News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Perkataan Jokowi Ini Ibarat Ramalan? 1 Tahun Lalu Singgung Dua Kali Menang di Pilpres: Nanti Giliran Pak Prabowo

Presiden Joko Widodo (Jokowi) pernah menyinggung soal kemenangannya di Pemilihan Umum (Pemilu), dan dua kali menang di Pemilihan Presiden (Pilpres). (25/10).
Rabu, 25 Oktober 2023 - 15:46 WIB
Presiden Joko Widodo (Jokowi).
Sumber :
  • Julio Trisaputra / tvOnennews

Jakarta, tvOnenews.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) pernah menyinggung soal kemenangannya di Pemilihan Umum (Pemilu), dan dua kali menang di Pemilihan Presiden (Pilpres).

Di mana Jokowi secara blak-blakan mengatakan kalau kemungkinan setelah ini sudah menjadi jatah Prabowo Subianto.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Seperti diketahui, Jokowi dua kali mengalahkan rivalnya dalam dua ajang Pilpres sebelumnya yakni Pilpres 2014 dan Pilpres 2019.


Pasangan calon presiden dan calon wakil presiden nomor urut dua, Joko Widodo (kiri) dan Jusuf Kalla (kanan). (ANTARA FOTO/Widodo S. Jusuf)

Pernyataan itu disampaikan oleh Jokowi ketika memberikan sambutan dalam acara HUT Perindo di iNews Tower, Jakarta Pusat,

"Saya ini dua kali wali kota di Solo menang, kemudian ditarik ke Jakarta, gubernur sekali menang," ucap Jokowi pada Senin (7/11/2022).

Setelah mengatakan hal tersebut, Jokowi tampak melirik mantan rivalnya tersebut (Prabowo) sambil tersenyum.

Jokowi meminta maaf sambil berkata kalau pada Pilpres selanjutnya merupakan jatah Ketua Umum Gerindra.

"Kemudian dua kali di pemilu presiden juga menang. Mohon maaf pak Prabowo," ungkap Jokowi.

"Kelihatannya setelah ini jatahnya Pak Prabowo," sambung perkataan Jokowi.

Prabowo merespons dengan sikap hormat sempurna.

Sontak saja pernyataan Jokowi disambut riuh para kader Perindo yang hadir di acara tersebut.

Kilas balik, Joko Widodo berpasangan dengan Jusuf Kalla pada Pilpres 2014 dan berhasil mengalahkan Prabowo-Hatta Rajasa pada saat itu.

Jokowi berhasil meraih kemenangan di Pilpres 2014 dan terpilih menjadi Presiden RI setelah meraih suara 53,15 persen suara.

Sementara pesaingnya Prabowo dan Hatta Rajasa mendapatkan 46,85 persen suara.

Kemenangan Jokowi berlanjut pada Pilpres 2019, bahkan mengalahkan kembali Prabowo Subianto.

Prabowo Capres berpasangan dengan Gibran


Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka saat di Rumah Kertanegara, Jakarta Selatan, Rabu (25/10/2023). (Julio Trisaputra/tvOnenews)

Bacapres Prabowo Subianto dan Bacawapres Gibran Rakabuming Raka resmi mendaftar sebagai peserta Pilpres 2024 di KPU, pada Rabu (25/10/2023).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam pidatonya di KPU, Prabowo Subianto lantang meminta maaf khusus kepada rakyat Jakarta. 

"Kami mohon maaf kepada seluruh rakyat Jakarta mungkin membuat macet, karena antusiasme pendukung-pendukung kami pada siang ini," kata Prabowo di KPU, Jakarta Pusat, Rabu (25/10/2023). 

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral