News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Nama Eril Dibawa-bawa, Ridwan Kamil Ngamuk: Kalau Kalah Kalah Aja, Jangan Bawa-bawa Almarhum Anak Saya

Mantan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil ngamuk dengan komentar salah satu netizen yang membawa-bawa nama almarhun anaknya Eril.
Jumat, 16 Februari 2024 - 07:29 WIB
Ridwan Kamil dan Keluarga
Sumber :
  • Instagram @ataliapr

Jakarta, tvOnenews.com - Mantan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil ngamuk dengan komentar salah satu netizen yang membawa-bawa nama almarhun anaknya Eril.

Hal tersebut bermula ketika seorang netizen menyebutkan kata malu dengan Eril memiliki sosok ayah sepertinya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Malu pak sama almarhum Eril gimana nanti mau ketemu Eril di akhirat anak aja di bangga-banggain udah jadi anak baik, kalau bapaknya," tulis seorang netizen dikolom komentar.

Tak terima dengan komentar tersebut, pria yang akrab disapa Kang Emil itu pun membalas komentarnya.

 "Hei kalau kalah kalah aja, jangan bawa-bawa almarhum anak saya," balas Ridwan Kamil. 

Diketahui, Ridwan Kamil tergabung dalam TKN Prabowo-Gibran di Pilpres 2024 ini.

Diberitakan sebelumnya, ia mengomentari keunggulan suara paslon nomor urut 02 versi hitung cepat (quick count), Rabu (14/2/2024).

Dalam postingannya di Instagram, Ridwan Kamil mengucapkan terima kasih banyak pada warga Jawa Barat yang sudah memilih pasangan nomor 02.

 "Quick Count pasangan 02 di Jabar ada kisaran 58-60 persen. Terima Kasih untuk semua warga Jabar yang mendukung, untuk semua Partai yang mengusung, untuk semua relawan yang bergabung."

"Terima kasih sudah kompak pisan bekerja sama dengan TKD Jabar dengan data-driven, kreatif, gembira, sabar, ilmiah terukur, dan selalu santun," tulis Ridwan Kamil di akun Instagram-nya.

Bukan hanya itu, Ridwan Kamil juga tampak 'curhat' soal kabar banyaknya followers-nya di instagram yang ramai-ramai meninggalkannya. 

Menurut Emil, sapaan akrabnya, dia tidak menghiraukan jika benar banyak pengikutnya yang ramai-ramai meninggalkannya (unfollow) di Instagram karena dia jadi bagian dari tim pemenangan paslon nomor urut 02 di Jawa Barat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Meski mengaku mendapat ejekan dari yang tidak sepemahaman dengan dia, Emil menyebut bahwa dia tidak mempermasalahkan itu dan justru mengaku membalasnya dengan balik mendoakan yang baik. 

"Terima kasih juga yang selama 3 bulan mengejek, membuli dan mencaci saya. Saya terima dengan sabar dan saya balas dengan doa-doa yang baik saja. Juga yang katanya kecewa dan unfollow massal, eh Allah malah kasih takdir naik 200 ribu followers baru. Hatur Nuhun (Terima Kasih)," kata Emil.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral