News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Isi Chat Terakhir Bintang Sebelum Tewas Mengenaskan Dianiaya Senior, Tampak Ketakutan dan Terancam: Tolongggg!

Keluarga ungkap isi chat terakhir Bintang Balqis Maulana (14) yang meminta tolong seolah tengah dalam kondisi terancam. Begini kata sang ibu terkait isi chatnya.
Rabu, 28 Februari 2024 - 06:00 WIB
Kolase isi chat Bintang Balqis Maulana santri yang tewas akibat penganiayaan seniornya kepada sang ibu
Sumber :
  • Istimewa

Banyuwangi, tvOnenews.com - Keluarga ungkap isi chat terakhir Bintang Balqis Maulana (14) yang meminta tolong seolah tengah dalam kondisi terancam.

Kasus meninggalnya santri bernama Bintang Balqis Maulana di Pondok Pesantren Al Hanafiyah Kediri tengah menjadi sorotan publik.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pasalnya pihak keluarga menduga sang santri meninggal tak wajar hingga meminta bantuan pengacara kondang Hotman Paris Hutapea.

Selain bukti fisik yang sangat mengerikan di jenazah korban, keluarga juga mengungkap isi chat terakhir Bintang kepada sang ibu Suyanti (38).

Kakak Bintang Balqis Maulana santri yang tewas mengenaskan menunjukkan foto adiknya.(IST)

Pesan itu dikirim Bintang sekitar lima hari sebelum tewas akibat penganiayaan yang dilakukan santri senior di pondok.

Saat itu Bintang sempat mengirim pesan kepada keluarganya di Afdeling Kampunganyar, Dusun Kendenglembu, Desa Karangharjo, Kecamatan Glenmore, Banyuwangi melalui pesan WhatsApp.

Chat itu berisi permintaan Bintang untuk dipulangkan dari Ponpes Al Hanafiyah Kediri.

Bintang mengaku sudah tidak kuat berada di pondok. Bahkan isi chat Bintang seolah ketakutan dan terancam.

"Sini jemput bintang. Cepat ma ke sini," tulis Bintang, dikutip tvOnenews, Selasa (27/2/2024).

Saat menerima pesan dari sang anak sempat meminta Bintang bersabar. Keluarga berjanji akan menjemputnya selepas Ramadhan, tapi Bintang menolaknya.

Namun Bintang seolah tengah benar-benar ketakutan dan dalam kondisi yang berbahaya, sehingga dengan tegas menolak saran sang ibu.

"Gak. Cepat ma kesini," katanya.

Bahkan Bintang secara terang-terangan mengaku ketakutan hingga meminta tolong kepada sang ibu.

"Cpet sini. Aku takut maaa. Maaa tolonggh. Sini cpettt jemput," tambahnya.

Bintang tidak menjelaskan alasan dirinya terus meminta dijemput. 

Menurut sang ibu, Bintang mengirim pesan lewat WA pada Senin 19 Februari 2024, bahkan Bintang sempat video call.

"Yang diminta hanya dijemput," ujar Surtanti kepada wartawan, Selasa (27/2/2024) pagi.

Untuk menguatkan hati sang anak, Suryanti meminta Bintang membaca Al Quran. 

Sang ibu juga meminta Bintang melapor ke pengurus pondok jika terjadi sesuatu.

Suyanti tak menyangka jika chat tersebut adalah pesan terakhir sang anak. 

Bintang pulang ke rumahnya di Banyuwangi dalam keadaan sudah tak bernyawa.

Kolase kedatangan jenazah Bintang Balqis Maulana dan pengurus ponpes.(IST)

Bahkan di sekujur tubuhnya terdapat luka-luka parah diduga kuat akibat penganiayaan yang dilakukan para seniornya di pondok.

Suyanti tak kuasa menahan tangis, saat sang anak pulang dalam kondisi mengenaskan. 

Seolah memberi pesan kepada sang ibu, jika kematiannya tak wajar, darah segar mengalir dari kain kafan.

"Ada luka lebam dan sundutan rokok di sekujur tubuh, ditambah ada luka seperti jeratan di leher. Hidungnya juga terlihat patah. Ini sudah pasti bukan jatuh tapi dianiaya," kata kakak kandung Bintang, Mia Nur Khasanah (22).(muu)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

tvonenews

 

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Media Belanda Kaget Lihat El Clasico Indonesia Berakhir Mencekam, Nasib Thom Haye di Persib Jadi Perhatian

Media Belanda Kaget Lihat El Clasico Indonesia Berakhir Mencekam, Nasib Thom Haye di Persib Jadi Perhatian

Kemenangan Persib atas Persija dalam laga panas bertajuk El Clasico Indonesia justru meninggalkan luka mendalam bagi Thom Haye. Media Belanda sorot tajam.
SBY: Demokrat dan Prabowo Harus Menjadi Bagian dari Solusi

SBY: Demokrat dan Prabowo Harus Menjadi Bagian dari Solusi

Presiden ke-6 RI sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menegaskan bahwa partainya bersama Presiden Prabowo harus menjadi solusi mengentaskan masalah bangsa.
AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

Presiden ke-6 sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) membeberkan alasan Ketua Umum (Ketum) tak hadiri puncak perayaan Natal Nasional Partai Demokrat, Senin (12/1/2026).
Van Basty Sousa Acungkan Jari Tengah ke Bobotoh, Gelandang Persija Itu Kini Dibayang-bayangi Sanksi Berat PSSI

Van Basty Sousa Acungkan Jari Tengah ke Bobotoh, Gelandang Persija Itu Kini Dibayang-bayangi Sanksi Berat PSSI

Kali ini, sorotan tajam tertuju pada gelandang asing Persija, Van Basty Sousa. Ia terekam kamera sempat mengacungkan jari tengah ke arah tribun penonton berisikan para Bobotoh.
Pro-Kontra Pilkada Tak Langsung Lewat DPRD, Pengamat Ingatkan Risiko Politik Elitis

Pro-Kontra Pilkada Tak Langsung Lewat DPRD, Pengamat Ingatkan Risiko Politik Elitis

Pengamat Citra Institute menilai sistem Pilkada tak langsung akan menjauhkan rakyat dari proses demokrasi yang seharusnya menjadi hak fundamental warga negara.
Harga Gabah Anjlok di Bawah HPP, DPR Desak Pemerintah dan Bulog Bergerak Cepat

Harga Gabah Anjlok di Bawah HPP, DPR Desak Pemerintah dan Bulog Bergerak Cepat

DPR RI menyoroti anjloknya harga gabah di tingkat petani saat musim panen.

Trending

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

Presiden ke-6 sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) membeberkan alasan Ketua Umum (Ketum) tak hadiri puncak perayaan Natal Nasional Partai Demokrat, Senin (12/1/2026).
Gebrakan Gubernur Jabar KDM: Siapkan Sanksi Berat Bagi Proyek Berkualitas Buruk di Jawa Barat

Gebrakan Gubernur Jabar KDM: Siapkan Sanksi Berat Bagi Proyek Berkualitas Buruk di Jawa Barat

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM), mengambil langkah tegas terkait pengerjaan proyek infrastruktur di wilayahnya. 
Thom Haye Diancam Dibunuh, Kini Giliran Allano Lima Kena Rasis setelah Laga Persib Vs Persija Skor 1-0

Thom Haye Diancam Dibunuh, Kini Giliran Allano Lima Kena Rasis setelah Laga Persib Vs Persija Skor 1-0

Di balik pertandingan Persib Bandung Vs Persija Jakarta skor 1-0, gelandang Timnas Indonesia, Thom Haye dapat ancaman pembunuhan hingga Allano Lima kena rasis.
Update Ranking BWF Usai Malaysia Open 2026: Fajar/Fikri Tembus Peringkat 4 Dunia!

Update Ranking BWF Usai Malaysia Open 2026: Fajar/Fikri Tembus Peringkat 4 Dunia!

Berikut update ranking BWF usai gelaran Malaysia Open 2026.
Profil Dino Rossano Hansa, Sosok Adik Kandung Ibu Denada yang Mengasuh Ressa Rizky Rossano Selama 24 Tahun

Profil Dino Rossano Hansa, Sosok Adik Kandung Ibu Denada yang Mengasuh Ressa Rizky Rossano Selama 24 Tahun

Berikut profil sosok Dino Rossano Hansa, adik kandung almarhumah Emilia Contessa sekaligus paman Denada Tambunan, yang mengasuh Al Ressa Rizky Rossano (24).
Hujan Lebat dan Angin Kencang Landa Jakarta, BMKG Wanti-wanti Cuaca Ekstrem hingga 13 Januari 2026

Hujan Lebat dan Angin Kencang Landa Jakarta, BMKG Wanti-wanti Cuaca Ekstrem hingga 13 Januari 2026

Hujan lebat dan angin kencang melanda Jakarta sejak Senin 12 Januari 2026. BMKG peringatkan cuaca ekstrem hingga 13 Januari, warga diminta waspada.
Curhat Pilu Denada, Sosok yang Harusnya Jadi Ayah Malah Ikut Gugat Bersama Ressa Rizky

Curhat Pilu Denada, Sosok yang Harusnya Jadi Ayah Malah Ikut Gugat Bersama Ressa Rizky

​​​​​​​Denada curhat pilu usai digugat Ressa Rizky. Lebih kecewa karena pamannya ikut menggugat. Kuasa hukum ungkap fakta di balik konflik keluarga ini.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT