News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Exit Poll Indikator: Masyarakat yang Puas dengan Kinerja Jokowi Mayoritas Nyoblos Prabowo-Gibran

Lembaga survei Indikator Politik Indonesia sebut mayoritas pemilih yang puas dengan kinerja Jokowi mencoblos pasangan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka.
Rabu, 21 Februari 2024 - 21:46 WIB
Tangkapan layar acara "Rilis Exit Poll Pilpres 2024: Basis Demografi dan Perilaku Pemilih" yang dipantau secara daring di Jakarta, Rabu (21/02/2024).
Sumber :
  • ANTARA/Agatha Olivia Victoria

Jakarta, tvOnenews.com - Lembaga survei Indikator Politik Indonesia melakukan exit poll saat Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 dengan hasil yang menunjukkan bahwa mayoritas pemilih yang puas dengan kinerja Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) mencoblos pasangan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka.

Dari hasil exit poll, kata founder dan Peneliti Utama Indikator Politik Indonesia Burhanuddin Muhtadi, sekitar 80 persen pemilih mengaku puas dengan kinerja Presiden Jokowi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Pemilih yang puas semacam memberi rewards kepada Jokowi yang mendukung Prabowo secara implisit. Meskipun secara eksplisit, dukungan terlihat dari pencalonan Gibran sebagai cawapres," kata Burhanuddin dalam acara Rilis Exit Poll Pilpres 2024: Basis Demografi dan Perilaku Pemilih yang dipantau secara daring di Jakarta, Rabu (21/2/2024).

Selain mendukung pasangan Prabowo-Gibran, Burhanuddin menyebutkan mayoritas pemilih yang puas dengan kinerja Jokowi cenderung mencoblos pasangan Ganjar Pranowo-Mahfud Md. 

Namun, kata dia, paslon Prabowo-Gibran tetap mendominasi pemilih tersebut lantaran pasangan Ganjar-Mahfud sempat mengubah strategi program dari "keberlanjutan program tanpa syarat" menjadi "perbaikan program".

Bahkan, dia menuturkan bahwa Ganjar sempat mengkritik tajam Presiden Jokowi beberapa saat sebelum pemilihan berlangsung.

"Hal tersebut yang membuat suara untuk Ganjar-Mahfud hilang karena mayoritas masyarakat puas dengan kinerja Jokowi," tuturnya.

Sebaliknya, sambung dia, mayoritas pemilih yang mengaku kurang puas dengan kinerja Presiden Jokowi cenderung mencoblos pasangan Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar lantaran pasangan calon nomor urut 1 ini memiliki narasi "perubahan" untuk setiap program Jokowi yang sudah ada.

Dari keseluruhan pemilih yang mencoblos pasangan Prabowo-Gibran, kata Burhanuddin, sebanyak 90,8 persen mengaku puas dengan kinerja Presiden Jokowi, sedangkan sisanya sebanyak 8,8 persen kurang puas dan 0,3 persen tidak tahu atau tidak menjawab.

Dari keseluruhan pemilih yang mencoblos pasangan Anies-Muhaimin, sebanyak 53,9 persen mengaku puas dengan kinerja Presiden Jokowi, sebanyak 44,9 persen kurang puas, dan 1,2 persen tidak tahu atau tidak menjawab.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Meski cenderung berimbang antara yang tidak puas dan puas, mayoritas pemilih Anies-Muhaimin tetap mengaku puas terhadap kinerja Jokowi," ucap Burhanuddin menambahkan.

Dari keseluruhan pemilih yang mencoblos pasangan Ganjar-Mahfud, lanjut dia, sebanyak 84,5 persen mengaku puas dengan kinerja Presiden Jokowi, sebanyak 15,3 persen kurang puas, serta 0,2 persen tidak tahu atau tidak menjawab.

Halaman Selanjutnya :
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Media Belanda Kaget Lihat El Clasico Indonesia Berakhir Mencekam, Nasib Thom Haye di Persib Jadi Perhatian

Media Belanda Kaget Lihat El Clasico Indonesia Berakhir Mencekam, Nasib Thom Haye di Persib Jadi Perhatian

Kemenangan Persib atas Persija dalam laga panas bertajuk El Clasico Indonesia justru meninggalkan luka mendalam bagi Thom Haye. Media Belanda sorot tajam.
SBY: Demokrat dan Prabowo Harus Menjadi Bagian dari Solusi

SBY: Demokrat dan Prabowo Harus Menjadi Bagian dari Solusi

Presiden ke-6 RI sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menegaskan bahwa partainya bersama Presiden Prabowo harus menjadi solusi mengentaskan masalah bangsa.
AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

Presiden ke-6 sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) membeberkan alasan Ketua Umum (Ketum) tak hadiri puncak perayaan Natal Nasional Partai Demokrat, Senin (12/1/2026).
Van Basty Sousa Acungkan Jari Tengah ke Bobotoh, Gelandang Persija Itu Kini Dibayang-bayangi Sanksi Berat PSSI

Van Basty Sousa Acungkan Jari Tengah ke Bobotoh, Gelandang Persija Itu Kini Dibayang-bayangi Sanksi Berat PSSI

Kali ini, sorotan tajam tertuju pada gelandang asing Persija, Van Basty Sousa. Ia terekam kamera sempat mengacungkan jari tengah ke arah tribun penonton berisikan para Bobotoh.
Pro-Kontra Pilkada Tak Langsung Lewat DPRD, Pengamat Ingatkan Risiko Politik Elitis

Pro-Kontra Pilkada Tak Langsung Lewat DPRD, Pengamat Ingatkan Risiko Politik Elitis

Pengamat Citra Institute menilai sistem Pilkada tak langsung akan menjauhkan rakyat dari proses demokrasi yang seharusnya menjadi hak fundamental warga negara.
Harga Gabah Anjlok di Bawah HPP, DPR Desak Pemerintah dan Bulog Bergerak Cepat

Harga Gabah Anjlok di Bawah HPP, DPR Desak Pemerintah dan Bulog Bergerak Cepat

DPR RI menyoroti anjloknya harga gabah di tingkat petani saat musim panen.

Trending

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

Presiden ke-6 sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) membeberkan alasan Ketua Umum (Ketum) tak hadiri puncak perayaan Natal Nasional Partai Demokrat, Senin (12/1/2026).
Gebrakan Gubernur Jabar KDM: Siapkan Sanksi Berat Bagi Proyek Berkualitas Buruk di Jawa Barat

Gebrakan Gubernur Jabar KDM: Siapkan Sanksi Berat Bagi Proyek Berkualitas Buruk di Jawa Barat

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM), mengambil langkah tegas terkait pengerjaan proyek infrastruktur di wilayahnya. 
Thom Haye Diancam Dibunuh, Kini Giliran Allano Lima Kena Rasis setelah Laga Persib Vs Persija Skor 1-0

Thom Haye Diancam Dibunuh, Kini Giliran Allano Lima Kena Rasis setelah Laga Persib Vs Persija Skor 1-0

Di balik pertandingan Persib Bandung Vs Persija Jakarta skor 1-0, gelandang Timnas Indonesia, Thom Haye dapat ancaman pembunuhan hingga Allano Lima kena rasis.
Update Ranking BWF Usai Malaysia Open 2026: Fajar/Fikri Tembus Peringkat 4 Dunia!

Update Ranking BWF Usai Malaysia Open 2026: Fajar/Fikri Tembus Peringkat 4 Dunia!

Berikut update ranking BWF usai gelaran Malaysia Open 2026.
Profil Dino Rossano Hansa, Sosok Adik Kandung Ibu Denada yang Mengasuh Ressa Rizky Rossano Selama 24 Tahun

Profil Dino Rossano Hansa, Sosok Adik Kandung Ibu Denada yang Mengasuh Ressa Rizky Rossano Selama 24 Tahun

Berikut profil sosok Dino Rossano Hansa, adik kandung almarhumah Emilia Contessa sekaligus paman Denada Tambunan, yang mengasuh Al Ressa Rizky Rossano (24).
Hujan Lebat dan Angin Kencang Landa Jakarta, BMKG Wanti-wanti Cuaca Ekstrem hingga 13 Januari 2026

Hujan Lebat dan Angin Kencang Landa Jakarta, BMKG Wanti-wanti Cuaca Ekstrem hingga 13 Januari 2026

Hujan lebat dan angin kencang melanda Jakarta sejak Senin 12 Januari 2026. BMKG peringatkan cuaca ekstrem hingga 13 Januari, warga diminta waspada.
Curhat Pilu Denada, Sosok yang Harusnya Jadi Ayah Malah Ikut Gugat Bersama Ressa Rizky

Curhat Pilu Denada, Sosok yang Harusnya Jadi Ayah Malah Ikut Gugat Bersama Ressa Rizky

​​​​​​​Denada curhat pilu usai digugat Ressa Rizky. Lebih kecewa karena pamannya ikut menggugat. Kuasa hukum ungkap fakta di balik konflik keluarga ini.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT