News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Anies Baswedan Bicara Soal Pembagian Tugas Timnas Pemenangan AMIN: Ini Ukurannya Besar

Publik bertanya-tanya apa turunan tugas dari 16 orang yang sudah diperkenalkan sebagai barisan Timnas Pemenangan AMIN, namun belum diketahui tugas-tugas mereka.
Kamis, 16 November 2023 - 08:42 WIB
Bakal calon presiden Anies Baswedan
Sumber :
  • Syifa Aulia/tvOnenews.com

Jakarta, tvOnenews.com - Calon presiden (capres) Koalisi Perubahan, Anies Baswedan angkat bicara terkait pembagian tugas Timnas Pemenangan AMIN.

Publik bertanya-tanya apa saja turunan tugas dari 16 orang yang sudah diperkenalkan sebagai barisan Timnas Pemenangan AMIN, namun belum diketahui tugas-tugas mereka ke depannya seperti apa.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Terlebih, dari jajaran partai politik pendukung hingga Badan Pekerja (Baja) AMIN juga tidak banyak terlibat di dalam Timnas Pemenangan AMIN.

"Kan kemarin baru di tingkat ketua. Ini banyak, ukurannya besar (Timnas Pemenangan AMIN). Semuanya ada di situ nanti," jelas dia, di NasDem Tower, Jakarta Pusat, Rabu (15/11/2023).

Lebih lanjut, dia pun mengatakan bahwa masalah tugas-tugas hanya menunggu waktu pengumuman saja.

"Ini masalah pengumuman saja, semuanya ada pembagian tugasnya. Jadi ada unsur partai, ada unsur non partai, semuanya tergabung dalam satu kesatuan yang ada banyak sekali bidang kedeputian, bidang-bidang kerja, kalau bicara tentang tim pemenangan memang urusannya dari A sampai Z," tandas dia.

Diberitakan sebelumnya, Sekretaris Jenderal (Sekjen) PKS, Aboe Bakar Alhabsy membantah kabar Timnas Pemenangan AMIN (julukan Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar) berjumlah minimalis.

Hal ini dikarenakan, saat memperkenalkan Timnas Pemenangan AMIN hanya berjumlah 16 orang saja. Sementara digembar-gemborkan seluruhnya mencapai 50 orang.

"Siapa bilang minimalis. Di lapangan ini melelahkan jumlahnya, nanti ada lagi. Dan masih ada kemungkinan perubahan untuk di daerah," jelas dia, di DPR RI, Jakarta Pusat, Rabu (15/11/2023).

Sementara itu, perwakilan dari setiap partai politik pendukung hanya berjumlah satu orang. Hal ini rupanya memang sudah kesepakatan dan tidak ada penambahan keanggotaan lagi.

"Dari partai ini kan wakilnya satu-satu. Jadi intinya enggak mungkin partai tidak terlibat dengan penuh dalam sebuah pasangan calon," ungkapnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Karena apalah arti sebuah pasangan calon kalau tanpa partai. Saya jelasin jangan kesan kaya kita ini pengikut, dan mereka sebagai EO-nya. Tidak begitu," sambung dia.

Dia pun mengatakan bahwa Captain dan Co-captain yang sudah ditetapkan ini, nantinya akan segera diberi tugas dan tanggung jawab. Mulai daripada hal teknis hingga ke tingkat bawah dalam menyiapkan langkah dan strategi pemilu. (agr/muu)

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral