News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ini Target Syaugi Alaydrus Usai Dipilih Jadi Captain Timnas Pemenangan AMIN

Captain Timnas Pemenangan AMIN (Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar), Marsekal Madya TNI Muhammad Syaugi Alaydrus mengungkapkan target jangka panjang dan jangka pendek
Selasa, 14 November 2023 - 17:06 WIB
Syaugi Alaydrus
Sumber :
  • Tim tvOnenews/Abdul Gani Siregar

Jakarta, tvOnenews.com - Captain Timnas Pemenangan AMIN (Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar), Marsekal Madya TNI Muhammad Syaugi Alaydrus mengungkapkan target jangka panjang dan jangka pendek.

Tugas pertama yang akan dia emban adalah menyatukan tim yang baru dibentuk ini agar efektif dan efisien.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Jangka pendek kita menyatukan tim ini tadi untuk bersama-sama bisa menjadi kesebelasan yang efektif dan efisien, itu dulu," kata dia, di Rumah Timnas AMIN, Jakarta Pusat, Selasa (14/11/2023).

Menurut Syaugi, tokoh-tokoh yang tergabung di dalam Timnas Pemenangan AMIN memiliki kelebihan masing-masing.

"Itu lah tadi Pak Anies menunjuk saya untuk bisa memanage co-captain ini. Karena semua orang pandai ini kan, kita kolaborasikan, kita gandeng semua untuk melaju atau memberikan serangan untuk menggaet masyarakat seperti itu," jelasnya.

Sementara itu, untuk target jangka panjang, Syaugi ingin mencoba menjangkau suara-suara di daerah dengan perolehan suara rendah.

"Kita tahu dari survei-survei itu, contohnya kalau daerah Pak Anies itu Jawa Barat, DKI, Banten. Kalau Jawa Timur Gus Imin, Sulawesi Selatan, Sumatera. Jadi kita daerah di mana lumbungnya kita banyak kita harus berusaha sebaik mungkin di situ," ungkap dia.

Salah satu daerah yang akan menjadi prioritas adalah Jawa Tengah. Sebab pesaing memiliki kekuatan di perolehan suara Jawa Tengah.

"Ya, kita berusaha (suara Jawa Tengah). Kita berusaha untuk katakan menggaet massa di situ dengan program-program yang disampaikan Pak Anies, Pak Muhaimin ini. Insyallah bisa menggaet masyarakat di situ, khususnya tentang perubahan," tutup dia.

Sebelumnya, Calon presiden (capres) Koalisi Perubahan, Anies Baswedan mengungkapkan alasan memilih Marsekal Madya TNI Muhammad Syaugi Alaydrus sebagai captain Timnas Pemenangan AMIN.

Eks Gubernur DKI Jakarta ini menilai sosok Syaugi memiliki kemampuan kepemimpinan dan manajerial yang baik.

"Ini kombinasi leadership dan manajerial, dan kita ingin agar ketua kapten ini benar-benar bisa mengelola sumber daya yang kita miliki menjadi efisien, efektif dalam mencapai tujuan," tuturnya, di Rumah Timnas AMIN, Jakarta Pusat, Selasa (14/11/2023).

Anies pun menjabarkan sejumlah prestasi dan pencapaian Syaugi. Mulai pengalaman di kegiatan pengelolaan SAR (Search and Rescue), juga beberapa kali memimpin sebuah organisasi.

"Kalau anda lihat CV-nya, hampir di semua tempat memimpin. Beliau juga mengerti bagaimana mengelola organisasi yang cukup besar," jelasnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Oleh sebab itu, Anies bersama timnya menjatuhkan pilihan kepada Syaugi Alaydrus sebagai captain Timnas Pemenangan AMIN.

"Dan kita berharap dengan pengalaman yang beliau miliki, dengan jaringan yang beliau miliki akan punya kontribusi yang sangat besar di dalam tim pemenangan ini," tandas dia. (Agr/ree)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Media Belanda Kaget Lihat El Clasico Indonesia Berakhir Mencekam, Nasib Thom Haye di Persib Jadi Perhatian

Media Belanda Kaget Lihat El Clasico Indonesia Berakhir Mencekam, Nasib Thom Haye di Persib Jadi Perhatian

Kemenangan Persib atas Persija dalam laga panas bertajuk El Clasico Indonesia justru meninggalkan luka mendalam bagi Thom Haye. Media Belanda sorot tajam.
SBY: Demokrat dan Prabowo Harus Menjadi Bagian dari Solusi

SBY: Demokrat dan Prabowo Harus Menjadi Bagian dari Solusi

Presiden ke-6 RI sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menegaskan bahwa partainya bersama Presiden Prabowo harus menjadi solusi mengentaskan masalah bangsa.
AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

Presiden ke-6 sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) membeberkan alasan Ketua Umum (Ketum) tak hadiri puncak perayaan Natal Nasional Partai Demokrat, Senin (12/1/2026).
Van Basty Sousa Acungkan Jari Tengah ke Bobotoh, Gelandang Persija Itu Kini Dibayang-bayangi Sanksi Berat PSSI

Van Basty Sousa Acungkan Jari Tengah ke Bobotoh, Gelandang Persija Itu Kini Dibayang-bayangi Sanksi Berat PSSI

Kali ini, sorotan tajam tertuju pada gelandang asing Persija, Van Basty Sousa. Ia terekam kamera sempat mengacungkan jari tengah ke arah tribun penonton berisikan para Bobotoh.
Pro-Kontra Pilkada Tak Langsung Lewat DPRD, Pengamat Ingatkan Risiko Politik Elitis

Pro-Kontra Pilkada Tak Langsung Lewat DPRD, Pengamat Ingatkan Risiko Politik Elitis

Pengamat Citra Institute menilai sistem Pilkada tak langsung akan menjauhkan rakyat dari proses demokrasi yang seharusnya menjadi hak fundamental warga negara.
Harga Gabah Anjlok di Bawah HPP, DPR Desak Pemerintah dan Bulog Bergerak Cepat

Harga Gabah Anjlok di Bawah HPP, DPR Desak Pemerintah dan Bulog Bergerak Cepat

DPR RI menyoroti anjloknya harga gabah di tingkat petani saat musim panen.

Trending

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

Presiden ke-6 sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) membeberkan alasan Ketua Umum (Ketum) tak hadiri puncak perayaan Natal Nasional Partai Demokrat, Senin (12/1/2026).
Gebrakan Gubernur Jabar KDM: Siapkan Sanksi Berat Bagi Proyek Berkualitas Buruk di Jawa Barat

Gebrakan Gubernur Jabar KDM: Siapkan Sanksi Berat Bagi Proyek Berkualitas Buruk di Jawa Barat

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM), mengambil langkah tegas terkait pengerjaan proyek infrastruktur di wilayahnya. 
Thom Haye Diancam Dibunuh, Kini Giliran Allano Lima Kena Rasis setelah Laga Persib Vs Persija Skor 1-0

Thom Haye Diancam Dibunuh, Kini Giliran Allano Lima Kena Rasis setelah Laga Persib Vs Persija Skor 1-0

Di balik pertandingan Persib Bandung Vs Persija Jakarta skor 1-0, gelandang Timnas Indonesia, Thom Haye dapat ancaman pembunuhan hingga Allano Lima kena rasis.
Update Ranking BWF Usai Malaysia Open 2026: Fajar/Fikri Tembus Peringkat 4 Dunia!

Update Ranking BWF Usai Malaysia Open 2026: Fajar/Fikri Tembus Peringkat 4 Dunia!

Berikut update ranking BWF usai gelaran Malaysia Open 2026.
Profil Dino Rossano Hansa, Sosok Adik Kandung Ibu Denada yang Mengasuh Ressa Rizky Rossano Selama 24 Tahun

Profil Dino Rossano Hansa, Sosok Adik Kandung Ibu Denada yang Mengasuh Ressa Rizky Rossano Selama 24 Tahun

Berikut profil sosok Dino Rossano Hansa, adik kandung almarhumah Emilia Contessa sekaligus paman Denada Tambunan, yang mengasuh Al Ressa Rizky Rossano (24).
Hujan Lebat dan Angin Kencang Landa Jakarta, BMKG Wanti-wanti Cuaca Ekstrem hingga 13 Januari 2026

Hujan Lebat dan Angin Kencang Landa Jakarta, BMKG Wanti-wanti Cuaca Ekstrem hingga 13 Januari 2026

Hujan lebat dan angin kencang melanda Jakarta sejak Senin 12 Januari 2026. BMKG peringatkan cuaca ekstrem hingga 13 Januari, warga diminta waspada.
Curhat Pilu Denada, Sosok yang Harusnya Jadi Ayah Malah Ikut Gugat Bersama Ressa Rizky

Curhat Pilu Denada, Sosok yang Harusnya Jadi Ayah Malah Ikut Gugat Bersama Ressa Rizky

​​​​​​​Denada curhat pilu usai digugat Ressa Rizky. Lebih kecewa karena pamannya ikut menggugat. Kuasa hukum ungkap fakta di balik konflik keluarga ini.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT