan pemeriksaan luar," tandasnya.

Polisi saat ini masih belum mengetahui penyebab kematian pria paruh baya tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tim medis masih melakukan pemeriksaan untuk mengungkap penyebab kematian kakek itu.

"Selama ini korban tinggal sendirian di kosan tersebut," pungkas dia.(ant/lkf)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral