GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Hasil Survei, Mayoritas Publik dan Dunia Usaha Inginkan Pilpres 2024 Satu Putaran

"Manakah yang lebih Anda setujui Pilpres 2024 berlangsung satu putaran atau dua putaran, ternyata mayoritas responden (57,4%) setuju jika Pilpres 2024 berlangsung satu putaran saja,"
Jumat, 26 Januari 2024 - 20:32 WIB
Lembaga survei Political Weather Station (PWS) rilis hasil survei di Jakarta, Jumat (26/1/2024)
Sumber :
  • ist

Jakarta, tvonenews.com - Lembaga survei Political Weather Station (PWS) dalam rilis hasil survei terbaru mereka menyebutkan bahwa mayoritas publik dan dunia usaha mengharapkan Pilpres 2024 cukup berlangsung satu putaran.

Hasil survei PWS juga menunjukkan bahwa bagian terbesar masyarakat menolak pemakzulan Presiden Jokowi yang menjadi wacana sejumlah aktivis dan elit politik akhir-akhir ini.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Ketika PWS menanyakan kepada responden, manakah yang lebih Anda setujui Pilpres 2024 berlangsung satu putaran atau dua putaran, ternyata mayoritas responden (57,4%) setuju jika Pilpres 2024 berlangsung satu putaran saja," demikian disampaikan melalui rilis tertulis yang diterima di Jakarta, Jumat (26/1/2024).

Hanya 12,4% responden yang berharap Pilpres dapat berlangsung dua putaran. Sementara sebanyak 30,2% tidak mempermasalahkan apakah Pilpres 2024 berlangsung satu putaran atau dua putaran. 

Berdasarkan hasil survei PWS, ada tiga alasan utama yang membuat mayoritas publik dan lebih-lebih dunia usaha, menginginkan Pilpres cukup satu putaran saja. Pertama, Pilpres satu putaran menghemat anggaran negara yang cukup besar yang lebih baik dialokasikan untuk peningkatan kesejahteraan rakyat. 

Kedua, Pilpres satu putaran dapat segera menuntaskan ketidakpastian bagi dunia usaha dan kegiatan ekonomi 
pada umumnya. Ketiga, Pilpres satu putaran juga untuk mengakhiri ketegangan politik antar sesama komponen bangsa Indonesia.

Berdasarkan temuan PWS, mayoritas publik selain menginginkan Pilpres 2024 cukup berlangsung satu putaran, mereka juga menolak gerakan pemakzulan terhadap Presiden Jokowi yang akhir-akhir ini diwacanakan oleh sejumlah aktivis dan elit politik. 

"Ketika PWS menanyakan kepada responden, apakah Anda setuju atau kurang setuju terhadap wacana pemakzulan Presiden Jokowi yang dimotori sejumlah aktivis dan elit politik, bagian terbesar publik atau 53,3% responden menyatakan tidak setuju alias menolak wacana pemakzulan tersebut," demikian dikutip dari rilis tersebut. 

Hanya 14,8% responden yang setuju  terhadap wacana pemakzulan Presiden Jokowi, sementara sebanyak 31,9 responden 
tidak dapat memberikan sikap terhadap wacana tersebut.

Survei PWS dilaksanakan pada tanggal 21 sampai 25 Januari 2024 di 34 provinsi di seluruh Indonesia. Populasi dari survei ini adalah seluruh warga negara Indonesia yang sudah mempunyai hak pilih atau seluruh penduduk Indonesia yang minimal telah berusia 17 tahun dan/atau belum 17 tahun tetapi sudah menikah. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Jumlah sampel sebesar 1220 responden, diperoleh melalui teknik pencuplikan secara acak sederhana (simple random sampling) atas data pemilik nomor HP di seluruh Indonesia yang pernah menjadi responden dalam survei-survei PWS sebelumnya. Margin of error +/- 2,81 persen, dan pada tingkat kepercayaan (level of confidence) sebesar 95 persen. 

Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan teknik wawancara melalui telepon  dengan responden berpedoman kuesioner. (ito)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Seberapa Besar Peluang Timnas Indonesia Gantikan Iran Jika Mundur dari Piala Dunia 2026

Seberapa Besar Peluang Timnas Indonesia Gantikan Iran Jika Mundur dari Piala Dunia 2026

Timnas Iran dikabarkan tengah mempertimbangkan untuk mundur dari Piala Dunia 2026 yang akan digelar di Kanada, Meksiko, dan Amerika Serikat. Keputusan itu men-
Terkuak, Motif Utama Pimpinan Ponpes Perkosa Santriwati di Lombok Tengah

Terkuak, Motif Utama Pimpinan Ponpes Perkosa Santriwati di Lombok Tengah

Terkuak, motif Utama pimpinan ponpes perkosa santriwati di Lombok Tengah. Bahkan, kabar yang beredar luas di media sosial itu, menuai komentar netizen.
Inter Milan Full Senyum, Sassuolo Berpeluang Lepas Rekan Duet Jay Idzes: Muharemovic

Inter Milan Full Senyum, Sassuolo Berpeluang Lepas Rekan Duet Jay Idzes: Muharemovic

Kabar baik datang untuk Inter Milan yang mendapat sinyal positif setelah manajemen US Sassuolo Calcio membuka peluang melepas rekan duet Jay Idzes, Muharemovic.
THR ASN Jakarta Bisa Cair Setelah Lebaran? Ini Penjelasan Terbaru Gubernur Pramono

THR ASN Jakarta Bisa Cair Setelah Lebaran? Ini Penjelasan Terbaru Gubernur Pramono

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung angkat bicara soal mekanisme pembayaran tunjangan hari raya (THR) Idulfitri bagi aparatur sipil negara (ASN) di DKI Jakarta.
Terungkap, Senjata Mematikan Milik Iran, Bisa Buat Amerika Serikat dan Israel Begini

Terungkap, Senjata Mematikan Milik Iran, Bisa Buat Amerika Serikat dan Israel Begini

Terungkap, senjata mematikan milik Iran. Bahkan senjata itu bisa membuat Amerika Serikat dan Israel bisa kocar-kacir. Seperti diketahui, AS dan Israel melancar
Tak Hanya Bupati, KPK Amankan Sekda Hasil OTT di Pekalongan

Tak Hanya Bupati, KPK Amankan Sekda Hasil OTT di Pekalongan

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggelar operasi tangkap tangan (OTT) di wilayah Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah. Hasilnya, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq

Trending

Wanita Asal Jakarta Utara Diamankan Usai Buang Bayi di Tempat Sampah, Polisi: Dimasukkan ke dalam Tas Ransel

Wanita Asal Jakarta Utara Diamankan Usai Buang Bayi di Tempat Sampah, Polisi: Dimasukkan ke dalam Tas Ransel

Sebuah video viral di media sosial memperlihatkan sejumlah warga menggeruduk rumah wanita berinisial DR (20) yang diduga membuang bayi hasil hubungan gelapnya
Gamis Bini Orang Jadi Tren Baju Lebaran 2026, Terinspirasi dari Inara Rusli

Gamis Bini Orang Jadi Tren Baju Lebaran 2026, Terinspirasi dari Inara Rusli

Gamis “Bini Orang” menjadi salah satu tren busana muslim paling mencuri perhatian menjelang Lebaran 2026. Terinspirasi dari Inara Rusli, yuk simak deskripsinya!
Meski Terancam Degradasi, Nottingham Forest Bidik 3 Poin di Kandang Manchester City

Meski Terancam Degradasi, Nottingham Forest Bidik 3 Poin di Kandang Manchester City

Bek Nottingham Forest, Neco Williams, blak-blakan soal target utama skuadnya saat bertandang ke markas Manchester City di Stadion Etihad, Kamis (5/3/2026).
Polda Metro Terima Laporan dari KPK Terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen oleh Eks Sekretaris MA

Polda Metro Terima Laporan dari KPK Terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen oleh Eks Sekretaris MA

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI melaporkan dugaan pemalsuan dokumen yang dilakukan oleh saksi kasus dugaan korupsi mantan Sekretaris Mahkamah Agung
Bojan Hodak Takut Bicara soal Kontroversi Wasit Laga Persebaya vs Persib

Bojan Hodak Takut Bicara soal Kontroversi Wasit Laga Persebaya vs Persib

Pelatih Persib Bandung Bojan Hodak memilih tidak banyak bicara terkait kepemimpinan wasit usai timnya ditahan imbang Persebaya Surabaya pada pekan ke-24 Super -
Persib Di-WO usai Lakukan 6 Pergantian Pemain di Laga Kontra Persebaya? Begini Menurut I.League

Persib Di-WO usai Lakukan 6 Pergantian Pemain di Laga Kontra Persebaya? Begini Menurut I.League

Persib Bandung menahan imbang 2-2 dari Persebaya Surabaya di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Senin (2/3/2026). Dalam laga ini pun menyedot perhatian publik setelah berbagai kejanggalan atas keputusan wasit. 
Dulu Melatih Timnas, Pelatih Kelahiran Brazil ini mulai Membangun Pemain Sepakbola Perempuan Indonesia

Dulu Melatih Timnas, Pelatih Kelahiran Brazil ini mulai Membangun Pemain Sepakbola Perempuan Indonesia

Eks Pelatih timnas Indonesia ini sekarang membangun pemain sepakbola perempuan. Berikut penjelasannya
Selengkapnya

Viral