News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ekspresi Tamara Tyasmara Saat Melihat Rekaman CCTV Detik-detik Sang Anak Tewas di Tangan Kekasihnya Yudha Arfandi

Derasnya air mata tak dapat dibendung Tamara Tyasmara saat dirinya menyambangi Ditreskrimum Polda Metro Jaya pada Jumat (9/2/2024) terkait kasus kematian anaknya yang bernama Raden Andante Khalif alias Dante.
Sabtu, 10 Februari 2024 - 03:13 WIB
Artis Tamara Tyasmara
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Derasnya air mata tak dapat dibendung Tamara Tyasmara saat dirinya menyambangi Ditreskrimum Polda Metro Jaya pada Jumat (9/2/2024) terkait kasus kematian anaknya yang bernama Raden Andante Khalif alias Dante. 

Tamara tak kuasa menahan tangisnya usai polisi memastikan sang anak bernama Raden Andante Khalif alias Dante tewas bukan karena tenggelam di kolam renang kawasan Duren Sawit, Jakarta Timur. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Melainkan sang anak semata wayangnya itu harus menghembuskan nafas terakhirnya usai menjadi korban pembunuhan berencana oleh sang kekasih hati yakni Yudha Arfandi. 

Deras air mata yang jatuh pada sebagian wajah sang artis itu semakin tak terbendung kala dirinya melihat langsung rekaman CCTV detik-detik aksi pembunuhan berencana terhadap anaknya itu. 

Tamara mengaku rekaman CCTV tu diperlihatkan kepadanya usai penyidik Ditreskrimum Polda Metro Jaya menetapkan kekasih hatinya sebagai tersangka pembunuhan berencana terhadap Dante. 

"Aku juga tadi sudah lihat CCTV nya dari awal sampai akhir itu ya. Enggak mungkin lah aku tega aku diam saja, anak aku tuh meninggal lo bukan koma, bukan cuma sakit. Jadi enggak mungkin diam saja anaknya digituin, jadi ya mohon pengertiannya saja bukan berarti aku nutupi. Aku mau proses ini berjalan dengan lancar tanpa aku harus cuap-cuap gimana pun," ungkap Tamara di Polda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (9/2/2024). 

Usai melihat rekaman CCTV yang diperlihatkan oleh penyidik, Tamara mengaku tak menyangka bahwa pelaku pembunuhan itu merupakan Yudha Arfandi yang selama ini menjadi kekasih hatinya. 

Kini, Tamara hanya dapat menyerahkan sepenuhnya proses penyidikan yang dilakukan Ditreskrimum Polda Metro Jaya dalam mengungkap kasus kematian dari anak semata wayangnya itu. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Siapa sih?, ada yang nyangka?. Enggak mungkin ada yang nyangka jadi sekarang kita mau tau apa motifnya. Enggak ada yang menyangka makanya sekarang kita ingin mengetahui," ungkap Tamara. 

Sebelumnya, Ditreskrimum Polda Metro Jaya menetapkan Yudha Arfandi sebagai tersangka kasus pembunuhan berencana terhadap Raden Andante Khalif Pramudityo atau Dante (6) anak dari artis Tamara Tyasmara. 

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral