News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Daya Tawar Jokowi Begitu Besar Jika Berlabuh ke Golkar, PDIP Mesti Siap-siap Jadi Oposisi Pemerintahan Prabowo-Gibran dan Berani Ganti Ketum Megawati Soekarnoputri

Pengamat politik Catur Nugroho menilai daya tawar Presiden Jokowi berlabuh ke Golkar cukup berpengaruh besar terhadap posisi PDIP pada pemerintahan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka.
Rabu, 6 Maret 2024 - 04:21 WIB
Presiden Jokowi
Sumber :
  • tim tvOne/Julio Trisaputra

Jakarta, tvOnenews.com - Pengamat politik Catur Nugroho menilai daya tawar Presiden Jokowi berlabuh ke Golkar cukup berpengaruh besar terhadap posisi PDIP pada pemerintahan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka.

Hal itu diakatakan Catur Nugroho merespons isu kepindahan Jokowi dari PDIP ke Golkar yang kembali santer menjadi sorotan publik.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut dia, PDIP mesti bersiap jika benar menjadi oposisi pada pemerintahan Prabowo-Gibran. Sebab, dia mengatakan PDIP seharusnya memiliki daya juang lebih bersama rakyat.

"PDI-P harus bisa menjadi partai oposisi yang benar-benar berpihak kepada kepentingan masyarakat Indonesia, misalny terkait isu krisis pangan dan BBM," kata Catur Nugroho kepada tvOnenews.com, Selasa (5/3/2024).

Catur menuturkan jika menjadi partai di luar pemerintahan Prabowo-Gibran, PDIP masih memiliki kesempatan mendapat dukungan dari masyarakat semisal Jokowi berlabuh ke Golkar.

Posisi PDIP tidak serta-merta redup dengan isu kepindahan Jokowi ke Golkar. Namun, mesti ada pembenahan ekstra yang perlu dilakukan PDIP.

"PDI-P harus benar-benar berani untuk menjadi kekuatan penyeimbang seandainya Prabowo-Gibran nanti yang berada di posisi pemerintahan," jelasnya.

Selain itu, Catur menilai PDIP memiliki kelemahan soal kaderisasi yang belum maksimal terkait peremajaan di partai berlambang banteng moncong putih tersebut.

Dia mengatakan jika terus bergatung kepada Megawati Soekarnoputri, PDIP bisa kehilangan pendukungnya pada Pemilu 2029.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"PDI-P juga harus bisa berbenah dalam hal kaderisasi dan regenerasi kepemimpinan politik dengan melakukan perombakan struktur partai dan di isi anak-anak muda, termasuk dalam hal ini berani untuk mengangkat Ketum baru menggantikan Megawati," ujar dia.

"Jika PDI-P msh terus bergantung kepada sosok Megawati,  dalam kontestasi politik 2029 nanti harus siap-siap untuk ditinggalkan konstituennya," imbuhnya.(lpk)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Media Belanda Kaget Lihat El Clasico Indonesia Berakhir Mencekam, Nasib Thom Haye di Persib Jadi Perhatian

Media Belanda Kaget Lihat El Clasico Indonesia Berakhir Mencekam, Nasib Thom Haye di Persib Jadi Perhatian

Kemenangan Persib atas Persija dalam laga panas bertajuk El Clasico Indonesia justru meninggalkan luka mendalam bagi Thom Haye. Media Belanda sorot tajam.
SBY: Demokrat dan Prabowo Harus Menjadi Bagian dari Solusi

SBY: Demokrat dan Prabowo Harus Menjadi Bagian dari Solusi

Presiden ke-6 RI sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menegaskan bahwa partainya bersama Presiden Prabowo harus menjadi solusi mengentaskan masalah bangsa.
AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

Presiden ke-6 sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) membeberkan alasan Ketua Umum (Ketum) tak hadiri puncak perayaan Natal Nasional Partai Demokrat, Senin (12/1/2026).
Van Basty Sousa Acungkan Jari Tengah ke Bobotoh, Gelandang Persija Itu Kini Dibayang-bayangi Sanksi Berat PSSI

Van Basty Sousa Acungkan Jari Tengah ke Bobotoh, Gelandang Persija Itu Kini Dibayang-bayangi Sanksi Berat PSSI

Kali ini, sorotan tajam tertuju pada gelandang asing Persija, Van Basty Sousa. Ia terekam kamera sempat mengacungkan jari tengah ke arah tribun penonton berisikan para Bobotoh.
Pro-Kontra Pilkada Tak Langsung Lewat DPRD, Pengamat Ingatkan Risiko Politik Elitis

Pro-Kontra Pilkada Tak Langsung Lewat DPRD, Pengamat Ingatkan Risiko Politik Elitis

Pengamat Citra Institute menilai sistem Pilkada tak langsung akan menjauhkan rakyat dari proses demokrasi yang seharusnya menjadi hak fundamental warga negara.
Harga Gabah Anjlok di Bawah HPP, DPR Desak Pemerintah dan Bulog Bergerak Cepat

Harga Gabah Anjlok di Bawah HPP, DPR Desak Pemerintah dan Bulog Bergerak Cepat

DPR RI menyoroti anjloknya harga gabah di tingkat petani saat musim panen.

Trending

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

Presiden ke-6 sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) membeberkan alasan Ketua Umum (Ketum) tak hadiri puncak perayaan Natal Nasional Partai Demokrat, Senin (12/1/2026).
Gebrakan Gubernur Jabar KDM: Siapkan Sanksi Berat Bagi Proyek Berkualitas Buruk di Jawa Barat

Gebrakan Gubernur Jabar KDM: Siapkan Sanksi Berat Bagi Proyek Berkualitas Buruk di Jawa Barat

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM), mengambil langkah tegas terkait pengerjaan proyek infrastruktur di wilayahnya. 
Thom Haye Diancam Dibunuh, Kini Giliran Allano Lima Kena Rasis setelah Laga Persib Vs Persija Skor 1-0

Thom Haye Diancam Dibunuh, Kini Giliran Allano Lima Kena Rasis setelah Laga Persib Vs Persija Skor 1-0

Di balik pertandingan Persib Bandung Vs Persija Jakarta skor 1-0, gelandang Timnas Indonesia, Thom Haye dapat ancaman pembunuhan hingga Allano Lima kena rasis.
Update Ranking BWF Usai Malaysia Open 2026: Fajar/Fikri Tembus Peringkat 4 Dunia!

Update Ranking BWF Usai Malaysia Open 2026: Fajar/Fikri Tembus Peringkat 4 Dunia!

Berikut update ranking BWF usai gelaran Malaysia Open 2026.
Profil Dino Rossano Hansa, Sosok Adik Kandung Ibu Denada yang Mengasuh Ressa Rizky Rossano Selama 24 Tahun

Profil Dino Rossano Hansa, Sosok Adik Kandung Ibu Denada yang Mengasuh Ressa Rizky Rossano Selama 24 Tahun

Berikut profil sosok Dino Rossano Hansa, adik kandung almarhumah Emilia Contessa sekaligus paman Denada Tambunan, yang mengasuh Al Ressa Rizky Rossano (24).
Hujan Lebat dan Angin Kencang Landa Jakarta, BMKG Wanti-wanti Cuaca Ekstrem hingga 13 Januari 2026

Hujan Lebat dan Angin Kencang Landa Jakarta, BMKG Wanti-wanti Cuaca Ekstrem hingga 13 Januari 2026

Hujan lebat dan angin kencang melanda Jakarta sejak Senin 12 Januari 2026. BMKG peringatkan cuaca ekstrem hingga 13 Januari, warga diminta waspada.
Curhat Pilu Denada, Sosok yang Harusnya Jadi Ayah Malah Ikut Gugat Bersama Ressa Rizky

Curhat Pilu Denada, Sosok yang Harusnya Jadi Ayah Malah Ikut Gugat Bersama Ressa Rizky

​​​​​​​Denada curhat pilu usai digugat Ressa Rizky. Lebih kecewa karena pamannya ikut menggugat. Kuasa hukum ungkap fakta di balik konflik keluarga ini.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT