News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Delapan Pasang Sejoli Bukan Suami Istri di Terjaring Razia, Ada Yang Mengaku Ibu dan Anak

Delapan pasang, pasangan bukan suami istri terjaring razia di sejumlah wisma di makassar Sulawesi Selatan, diantaranya ada yang mengaku sebagai ibu dan anak
Minggu, 5 Desember 2021 - 10:29 WIB
Pasangan mesum terjaring razia aparat gabungan di sejumlah wisma di Makassar, Sulsel Sabtu Malam (4/12)
Sumber :
  • Rais Sahabu

Makassar, Sulawesi Selatan - Delapan pasang sejoli, bukan suami istri terjaring razia di dua lokasi berbeda di Makassar, Sulawesi Selatan, Sabtu malam (4/12). Kedelapan pasangan diluar nikah ini diciduk aparat gabungan saat sedang asik berduaan dalam sebuah kamar wisma. Mereka tidak dapat menunjukkan bukti sah sebagai pasangan suami istri langsung digelandang ke atas kendaraan dinas milik Satpol PP untuk selanjutnya digiring ke kantor Dinas sosial, Kota Makassar, Sulawesi Selatan.  

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Jadi razia malam ini ada dua tempat dan jumlahnya delapan pasang, jadi delapan pasang itu ada juga pasangan wanitanya tua kemudian laki-lakinya berondong. Kemudian ada juga yang mengaku tunangan, tetapi itukan tidak bisa dibuktikan dengan bukti-bukti yang sah, sehingga kita mengambil mereka dan dilakukan assesment," ucap Pelaksana Tugas (PLT) Kepala Dinas Sosial Kota Makassar, Muhyiddin Mustakim.  

 

Dalam razia ini satu persatu, petugas gabungan mengetuk pintu kamar wisma dan mendapati pasangan sejoli, tanpa ikatan suami istri sedang berduaan di dalam kamar. Ketika digrebek salah satu pasangan bahkan berusaha mengelabui petugas dengan mengaku sebagai anak dan ibu.

 

Si perempuan berusaha mengelabui petugas dengan berpura-pura bahwa pria yang bersamanya adalah anak kandungnya. Namun setelah diinterogasi, pria tersebut ternyata adalah pasangan sejolinya yang umurnya terpaut sangat jauh.

 

Begitupun dengan tiga pasangan yang terjaring di kamar hotel, berbagai macam alasan pun dilontarkan oleh mereka untuk mengelabui petugas agar tidak terjaring razia. Namun lagi-lagi mereka tidak dapat memperlihatkan bukti sah sebagai pasangan suami istri, hingga akhirnya mereka digelandang ke atas mobil untuk diamankan.

Usai menggelar razia di lokasi pertama di salah satu wisma di Jalan Andi Pangeran Pettarani 3, Aparat gabungan dari Satpol PP, Dinas Sosial, Kepolisian dan TNI langsung menuju ke lokasi kedua di Jalan Boulevard, Kecamatan Panakukang, Kota Makassar.

 

Di lokasi kedua ini, empat pasangan sejoli bukan suami istri, juga terjaring di dalam kamar wisma. Alasannya pun unik. Hanya untuk menghindari guyuran hujan, mereka sepakat untuk berteduh dalam kamar hotel. "Diluar hujan pak, makanya berteduh disini," ujar salah satu pasangan kepada petugas.  

 

Kedelapan pasangan sejoli inipun rencananya akan dibawah ke kantor dinas sosial, Kota Makassar, untuk dilakukan asessment (penilaian) serta akan dilakukan pemanggilan terhadap orang tua mereka sebagai efek jera dari perbuatannya.

 

"Tindak lanjutnya nanti kita lakukan assesment di kantor terhadap kedelapan pasang ini,  dan di situ nanti hasil pengembangan kita melihat apakah memang ada yang dirujuk ataukah dikembalikan. Tentu dikembalikan ke orang tuanya tidak semudah itu kita harus mengundang orang tua mereka atau keluarga mereka yang bisa menjamin, tapi bukan keluarga yang sembarangan tetapi keluarga yang memang betul-betul yang rekomendasikan oleh keluarganya kalau memang keluarganya berada di daerah," tambah Muhyiddin.

 

Rencananya aparat gabungan akan terus menggelar razia penyakit masyarakat hingga akhir Desember mendatang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

(Rais Sahabu / ASM)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dedi Mulyadi Tegur Keras Kontraktor, Gedung Proyek Memakan Jalan Provinsi dan Belum Miliki IMB: Bapak Pelit

Dedi Mulyadi Tegur Keras Kontraktor, Gedung Proyek Memakan Jalan Provinsi dan Belum Miliki IMB: Bapak Pelit

Dedi Mulyadi tegur kontraktor yang bangun gedung memakan jalan provinsi tanpa IMB. Proyek harus dibongkar, ia sebut kontraktor ‘Bapak Pelit'. Simak beritanya!
Ramalan Keuangan Zodiak Besok, 10 April 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

Ramalan Keuangan Zodiak Besok, 10 April 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

​​​​​​​Ramalan keuangan zodiak besok, 10 April 2026, untuk Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces. Panduan strategi finansial harian.
Persib Bandung Tanpa Julio Cesar Vs Bali United, Bojan Hodak Santai: Pengganti Lebih Siap!

Persib Bandung Tanpa Julio Cesar Vs Bali United, Bojan Hodak Santai: Pengganti Lebih Siap!

Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, membeberkan kondisi terkini timnya jelang laga lawan Bali United pada pekan ke-27 BRI Super League 2025-2026.
Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Kunjungan kapten Red Sparks, Yeum Hye-seon ke Indonesia langsung memicu spekulasi besar: apakah ini menjadi langkah awal untuk reuni Megawati Hangestri di V-League
Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menindak tegas jajarannya yang dinilai hambat pelayanan publik. Kepala Samsat Soekarno-Hatta resmi dinonaktifkan sementara.
WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

Kebijakan work from home (WFH) bagi ASN di lingkungan Pemkot Surabaya yang diterapkan setiap Jumat menuai sorotan dari Komisi A DPRD Kota Surabaya.

Trending

Ramalan Keuangan Zodiak 10 April 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

Ramalan Keuangan Zodiak 10 April 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

​​​​​​​Ramalan keuangan zodiak 10 April 2026 untuk Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo. Panduan harian agar keputusan uang lebih bijak dan strategis.
Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menindak tegas jajarannya yang dinilai hambat pelayanan publik. Kepala Samsat Soekarno-Hatta resmi dinonaktifkan sementara.
WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

Kebijakan work from home (WFH) bagi ASN di lingkungan Pemkot Surabaya yang diterapkan setiap Jumat menuai sorotan dari Komisi A DPRD Kota Surabaya.
Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Kunjungan kapten Red Sparks, Yeum Hye-seon ke Indonesia langsung memicu spekulasi besar: apakah ini menjadi langkah awal untuk reuni Megawati Hangestri di V-League
Gagal Lolos ke Piala Dunia 2026, Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Dilarang Main di Liga Belanda

Gagal Lolos ke Piala Dunia 2026, Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Dilarang Main di Liga Belanda

Seorang pemain timnas memutuskan untuk menjadi warga negara Belanda lagi. Hal ini seiring dengan larangan bermain di Liga Belanda.
Gubernur Dedi Mulyadi Nonaktifkan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Buntut Cuek Aturan Pajak Kendaraan Tanpa KTP

Gubernur Dedi Mulyadi Nonaktifkan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Buntut Cuek Aturan Pajak Kendaraan Tanpa KTP

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) menonaktifkan sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Kota Bandung imbas temuan dugaan abaikan aturan pembayaran pajak kendaraan bermotor (PKB) tanpa KTP pemilik pertama.
Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Gagal ke Piala Dunia 2026, Bakal Dilarang Main di FIFA Matchday?

Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Gagal ke Piala Dunia 2026, Bakal Dilarang Main di FIFA Matchday?

Seorang pemain timnas telah memutuskan untuk menjadi warga negara Belanda lagi usai kegagalan lolos ke Piala Dunia 2026. Hal ini bisa berimplikasi kepada ketersediaannya di FIFA Matchday.
Selengkapnya