News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Profil Endah Subekti Kurtaningsih, Jadi Sorotan Usai Adu Mulut Bela Relawan Ganjar yang Diamankan Tim Keamanan Jokowi

Endah Subekti Kurtaningsih menjadi sorotan usai video kericuhan saat penyambutan Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Gunungkidul, Yogyakarta viral di media sosial.
Rabu, 31 Januari 2024 - 15:07 WIB
Ketua DPRD Gunungkidul Endah Subekti Kurtaningsih
Sumber :
  • Tangkapan Layar YouTube ANTV NEWS PLUS

Jakarta, tvOnenews.com – Profil Ketua DPRD Gunungkidul Endah Subekti Kurtaningsih.

Sosok Endah Subekti Kurtaningsih menjadi sorotan usai video kericuhan saat penyambutan Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Gunungkidul, Yogyakarta viral di media sosial.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam video viral tersebut tampak Endah Kurtaningsih terlibat adu mulut dengan pihak keamanan Presiden Jokowi dan membela relawan Ganjar Pranowo.

Gayanya yang khas dan pembawannya yang tegas, membuat masyarakat penasaran dengan sosok Endah Subekti Kurtaningsih.

Siapa sebenarnya sosok kader PDIP ini? Berikut profil Endah Subekti Kurtaningsih. 

Wanita kelahiran 23 April 1976 ini memiliki nama lengkap Endah Subekti Kurtaningsih. Saat ini ia menjabat sebagai Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) sekaligus Ketua DPC PDIP Gunungkidul.

Endah merupakan anak ke 7 dari 8 bersaudara. Ia hidup di lingkungan yang sederhana dan dibesarkan oleh ibu yang bekerja sebagai petani dan ayahnya seorang Lurah.

Hal itu membuat dirinya diarahkan untuk memiliki jiwa pekerja sedari kecil.

Naluri politisnya itu diturunkan oleh ayahnya yang dipilih langsung sebagai Lurah selama 31 tahun. 

Endah memutuskan untuk memilih Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) agar bisa langsung diarahkan sesuai jurusan dan langsung bekerja.

Ia tidak pernah membayangkan untuk menjadi Ketua DPRD.

Aktif mengikuti berbagai kegiatan seperti, bernyanyi, voli, tenis meja dan berambisi untuk menang serta menjadi ketua kelas selama 3 tahun agar bisa menyampaikan emosi dirinya.

Saat kuliah, ia mengambil sekolah ekonomi D3 dengan biaya sendiri yang kemudian setelah lulus di tahun 2004 ia bekerja di perusahaan alat tulis kantor sebagai distributor.

Saat usia 17 tahun, ia pernah mendaftarkan diri sebagai Pegawai Negri Sipil (PNS) namun ditawari berpolitik dan mulai bergabung dengan partai politik.

Tekadnya semakin kuat usai kematian sang suami yang menggerakkannya untuk meneruskan semangat juang. 

Pada 2014 pertama kali menjadi anggota DPRD Gunungkidul dan di 2018 merupakan pemilihan terbarunya.

Ia juga yang mengajukan dengan tegas bahwa adanya peraturan daerah tentang perempuan karena Endah geram perempuan banyak ditindas, maka dari itu ia membangun pembawaan yang tegas dan tidak takut dengan apapun. (mg2/muu)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

tvonenews

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral