News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sering Tawuran, Sepuluh Terduga Pelaku Tawuran di Makassar Dibekuk Polisi, Sejumlah Barang Bukti Turut Disita

Proses penangkapan terduga pelaku tawuran Makassar dilakukan di  kampung Cambayya dan kampung Barukang, Kecamatan Ujung Tanah, Kota Makassar Sulawesi Selatan.
Sabtu, 27 November 2021 - 07:42 WIB
Sepuluh remaja yang sering tawuran di Makassar, dibekuk polisi, Jumat malam (26/11/2021)
Sumber :
  • Rais Sahabu

Makassar, Sulawesi Selatan - Sepuluh terduga pelaku yang sering tawuran di dua kampung di Makassar dibekuk aparat gabungan Polres Pelabuhan Makassar bersama jajaran dari Polda Sulawesi Selatan, pada Jumat malam (26/11).

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Tawuran ini cukup meresahkan dan menggangu ketertiban masyarakat, akhirnya dilakukan tindakan tegas berupa penyisiran untuk menangkap terduga pelaku Tawuran," ungkap Kabag. Ops. Polres Pelabuhan Makassar, Akp. Morens Dannari usai penangkapan Sabtu dinihari (27/11/2021).

 

Proses penangkapan terduga pelaku tawuran Makassar berlangsung di  kampung Cambayya dan kampung Barukang, Kecamatan Ujung Tanah, Kota Makassar Sulawesi Selatan. Mereka dibekuk di berbagai lokasi persembunyiannya saat kepolisian melakukan penyisiran. Penangkapan dilakukan karena tawuran di zona utara Makassar tersebut sudah sering meresahkan masyarakat Makassar.

 

"Polisi akan selalu melakukan patroli cipta kondisi dan berharap daerah ini akan tetap aman dan warga tidak takut lagi keluar rumah untuk beraktifitas," tambahnya.

 

Dari hasil penyisiran polisi, disita barang bukti berupa puluhan anak panah beserta pelontarnya, sebilah parang, dan bekas alat pesta narkoba yang ditemukan di lokasi penyisiran.

 

Sebelumnya, Aparat kepolisian yang mendengar akan adanya rencana tawuran di lokasi tersebut.

 

Tim gabungan dari Polres Pelabuhan Makassar bersama Sabhara Polda Sulawesi Selatan, langsung bergerak cepat melakukan penyisiran di lokasi rawan tawuran yang berlokasi di kampung Cambayya dan kampung Barukang, kecamatan Ujung Tanah, kota Makassar, Sulawesi Selatan, pada Jum'at malam hingga Sabtu dinihari.

 

Dari hasil penyisiran tersebut, Aparat Kepolisian berhasil membekuk sepuluh terduga pelaku tawuran yang kerap beraksi pada pertikaian antar kampung beberapa hari belakangan ini. Mereka ditangkapi di berbagai lokasi persembunyian masing -masing saat kepolisian melakukan penyisiran. 

 

Bukan hanya orang dewasa dan pemuda, sejumlah terduga pelaku yang diamakan diantaranya masih ada anak dibawah umur. Meski demikian, petugas tetap melakukan pemeriksaan terhadap mereka guna mengungkap siapa provokator dan penyebab masalah utama kejadian perang antar warga yang sudah beberapa kali terjadi ini.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Selain menyita senjata tajam, polisi turut menyita satu cergen bekas pesta miras dan alat bekas pesta narkoba yang diduga kuat barusaja dikomsumsi para terduga pelaku tawuran. 

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral