News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Lewat Twitter Gibran Mendadak Minta Maaf, Netizen Ultimatum Jangan Mimpi Tenggelamkan PDIP di Jateng

Cawapres nomor urut 02 Gibran Rakabuming Raka menanggapi komentar netizen di akun X atau Twitter pribadinya soal klaim Jawa Tengah (Jateng) sebagai 'Kandang Banteng'.
Jumat, 16 Februari 2024 - 23:04 WIB
Lewat Twitter Gibran Mendadak Minta Maaf, Netizen Ultimatum Jangan Mimpi Tenggelamkan PDIP di Jateng
Sumber :
  • Tim tvOne/Julio Trisaputra

Jakarta, tvOnenews.com - Cawapres nomor urut 02 Gibran Rakabuming Raka menanggapi komentar netizen di akun X atau Twitter pribadinya soal klaim Jawa Tengah (Jateng) sebagai 'Kandang Banteng'.

Hal itu merujuk perolehan suara Paslon 02 Prabowo-Gibran yang unggul melalui quick count atau penghitungan cepat dari Paslon 03 Ganjar Pranowo dan Mahfud MD.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Adapun, Ganjar ialah kader PDIP yang mana Jateng kerap diklaim sebagai Kandang Banteng, khas logo partai berlambang banteng moncong putih tersebut.

Akun X @Yus_197 mengingatkan Gibran agar tidak bermimpi bisa meraih suara mutlak di Jawa Tengah pada Pilpres 2024.

"Gw ingetin aja ya,kalo lu ga tau sejarah @gibran_tweet Dari jaman lu belum lahir. Solo,Jateng, itu kandang

Banteng dr jaman Orba," kata akun @Yus_197 dikutip, Jumat (16/2/2024).

Dia melanjutkan bahwa karena PDIP, Presiden Jokowi mendapat kekuasaan hingga sekarang.

Selain itu, dia meminta Gibran dan Jokowi agar tidak merasa bisa menenggelamkan PDIP di Jateng.

"Krn Banteng BPK lu menang telak diJateng, jadi jgn mimpi, you bapak you tenggelamkan @PDI_Perjuangan salam waras sul," tambahnya.

Merespons hal tersebut, Gibran meminta maaf dan berterima kasih seusai mendapat peringatan tersebut.

Dia mengaku bakal segera memperbaiki sikapnya yang dianggap ingin menenggelamkan PDIP di Jateng.

"Nggih bapak. Baik pak. Matur nuwun sanget sudah diingatkan. Akan kami jadikan bahan evaluasi ke depan. Mohon maaf sebelumnya," tutur Gibran di akun X pribadinya @gibran_tweet.

Sementara itu, dalam versi penghitungan resmi KPU yang diunggah melalui website resminya, Paslon 02 Prabowo-Gibran memperoleh 52,62 persen atau 7.751.526 suara.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Perolehan tersebut unggul mutlak dari Paslon 01 Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar yang memperoleh 12,84 persen atau 1.891.821 suara.

Sedangkan Paslon 03 Ganjar-Mahfud memperoleh 34,54 persen atau 5.088.171, yang mana data tersebut diperoleh 16 Februari 2024 pukul 22:30 WIB.(lpk)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Suporter Inter Milan resmi dijatuhi sanksi larangan menghadiri tiga laga tandang usai insiden pelemparan suar ke arah kiper Cremonese Emil Audero dalam laga ...
PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menegaskan dukungan penuh terhadap langkah diplomasi Presiden RI Prabowo Subianto, termasuk keputusan Indonesia terlibat aktif dalam Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian.
Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Timnas futsal Indonesia akan menghadapi tantangan berat saat berjumpa Jepang pada babak semifinal Piala Asia Futsal 2026. Laga tersebut dijadwalkan berlangsung
Fantastis, Segini Barang Bukti Hasil OTT KPK di Kantor Pajak Banjarmasin

Fantastis, Segini Barang Bukti Hasil OTT KPK di Kantor Pajak Banjarmasin

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita uang senilai Rp 1 miliar dari operasi tangkap tangan (OTT) di Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Banjarmasin, Kalimantan Selatan.
Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Pernyataan lawas Emilia Contessa kembali viral usai kemunculan Ressa. Saat itu ia meminta Denada menikah lagi karena baru punya satu anak.
Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Pemerintah mengajak masyarakat Indonesia untuk memperbarui Surat Tanah yang lama, seperti Girik dan lainnya. Berikut manfaatnya.

Trending

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Klub Liga Italia Sassuolo memberikan sambutan hangat kepada pelatih timnas Indonesia John Herdman. John Herdman diketahui menemui kapten timnas Indonesia Jay Idzes dalam sesi latihan Neroverdi.
Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Seorang anak SD berusia 10 tahun berinisial YBR di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan meninggal dunia akibat bunuh diri.
Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Pernyataan lawas Emilia Contessa kembali viral usai kemunculan Ressa. Saat itu ia meminta Denada menikah lagi karena baru punya satu anak.
Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Pemerintah mengajak masyarakat Indonesia untuk memperbarui Surat Tanah yang lama, seperti Girik dan lainnya. Berikut manfaatnya.
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Tragedi kemanusiaan mengguncang tanah air berupa aksi bunuh diri seorang siswa SD di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berinisial YBR (10) akibat tak mampu membeli buku dan pena.
Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT