News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Akhirnya Tertangkap.... Tujuh Mahasiswa Pelaku Penyerangan Kampus UIM, Asrama IPMIL dan Asrama KEPMI di Makassar

Ketujuh Mahasiswa pelaku penyerangan yang ditangkap akan dikenakan pasal 187 dan pasal 170 serta pasal 135 KUHP pidana dengan ancaman hukuman 10 tahun penjara.
Selasa, 7 Desember 2021 - 23:46 WIB
Konprensi Pers penangkapan pelaku penyerangan kampus UIM dan 2 Asrama di Makassar, Selasa (07/11/2021)
Sumber :
  • Muhammad Noer

Makassar, Sulawesi Selatan - Tujuh mahasiswa pelaku penyerangan sekrerariat BEM fakultas pertanian Universitas Islam Makassar (UIM) di jalan Perintis Kemerdekaan, penyerangan Asrama IPMIL dan penyerangan Asrama KEPMI Bone berhasil ditangkap tim gabungan dari Resmob Polda Sulsel dan Jatanras Polrestabes Makassar di berbagai tempat berbeda.

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Ketujuh pelaku yang ditangkap ada di kota Makassar, ada yang ditangkap di kabupaten Luwu dan ada yang ditangkap di kabupaten Bone Sulsel. Para pelaku yang ditangkap tersebut memiliki peran masing- masing dalam penyerangan di tiga tkp penyerangan, " Ujar Kapolda Sulsel, Irjen pol Nana Sudjana, Selasa (07/12/2021).

 

"Kedua kelompok mahasiswa tersebut, mulai dari tkp pertama di BEM sekretariat pertanian Kampus UIM, melakukan penyerangan dengan motif pelaku sakit hati dan kesal terhadap korban arham Ketua BEM pertanian, yang memberikan data mahasiswa baru dari asal Luwu, sementara penyerangan di kedua di asrama IPMIL lantaran rekan korban yang ditebas oleh kelompok tersebut juga sakit hati dan kesal dengan solidaritas mengajak rekannya untuk melakukan penyerangan balasan, begitu sebaliknya melakukan penyerangan di tkp ketiga di asrama Kepmi bone," lanjut Nana Sudjana di depan jurnalis.

 

Kapolda sulsel Irjen juga menyebutkan bahwa ketujuh para pelaku penyerangan ini saling berkaitan dengan penyerangan di awal Sekretariat BEM fakultas pertanian UIM, Kemudian merembes ke Asrama IPMIL dan Asrama KEPMI Bone.

 

Dari tujuh pelaku yang berhasil di tangkap, lima pelaku yang ditangkap masing-masing berperan sebagai provokator penyerangan, pengeroyokan, yang membawa senjata tajam badik dan parang panjang dan membawa bom molotov pada penyerangan Asrama IPMIL.

 

Sementara dua pelaku lainnya masing-masing melakukan penyerangan dengan berperan membawa senjata tajam dan membawa 'papporo' ( senjata api rakitan- red ), pada penyerangan di BEM fakultas pertanian Kampus UIM.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

polisi berhasil mengamankan puluhan senjata tajam, belasan badik serta barang bukti lainnya hasil pembakaran sekretariat BEM fakultas Pertanian UIM jalan Perintis Kemerdekaan, Asrama IPMIL jalan Sungai Limboto dan Asrama KEPMI Bone di jalan Sungai Limboto, kota Makassar.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral