GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ribuan Vaksin di Majene Sulawesi Barat Jenis Pfizer Kedaluarsa

Ribuan dosis bakain Pfitser di polman sulawesi barat kedaluarsa dikarenakan tidak adanya penyimpanan yang memadai. Vaksin yang kedaluarsa ditarik dari puskesmas
Rabu, 1 Desember 2021 - 17:24 WIB
Dinas kesehatan Polewali Mandar menarik vaksin Pfizer yang sudah kedaluarsa dari puskesmas.
Sumber :
  • Rasman Abdul Rahman

Majene-Sulawesi Barat. Ribuan Vaksin Covid-19 jenis Comirnaty atau Pfizer kedaluarsa lantaran tidak sempat digunakan sebelum Tanggal 29 November 2021. Data Dinas Kesehatan Kabupaten Majene Sebanyak 4.918 dosis vaksin Comirnaty atau Pfizer dipastikan kadaluarsa. Ribuan vaksin ini kedaluarsa lantaran harus mendapatkan perlakuan khusus.

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Jadi vaksin yang ada hanya dapat tersimpan selama 2 minggu untuk di lemari penyimpanan yang minus 20 derajat. Sementara untuk di regenerator minus 2 hingga minus 8 derajat hanya sekitar 31 hari. Makanya kami memerlukan lemari penyimpanan dengan minus 70 derajat," ungkap, Ekawati, Rabu (1/12) saat ditemui di Instalasi Farmasi Kabupaten (IFK) Dinas Kesehatan Kabupaten Majene.

 

Nur Ekawati menyampaikan adanya sejumlah vaksin pfizer yang kadaluarsa bukan tanpa sebab. Ia menjelaskan, salah satu hal utama yang menjadi penyebab terjadinya Pfizer kedaluarsa adalah karena membutuhkan perlakuan khusus. Menurutnya, Pfizer harus disimpan pada lemari penyimpanan yang mines 70 derajat. Sementara lemari penyimpanan yang ada di IFK hanya berada di minus 20 derajat.

 

Apalagi, beberapa minggu lalu Majene dalam hal ini Dinas Kesehatan menerima vaksin Pfizer dengan jumlah yang cukup banyak. Dinkes menerima vaksin sebanyak, 21.060 dosis, dan telah digunakan sebanyak 15.000 dosis sisanya itu lah yang kedaluarsa. Total sekitar 6000 dosis yang kedaluarsa.

 

"Belum lagi secara bersamaan waktu itu kami juga menerima vaksin Sinovac dan AstraSeneca juga dalam jumlah banyak," sambung Ekawati. Sementara, kata Eka, peminat Pfizer saat ini di masyarakat belum banyak dan lebih dominan memilih Sinovac. "Padahal Pfizer juga tidak kalah bagus dengan Sinovac," lanjutnya.

Pihaknya pun, telah melakukan penarikan di semua Puskesmas yang ada, untuk vaksin Pfizer yang sudah kedaluwarsa.

 

"Kami telah mendapatkan vaksin baru dan telah didistribusikan. Dengan harapan vaksin tetap dipakai dan dapat memenuhi kebutuhan dosis dua," tutup Eka.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

(Rasman Abdul Rahman / ASM)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Seberapa Besar Peluang Timnas Indonesia Gantikan Iran Jika Mundur dari Piala Dunia 2026

Seberapa Besar Peluang Timnas Indonesia Gantikan Iran Jika Mundur dari Piala Dunia 2026

Timnas Iran dikabarkan tengah mempertimbangkan untuk mundur dari Piala Dunia 2026 yang akan digelar di Kanada, Meksiko, dan Amerika Serikat. Keputusan itu men-
Terkuak, Motif Utama Pimpinan Ponpes Perkosa Santriwati di Lombok Tengah

Terkuak, Motif Utama Pimpinan Ponpes Perkosa Santriwati di Lombok Tengah

Terkuak, motif Utama pimpinan ponpes perkosa santriwati di Lombok Tengah. Bahkan, kabar yang beredar luas di media sosial itu, menuai komentar netizen.
Inter Milan Full Senyum, Sassuolo Berpeluang Lepas Rekan Duet Jay Idzes: Muharemovic

Inter Milan Full Senyum, Sassuolo Berpeluang Lepas Rekan Duet Jay Idzes: Muharemovic

Kabar baik datang untuk Inter Milan yang mendapat sinyal positif setelah manajemen US Sassuolo Calcio membuka peluang melepas rekan duet Jay Idzes, Muharemovic.
THR ASN Jakarta Bisa Cair Setelah Lebaran? Ini Penjelasan Terbaru Gubernur Pramono

THR ASN Jakarta Bisa Cair Setelah Lebaran? Ini Penjelasan Terbaru Gubernur Pramono

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung angkat bicara soal mekanisme pembayaran tunjangan hari raya (THR) Idulfitri bagi aparatur sipil negara (ASN) di DKI Jakarta.
Terungkap, Senjata Mematikan Milik Iran, Bisa Buat Amerika Serikat dan Israel Begini

Terungkap, Senjata Mematikan Milik Iran, Bisa Buat Amerika Serikat dan Israel Begini

Terungkap, senjata mematikan milik Iran. Bahkan senjata itu bisa membuat Amerika Serikat dan Israel bisa kocar-kacir. Seperti diketahui, AS dan Israel melancar
Tak Hanya Bupati, KPK Amankan Sekda Hasil OTT di Pekalongan

Tak Hanya Bupati, KPK Amankan Sekda Hasil OTT di Pekalongan

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggelar operasi tangkap tangan (OTT) di wilayah Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah. Hasilnya, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq

Trending

Wanita Asal Jakarta Utara Diamankan Usai Buang Bayi di Tempat Sampah, Polisi: Dimasukkan ke dalam Tas Ransel

Wanita Asal Jakarta Utara Diamankan Usai Buang Bayi di Tempat Sampah, Polisi: Dimasukkan ke dalam Tas Ransel

Sebuah video viral di media sosial memperlihatkan sejumlah warga menggeruduk rumah wanita berinisial DR (20) yang diduga membuang bayi hasil hubungan gelapnya
Gamis Bini Orang Jadi Tren Baju Lebaran 2026, Terinspirasi dari Inara Rusli

Gamis Bini Orang Jadi Tren Baju Lebaran 2026, Terinspirasi dari Inara Rusli

Gamis “Bini Orang” menjadi salah satu tren busana muslim paling mencuri perhatian menjelang Lebaran 2026. Terinspirasi dari Inara Rusli, yuk simak deskripsinya!
Meski Terancam Degradasi, Nottingham Forest Bidik 3 Poin di Kandang Manchester City

Meski Terancam Degradasi, Nottingham Forest Bidik 3 Poin di Kandang Manchester City

Bek Nottingham Forest, Neco Williams, blak-blakan soal target utama skuadnya saat bertandang ke markas Manchester City di Stadion Etihad, Kamis (5/3/2026).
Polda Metro Terima Laporan dari KPK Terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen oleh Eks Sekretaris MA

Polda Metro Terima Laporan dari KPK Terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen oleh Eks Sekretaris MA

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI melaporkan dugaan pemalsuan dokumen yang dilakukan oleh saksi kasus dugaan korupsi mantan Sekretaris Mahkamah Agung
Bojan Hodak Takut Bicara soal Kontroversi Wasit Laga Persebaya vs Persib

Bojan Hodak Takut Bicara soal Kontroversi Wasit Laga Persebaya vs Persib

Pelatih Persib Bandung Bojan Hodak memilih tidak banyak bicara terkait kepemimpinan wasit usai timnya ditahan imbang Persebaya Surabaya pada pekan ke-24 Super -
Persib Di-WO usai Lakukan 6 Pergantian Pemain di Laga Kontra Persebaya? Begini Menurut I.League

Persib Di-WO usai Lakukan 6 Pergantian Pemain di Laga Kontra Persebaya? Begini Menurut I.League

Persib Bandung menahan imbang 2-2 dari Persebaya Surabaya di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Senin (2/3/2026). Dalam laga ini pun menyedot perhatian publik setelah berbagai kejanggalan atas keputusan wasit. 
Dulu Melatih Timnas, Pelatih Kelahiran Brazil ini mulai Membangun Pemain Sepakbola Perempuan Indonesia

Dulu Melatih Timnas, Pelatih Kelahiran Brazil ini mulai Membangun Pemain Sepakbola Perempuan Indonesia

Eks Pelatih timnas Indonesia ini sekarang membangun pemain sepakbola perempuan. Berikut penjelasannya
Selengkapnya

Viral