News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ustaz Adi Hidayat Komentari Hasil Debat Pertama Capres di KPU, Tak Disangka UAH Berani Menyinggung soal ..

Ustaz Adi Hidayat menanggapi hasil debat pertama Capres-Cawapres 2024 di KPU, pada Selasa malam 12/12/2023). UAH menyinggung tema debat dan poin substansial.
Kamis, 14 Desember 2023 - 11:49 WIB
Ustaz Adi Hidayat komentari hasil debat pertama Capres di KPU.
Sumber :
  • Tangkapan layar Youtube Adi Hidayat Official / tvOnenews Muhammad Bagas

tvOnenews.com - Pendakwah kondang, Ustaz Adi Hidayat mengomentari hasil debat pertama Capres-Cawapres 2024 yang digelar di Kantor KPU, Pada Selasa Malam (12/12/2023).

KPU RI pada hari Senin, 13 November 2023, menetapkan tiga bakal pasangan calon presiden dan wakil presiden menjadi peserta Pemilu Presiden dan Wakil Presiden (Pilpres) 2024. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hasil pengundian dan penetapan nomor urut peserta Pilpres 2024 pada hari Selasa, 14 November 2023, pasangan Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar nomor urut 1, Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka nomor urut 2, dan Ganjar Pranowo-Mahfud Md nomor urut 3. 


Para Paslon peserta Pilpres 2024 menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya sebelum debat perdana Capres dan Cawapres 2024 di Gedung KPU, Jakarta, Selasa (12/12/2023). (Muhammad Bagas/tvOnenews)

Adapun tema dalam debat perdana Capres meliputi pemerintahan, hukum, HAM, pemberantasan korupsi, penguatan demokrasi, peningkatan layanan publik, dan kerukunan warga.

Sementara itu, Ustaz Adi Hidayat menanggapi soal hasil debat pertama Capres dari ketiga Paslon beserta gagasannya.

"Hal yang harus kita garis bawahi, Alhamdulillah semua berjalan baik, dan satu dengan yang lainnya telah menyampaikan baik itu pertanyaan ataupun juga memberikan gambaran, atau argumentasi," ungkap UAH yang dilansir Youtube pribadinya, Adi Hidayat Official.

"Saya secara pribadi melihat bahwa sebetulnya sah-sah saja dalam suasana debat itu menampilkan kemampuan retorika, atau juga berharap dapat unggul, atau juga berharap dapat melemahkan lawan debat, itu hal yang biasa saja," tuturnya.

Tetapi menurut Ustaz Adi Hidayat yang kita hadapi saat ini adalah kita sedang mencari sosok pemimpin.

"Kita sedang ingin mendapati sosok Kepala Negara dan Kepala pemerintahan yang tangguh, yang memiliki gagasan-gagasan positif, yang memahami tentang seluruh konteks persoalan negeri ini," terangnya.

Sehingga citra yang bisa dilihat kekinian, Adi Hidayat berharap sang calon pemimpin ini bisa membuat sebuah landscape Indonesia ke depan seperti apa.


Ustaz Adi Hidayat, pendakwah.

Dalam kesempatan itu juga, Ulama kelahiran Pandeglang Banten ini mengusulkan kepada seluruh Calon Presiden (Capres) untuk kedepannya.

"Lebih baik akan terpandang Mulia jika lebih banyak menampilkan gagasan-gagasan yang bisa didengar, karena yang paling penting itu bukan siapa yang unggul, siapa yang lemah, siapa yang naik, siapa yang turun, siapa yang terangkat, siapa yang jatuh, bukan itu yang kita inginkan," ujarnya.

"Yang kita harapkan adalah dalam setiap calon ini ada gagasan yang bisa kita dengar, ada argumentasi yang di-dialogkan, ada pemetaan persoalan kebangsaan yang besar," sambungnya.

Atau mungkin dia bisa mengurutkan dari skala mikro sampai makro, yang bisa didiskusikan, dan kita bisa mendapatkan solusi dari itu semua.

Ustaz Adi Hidayat mengatakan bahwa pembahasan tentang persoalan pemerintahan, Hukum dan HAM, demokrasi, tentang kebijakan publik, tentang pengentasan korupsi.

"Sejujurnya kita tidak mendapati satu esensi yang terstruktur dari mulai akar persoalannya, cara mengentaskannya, solusi yang ditawarkan seperti apa," terangnya.

"Kita hanya mendapat sajian bagaimana satu dengan yang lain saling menampilkan argumentasi baik itu menguatkan, atau melemahkan, atau juga saling mengangkat atau menurunkan terkait kasus-kasus tertentu yang sesungguhnya dalam tatanan substansial itu kita tidak menemukan esensinya," ungkapnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Misalnya dari kasus korupsi, Adi Hidayat mengaku belum mendapati sosok yang bisa menampilkan apa akar korupsi di Indonesia ini, sumbernya dari mana, lalu uraiannya seperti apa.

"Apa gagasan yang ditampilkan untuk bisa mengentaskan itu semua sebagai solusi ke depan bahwa Indonesia di periode kepemimpinan 2024-2029, seorang Presidennya memiliki satu visi dan kinerja atau rancangan program dan kerja untuk mengentaskan semua turunan korupsi ini," pungkasnya. (ind)

Baca artikel terkini dari tvOnenews.com selengkapnya di Google News, Klik di sini

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dedi Mulyadi Tegur Keras Kontraktor, Gedung Proyek Memakan Jalan Provinsi dan Belum Miliki IMB: Bapak Pelit

Dedi Mulyadi Tegur Keras Kontraktor, Gedung Proyek Memakan Jalan Provinsi dan Belum Miliki IMB: Bapak Pelit

Dedi Mulyadi tegur kontraktor yang bangun gedung memakan jalan provinsi tanpa IMB. Proyek harus dibongkar, ia sebut kontraktor ‘Bapak Pelit'. Simak beritanya!
Ramalan Keuangan Zodiak Besok, 10 April 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

Ramalan Keuangan Zodiak Besok, 10 April 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

​​​​​​​Ramalan keuangan zodiak besok, 10 April 2026, untuk Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces. Panduan strategi finansial harian.
Persib Bandung Tanpa Julio Cesar Vs Bali United, Bojan Hodak Santai: Pengganti Lebih Siap!

Persib Bandung Tanpa Julio Cesar Vs Bali United, Bojan Hodak Santai: Pengganti Lebih Siap!

Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, membeberkan kondisi terkini timnya jelang laga lawan Bali United pada pekan ke-27 BRI Super League 2025-2026.
Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Kunjungan kapten Red Sparks, Yeum Hye-seon ke Indonesia langsung memicu spekulasi besar: apakah ini menjadi langkah awal untuk reuni Megawati Hangestri di V-League
Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menindak tegas jajarannya yang dinilai hambat pelayanan publik. Kepala Samsat Soekarno-Hatta resmi dinonaktifkan sementara.
WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

Kebijakan work from home (WFH) bagi ASN di lingkungan Pemkot Surabaya yang diterapkan setiap Jumat menuai sorotan dari Komisi A DPRD Kota Surabaya.

Trending

Ramalan Keuangan Zodiak 10 April 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

Ramalan Keuangan Zodiak 10 April 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

​​​​​​​Ramalan keuangan zodiak 10 April 2026 untuk Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo. Panduan harian agar keputusan uang lebih bijak dan strategis.
Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menindak tegas jajarannya yang dinilai hambat pelayanan publik. Kepala Samsat Soekarno-Hatta resmi dinonaktifkan sementara.
WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

Kebijakan work from home (WFH) bagi ASN di lingkungan Pemkot Surabaya yang diterapkan setiap Jumat menuai sorotan dari Komisi A DPRD Kota Surabaya.
Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Kunjungan kapten Red Sparks, Yeum Hye-seon ke Indonesia langsung memicu spekulasi besar: apakah ini menjadi langkah awal untuk reuni Megawati Hangestri di V-League
Gagal Lolos ke Piala Dunia 2026, Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Dilarang Main di Liga Belanda

Gagal Lolos ke Piala Dunia 2026, Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Dilarang Main di Liga Belanda

Seorang pemain timnas memutuskan untuk menjadi warga negara Belanda lagi. Hal ini seiring dengan larangan bermain di Liga Belanda.
Gubernur Dedi Mulyadi Nonaktifkan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Buntut Cuek Aturan Pajak Kendaraan Tanpa KTP

Gubernur Dedi Mulyadi Nonaktifkan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Buntut Cuek Aturan Pajak Kendaraan Tanpa KTP

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) menonaktifkan sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Kota Bandung imbas temuan dugaan abaikan aturan pembayaran pajak kendaraan bermotor (PKB) tanpa KTP pemilik pertama.
Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Gagal ke Piala Dunia 2026, Bakal Dilarang Main di FIFA Matchday?

Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Gagal ke Piala Dunia 2026, Bakal Dilarang Main di FIFA Matchday?

Seorang pemain timnas telah memutuskan untuk menjadi warga negara Belanda lagi usai kegagalan lolos ke Piala Dunia 2026. Hal ini bisa berimplikasi kepada ketersediaannya di FIFA Matchday.
Selengkapnya

Viral