News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Diduga Kental Politik Uang, Massa Cakades Geruduk Kantor Pemdes Tuntut Panitia Pilkades Usut Politik Uang di Desa Duampanua

Massa berdemo meminta pantia Pilkades segera mengusut kasus Money Politik  yang terjadi di Desa Duampanua pada Pilkades serentak lalu oleh salah satu calon.
  • Reporter :
  • Editor :
Jumat, 26 November 2021 - 14:42 WIB
 Aksi unjuk rasa di Kantor Bupati serta Kantor Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Polewali Mandar
Sumber :
  • Rasman Abdul Rahman

Polewali Mandar, Sulawesi Barat – Pemilihan Kepala Desa ( Pilkades) serentak yang berlangsung pada Tanggal 18 November 2021 masih menyisakan sejumlah masalah, Jumat (26/11) puluhan massa salah satu calon kepala desa menggelar aksi unjuk rasa di Kantor Bupati serta Kantor Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Polewali Mandar. Massa meminta pantia Pilkades segera mengusut kasus Money Politik  yang terjadi di Desa Duampanua pada Pilkades serentak lalu oleh salah satu calon.

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“kalau mengenai tindak pidana itu sangat jelas, barang siapa dengan sengaja melakukan penyuapan untuk mempengaruhi pilihannya itu jelas pada pasal 149 KUHP itu jelas pak kedua-keduanya harus dijelaskan”. Ungkap Alimuddin selaku Korlap

 

Massa kemudian mendatangi Kantor Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) selaku pantia pemilihan kepala desa serentak. Dalam orasinya massa mengutuk keras perilaku money politik yang dilakukan oleh salah satu calon kelapa desa Duampanua, Kecamatan Anreapi pada Pilkades serentak lalu.

 

Alimuddin menambahkan panitia harus segera mengusut kasus ini, dan apabila terbukti ini tentu saja salah satu pembodohan demokrasi dan tentu saja hasil pilkades itu cacat hokum. “bisa dikatakan hasil pilkades tidak sah lantaran diwarnai politik uang, tuntutan utama kami tangkap pelaku penyuapan money politik terhadap wajib pilih” Tutup korlap aksi.

 

Sementara itu Abdul Malik salah seorang panitia Pemilihan Kepala Desa Serentak yang berdialog dengan massa mengaku masih melakukan telaah terkait laporan dari masyarakat tersebut namun belum sampai pada tahap kesimpulan. “sampai saat ini kami selaku panitia masih melakukan kajian apakah terpenuhi unsur pidana dan insya Allah dalam waktu dekat akan sampai pada tahap kesimpulan. Jika memang terbukti ada politik uang ya tentu saja aka nada sangsi sesuai aturan dan perundang-undangan. Ungkap Abdul Malik.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Usai berdialog dengan perwakilan panitia pemilihan kepala desa massa sambil membawa sejumlah spanduk yang bertuliskan tuntutan mereka, melanjutkan aksinya di halaman Kantor Bupati Polewali Mandar. Koordinator aksi kemudian membacakan tuntutan dan meminta untuk berdialog dengan Bupati. Lantaran tidak diperkenankan masuk, massa sempat saling dorong dengan personil Satuan Polisi Pamong Praja.

Halaman Selanjutnya :
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Media Belanda Kaget Lihat El Clasico Indonesia Berakhir Mencekam, Nasib Thom Haye di Persib Jadi Perhatian

Media Belanda Kaget Lihat El Clasico Indonesia Berakhir Mencekam, Nasib Thom Haye di Persib Jadi Perhatian

Kemenangan Persib atas Persija dalam laga panas bertajuk El Clasico Indonesia justru meninggalkan luka mendalam bagi Thom Haye. Media Belanda sorot tajam.
SBY: Demokrat dan Prabowo Harus Menjadi Bagian dari Solusi

SBY: Demokrat dan Prabowo Harus Menjadi Bagian dari Solusi

Presiden ke-6 RI sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menegaskan bahwa partainya bersama Presiden Prabowo harus menjadi solusi mengentaskan masalah bangsa.
AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

Presiden ke-6 sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) membeberkan alasan Ketua Umum (Ketum) tak hadiri puncak perayaan Natal Nasional Partai Demokrat, Senin (12/1/2026).
Van Basty Sousa Acungkan Jari Tengah ke Bobotoh, Gelandang Persija Itu Kini Dibayang-bayangi Sanksi Berat PSSI

Van Basty Sousa Acungkan Jari Tengah ke Bobotoh, Gelandang Persija Itu Kini Dibayang-bayangi Sanksi Berat PSSI

Kali ini, sorotan tajam tertuju pada gelandang asing Persija, Van Basty Sousa. Ia terekam kamera sempat mengacungkan jari tengah ke arah tribun penonton berisikan para Bobotoh.
Pro-Kontra Pilkada Tak Langsung Lewat DPRD, Pengamat Ingatkan Risiko Politik Elitis

Pro-Kontra Pilkada Tak Langsung Lewat DPRD, Pengamat Ingatkan Risiko Politik Elitis

Pengamat Citra Institute menilai sistem Pilkada tak langsung akan menjauhkan rakyat dari proses demokrasi yang seharusnya menjadi hak fundamental warga negara.
Harga Gabah Anjlok di Bawah HPP, DPR Desak Pemerintah dan Bulog Bergerak Cepat

Harga Gabah Anjlok di Bawah HPP, DPR Desak Pemerintah dan Bulog Bergerak Cepat

DPR RI menyoroti anjloknya harga gabah di tingkat petani saat musim panen.

Trending

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

Presiden ke-6 sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) membeberkan alasan Ketua Umum (Ketum) tak hadiri puncak perayaan Natal Nasional Partai Demokrat, Senin (12/1/2026).
Gebrakan Gubernur Jabar KDM: Siapkan Sanksi Berat Bagi Proyek Berkualitas Buruk di Jawa Barat

Gebrakan Gubernur Jabar KDM: Siapkan Sanksi Berat Bagi Proyek Berkualitas Buruk di Jawa Barat

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM), mengambil langkah tegas terkait pengerjaan proyek infrastruktur di wilayahnya. 
Thom Haye Diancam Dibunuh, Kini Giliran Allano Lima Kena Rasis setelah Laga Persib Vs Persija Skor 1-0

Thom Haye Diancam Dibunuh, Kini Giliran Allano Lima Kena Rasis setelah Laga Persib Vs Persija Skor 1-0

Di balik pertandingan Persib Bandung Vs Persija Jakarta skor 1-0, gelandang Timnas Indonesia, Thom Haye dapat ancaman pembunuhan hingga Allano Lima kena rasis.
Update Ranking BWF Usai Malaysia Open 2026: Fajar/Fikri Tembus Peringkat 4 Dunia!

Update Ranking BWF Usai Malaysia Open 2026: Fajar/Fikri Tembus Peringkat 4 Dunia!

Berikut update ranking BWF usai gelaran Malaysia Open 2026.
Profil Dino Rossano Hansa, Sosok Adik Kandung Ibu Denada yang Mengasuh Ressa Rizky Rossano Selama 24 Tahun

Profil Dino Rossano Hansa, Sosok Adik Kandung Ibu Denada yang Mengasuh Ressa Rizky Rossano Selama 24 Tahun

Berikut profil sosok Dino Rossano Hansa, adik kandung almarhumah Emilia Contessa sekaligus paman Denada Tambunan, yang mengasuh Al Ressa Rizky Rossano (24).
Hujan Lebat dan Angin Kencang Landa Jakarta, BMKG Wanti-wanti Cuaca Ekstrem hingga 13 Januari 2026

Hujan Lebat dan Angin Kencang Landa Jakarta, BMKG Wanti-wanti Cuaca Ekstrem hingga 13 Januari 2026

Hujan lebat dan angin kencang melanda Jakarta sejak Senin 12 Januari 2026. BMKG peringatkan cuaca ekstrem hingga 13 Januari, warga diminta waspada.
Curhat Pilu Denada, Sosok yang Harusnya Jadi Ayah Malah Ikut Gugat Bersama Ressa Rizky

Curhat Pilu Denada, Sosok yang Harusnya Jadi Ayah Malah Ikut Gugat Bersama Ressa Rizky

​​​​​​​Denada curhat pilu usai digugat Ressa Rizky. Lebih kecewa karena pamannya ikut menggugat. Kuasa hukum ungkap fakta di balik konflik keluarga ini.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT