News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Lika-Liku Karier Andromeda Mercury, dari Presenter tvOne hingga Jadi Moderator Debat Capres Kelima

Andromeda Mercury bongkar habis soal perjalanan kariernya di media massa dari SMA hingga mengikuti lomba-lomba penulisan. Bahkan, ia sebut peristiwa menegangkan
Kamis, 1 Februari 2024 - 21:48 WIB
Lika-Liku Karier Andromeda Mercury, dari Presenter tvOne
Sumber :
  • tim tvOne - Julio

 Jakarta, tvOnenews.com - Hidup hanya sekali, jadi harus berarti dan menebar kebaikan di muka bumi sebelum datang mati. Untaian kata itu mengalir lancar tanpa terbata-bata keluar dari mulut Andromeda Mercury, presenter televisi swasta tvOne saat diwawancara, tim tonenews, Akhyar G, di kantor tvOne Pusat, Jakarta Timur, Kamis (1/2/2024). 

Andro, sapaan akrab Andromeda Mercury, menjadikan untaian kata itu sebagai mantra yang dipegang teguh oleh lelaki sarjana Administrasi Publik Universitas Pandjajaran itu, untuk menjalani hidupnya. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Di belantara kehidupan jurnalis, Andromeda Mercury ingin menjadi orang yang bermanfaat bagi orang lain. Meskipun hanya bisa berbagi informasi melalui tugas-tugas jurnalistik yang diembannya.

Ya itu lah, cuplikan singkat mengenai Andromeda Mercury, seorang presenter tersohor Indonesia, kelahiran 18 Mei 1988, Salatiga. Andro kini terpilih sebagai moderator debat Capres-Cawapres Kelima atau debat capres ketiga, yang akan digelar 4 Febbruari 2024.

Setelah KPU mendaulat Andromeda sebagai moderator debat capres-cawapres kelima, profil hingga perjalanan Andromeda Mercury menyita perhatian publik.

Pasalnya, selama ini, orang-orang hanya mengenalnya sebagai seorang presenter tvOne yang menaungi program Catatan Demokrasi. Namun, orang-orang belum mengetahui kisah perjalanan Andromeda Mercury di dunia jurnalis. 

Berdasarkan penunturan Andro, sebelum kuliah di Universitas Pandjajaran, Jurusan Adiministrasi Publik, ia sudah menekuni ke dunia jurnalis sejak SMA. 

"Sebelum masuk ke Unpad jurusan administrasi publik. Jauh sebelum itu, di SMA saya memang sudah berkecimpung di dunia Jurnalis. Saya dulu wartawan pelajar waktu SMA kelas 2 di Palembang, Sumatera Selatan," ujar Andromeda Mercury.

"Namanya Lembaran Pelajar Sumatera Selatan, itu juga karena coba-coba kan untuk mencari sebuah passion, bahkan pada saat itu, saya paling suka ikut lomba," sambungnya sembari tatapannya terlihat mengenang masa-masa SMA-nya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Lomba apa saja saya ikuti, baik dari desain grafis, dan lomba menyanyi serta ikut satu kompetisi yang mencari wartawan pelajar." 

"Saya perwakilan dari SMA, Alhamdulilah terpilih menjadi wartawan pelajar di Sriwijaya Post, yang sekarang sudah menjadi Tribun Sumsel," ujarnya.

Halaman Selanjutnya :
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Anton Sukartono Suratto, mendorong penguatan regulasi agar Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) memiliki kewenangan lebih tegas dalam menangani konten hoaks di ruang digital.
Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kiper Cremonese yang juga penjaga gawang Timnas Indonesia Emil Audero menyampaikan pesan mengenai kondisinya setelah menjadi korban ledakan flare atau petasan -
Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Polda Metro Jaya mengamankan sebanyak 105 pelaku tawuran di wilayah hukumnya, dalam rangka Operasi Pekat Jaya 2026, yang dimulai sejak tanggal 28 Januari sampai dengan 11 Februari Tahun 2026.
Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Suporter Inter Milan resmi dijatuhi sanksi larangan menghadiri tiga laga tandang usai insiden pelemparan suar ke arah kiper Cremonese Emil Audero dalam laga ...
PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menegaskan dukungan penuh terhadap langkah diplomasi Presiden RI Prabowo Subianto, termasuk keputusan Indonesia terlibat aktif dalam Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian.
Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Timnas futsal Indonesia akan menghadapi tantangan berat saat berjumpa Jepang pada babak semifinal Piala Asia Futsal 2026. Laga tersebut dijadwalkan berlangsung

Trending

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Klub Liga Italia Sassuolo memberikan sambutan hangat kepada pelatih timnas Indonesia John Herdman. John Herdman diketahui menemui kapten timnas Indonesia Jay Idzes dalam sesi latihan Neroverdi.
Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Seorang anak SD berusia 10 tahun berinisial YBR di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan meninggal dunia akibat bunuh diri.
Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Pernyataan lawas Emilia Contessa kembali viral usai kemunculan Ressa. Saat itu ia meminta Denada menikah lagi karena baru punya satu anak.
Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Pemerintah mengajak masyarakat Indonesia untuk memperbarui Surat Tanah yang lama, seperti Girik dan lainnya. Berikut manfaatnya.
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Tragedi kemanusiaan mengguncang tanah air berupa aksi bunuh diri seorang siswa SD di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berinisial YBR (10) akibat tak mampu membeli buku dan pena.
Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT