News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

5 Pembelaan Keluarga Yudha Arfandi Terkait Meninggalnya Dante, Salah Satunya Diam Karena Jaga Reputasi Tamara Tyasmara

Inilah lima pembelaan keluarga Yudha Arfandi (YA) terkait meninggalnya Dante (6) anak dari artis Tamara Tyasmara dan mantan suaminya.
Minggu, 11 Februari 2024 - 07:22 WIB
Pembelaan keluarga Yudha Arfandi terkait neninggalnya Dante
Sumber :
  • viva.co.id

Jakarta, tvOnenews.com - Inilah lima pembelaan keluarga Yudha Arfandi (YA) terkait meninggalnya Dante (6) anak dari artis Tamara Tyasmara dan mantan suaminya—Angger Dimas

Adapun Yudha ditetapkan sebagai tersangka oleh polisi karena diduga menenggelamkan Dante di kolam renang Palem, Jakarta Timur pada Sabtu (27/1/2024) lalu. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Terkait penetapan ini, keluarga Yudha mengaku tidak terima. Berikut adalah lima pembelaannya: 

1. Keluarga Yudha Diam Karena Jaga Reputasi Tamara

Tamara Tyasmara. Dok: Instagram Tamara Tyasmara

Keluarga mengaku selama ini diam demi menjaga reputasi Tamara. Hal ini disampaikan oleh sepupu Yudha melalui akun Instagram pribadinya @svrramadhani.

"Akhirnya keluarga mengizinkan untuk speak up. Kami pihak keluarga berhak untuk memberikan pembelaan. Selama ini kami diam hanya untuk menjaga reputasi Anda @tamaratyasmara dengan harapan bisa lebih speak up bagaimana bonding antara abang saya dan anak Anda,” tulisnya. 

2. Keluarga Yudha Menduga Rumah Tangga Tamara dan Mantan Suaminya Belum Selesai

Keluarga Yudha menduga rumah tangga Angger dan Tamara belum selesai meski keduanya sudah bercerai sejak 2021 lalu.

"Tolong ya Mas @nggerdimas jangan karena masalah rumah tangga ada yang belum selesai, abang saya memang lalai, tapi bukan pembunuh!," tulis keluarga Yudha. 

3. Yudha Difitnah

tvonenews

Keluarga Yudha yakin Yudha tidak ada niatan untuk menghilangkan nyawa anak Tamara. Mereka menilai Yudha hanya difitnah.

Dia juga menyebut video yang dibagikan akun Instagram Forum Wartawan Polri adalah fitnah. 

"Video ini fitnah Ya Allah. Video yang akurat CCTV dari sisi depan itu ditahan pihak kepolisian. Abang saya benar-benar difitnah," tulis keluarga Yudha.

4. Salahkan Tamara arena Lalai

Keluarga Yudha menuding yang paling lalai dalam kasus ini adalah Tamara. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kalau mau dicari siapa yang paling lalai, di sini kamu yang paling lalai menjadi seorang ibu. Harusnya ini menjadi kelalaianmu juga jangan hanya pihak yang sekarang kamu jadikan tersangka padahal dia sudah baik menjaga dan menemani anakmu bermain bersama anaknya," tulis keterangan di akun Instagram @svrramadhani.

5. Yudha Anggap Dante Seperti Anak Sendiri

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral